Exhausted In Destruction : Wandering In A New World Filled With Harem

Exhausted In Destruction : Wandering In A New World Filled With Harem
Rencana Dua, Ming Yue | eps. 027


__ADS_3

Exhausted in Destruction : Wandering in a New World Filled With Harem


Eps. 027 ~ Rencana Dua, Ming Yue


^^^author : Akaii.^^^


Saat ini masih malam jadi Max pikir berangkat pukul 02.00 jauh lebih baik.


Karena dari apa yang dia pelajari zombie dan monster lebih aktif di malam hari dan saat menjelang pagi mereka akan diam Seperti tidur.


Tetapi bukan tidur karena monster dan zombie itu dapat menyerap mana di udara untuk membuat mereka lebih kuat, sedang kan manusia harus membunuh untuk menjadi lebih kuat.


Karena manusia memiliki akal sehat dan pikiran yang lebih tinggi jadi perkembangan mereka memerlukan banyak usaha, sedang kan monster dan zombie tidak memiliki akal sehat mereka bertindak berdasar kan insting.


Jadi perkembangan mereka relatif lebih cepat.


Mungkin kedepan nya monster dan zombie dapat menumbuhkan pikiran mereka sendiri, karena sejauh ini mahkluk orde pertama sediki lebih pintar sedang kan mahkluk orde ke dua seperti anak berusia lima tahun.


Memikir kan itu saja membuat Max Saunders merasa kan getaran tak berdaya dari jiwa nya, monster tanpa pikiran saja sudah membuat pusing apalagi monster dengan pikiran.


Kedepan nya manusia harus lebih berjuang atau mereka harus lebih kuat dari para monster dan zombie untuk tetap dapat bertahan dan tidak musnah dari era baru.


Juga untuk mendominasi awal sebuah era.


Saat ini meski dia belum sembuh sepenuh nya, Max tetap memilih untuk menyelamat kan calon anggota nya di asrama wanita karena waktu tidak mendukung nya.


Max merancang semua rencana nya dengan matang dan melaku kan revisi beberapa kali.


Dia memastika bahwa persiapan nya sudah cukup, tidak seperti saat menghadapi Monster singa lava dimana dia kekurangan persiapan.


Max melihat sekitar, mata tertuju pada Bain Sunmi yang masih tidur. Dia mendekat mengambil satu buah clone buku, mengambil setetes darah Bai Sunmi dan menaruh nya pada buku.


Meletak kan buku itu di samping nya dan menulis kan beberapa pesan yang hanya bisa di baca Bai Sunmi, kemudia dia turu ke bawah untuk melihat persiapan orang orang.


Meski masih malam, mereka telah terbiasa setelah beberapa hari hidup dalam keadaan tegang dan harus waspada setiap saat.


Saat tiba di bawah Max Saunders melihat beberapa orang berjaga, ada yang mengemas persediaan sesuai permintaan Max, ada yang mengobrol dan sebagian juga tidur.


Mereka terorganisir dengan baik berkat arahan Xiang Lee, Jing Jiya dan Bing You.


" Tuan Max, selamat malam " saat mereka melihat Max, mereka menyapa sebentat dan melanjut kan pekerjaan masing masing.

__ADS_1


Max menganguk dan berjalan menuju Bing You dan yang lain nya. Dia bertanya beberapa hal, menejelas kan hal lain dan juga persiapan mereka untuk segera pindah.


Juga untuk memanggil agen mereka untuk pergi bersama.


.....


Sekita jam satu pagi Max meminta Bing You untuk pergi ke selatan dan memangil Ming Yue sebentar untuk mendiskusi kan beberapa hal, yang menurut nya akan berguna untuk Ming Yue.


Setelah beberapa saat Ming Yue datang seorang diri, Saat dia masuk dan melihat ke dalam ruangan kanti utara dia kaget, karena ruangan ini di luar ekspetasi nya.


Membandingkan nya dengan kantin selatan yang tidak beraturan hanya akan membuat nya malu.


Meski dia percaya dengan cara memimpin nya dia merasa rendah diri dengan melihat kondisi disini.


Tetapi dengan dengan cepat mensetabilkan emosi nya dan berjalan mengikuti Bing You menuju tempat Max Saunders mengundang dirinya.


Dia melihat Max duduk di kursi dengan segelas air hangat, dia pikir Bing You akan mengatar nya kekamar karena setau dia Max Saunders saat ini sedang terluka.


Tetapi orang itu kini malah duduk di luar dan bersantai dengan keadaan yang terlihat baik baik saja


" Ming Yue "


Kedua nya saling menyapa dan menganguk, Max mempersilah kan Ming Yue untuk duduk.


" Jadi, Tuan Max bukan kah seharus nya anda saat ini berbaring istirahat untuk memulih kan diri " Ming Yue bertanya.


" Ya, manusia sekarang bisa bertambah kuat jadi saya juga bertambah kuat dan proses penyembuhan juga menjadi lebih Cepat "


Max melihat ke arah Ming Yue yang telihat syok, karena kecepatan penyembuhan tubuh nya yang di luar nalar.


Ming Yue menatap dengan seksama, "Jadi untuk apa Tuan Max mengundang saya ke sini " Dia bertanya secara langsung.


" Saya mengundang Anda, saundari Ming Yue untuk membicara kan beberapa hal, Mungkin dua hari lagi kami akan pindah jadi saya akan menawar kan, apakah Anda ingin ikut? "


" Juga pergi untuk membangun kamp atau menemukan tempat perlindungan lain, lagi pula saya harus segera bertemu keluarga saya "


" Jika kita terlalu lama di sini, kita akan ketingalan informasi dunia luar, sekarang ponsel sudah tidak berguna, mungkin nanti, besok atau beberapa hari lagi listrik akan mati sepenuh nya "


" Semakin cepat kita bertambah kuat dan memulai sebuab kamp itu akan semakin baik, juga di sini ada sebuah buku yang akan berguna untuk anda gunakan "


Max memberikan clone buku dengan tulisan di cover nya " Kitab Pengetahuan " kepada Ming Yue dan meminta nya untuk menetes ka setetes darah untuk mengikat buku itu.

__ADS_1


[ Ming Yue -


Lavel : 15 ( 0%)


Ras : Manusia


Job : Tidak ada ( Tingkat 0 )


Judul :


Status poin : 10


Skill :


Aktif : Manipulasi Es dan Air ( Tingkat 1 ),


Slash ( Tingkat 0 )


Pasif : peringatan ( Tingkat 0 )


Kekuatan: 40 + 2 (10) | kelincahan : 40 (10) | Kesehatan : 10 / 10 (10) | Stamina : 30 / 30 (10) | Mana : 100 / 100 (0) | Sihir : 75 (10) ]


Masalah buku selesai, Max menjelas kan keguaan buku juga tentang informasi buku yang dapat bertambah atau berkurang.


Tetapi tidak dengan informasi buku asli, Max bilang bahwa ini adalah item yang dapat di sesuai kan.


Selesai itu Dia mengata kan bahwa jika ada orang yang ingin ikut dengan nya, untuk pindah Dia berharap Ming Yue meminta untuk mengupul kan mereka dan memberitahu Guru Lee atau Guru Jing.


Setelah itu mereka berbicara beberapa hal dan Ming Yue sempat meminta Max untuk menyelamat kan siswa asrama perempuan.


Max hanya berkata samar dan mengalikan pembicaraan, karena dia akan menyelamat kan mereka pagi ini tanpa harus di ketahui orang lain.


jam satu pagi.


Ming Yue pergi kembalik ke kantin utara untuk memberitahu kan hal hal yang telah dia diskusi kan dengan Max, keculai tentang buku " Kitab pengetahuan " yang dia rasa lebih sedikit orang tau lebih baik.


Bahkan Ming Yue tidak memberitahu Ren Mu selaku sahabat nya.


menurutnya orang seperti Ren Mu pasti akan menolak pemberian Max Saunders, karena dia pernah di permalukan sekali oleh Max.


Jadi pasti Ren Mu masih menyimpan sedikit dendam dan akan menolak apapun yang di berikan oleh Max, meski dia sangat membutuh kan nya.

__ADS_1


__ADS_2