Flower Life

Flower Life
Eps 13 - Kecelakaan


__ADS_3

Nama Pertama~


"Baiklah aku akan berusaha untuk tenang... Aku akan tenang" Ucapku lemas...


Sekarang aku merasa lebih tenang dari sebelumnya... Aku harus bisa mengendalikan emosi ku... Tapi tentang Van... Aku juga harus bertanggung jawab... Aku akan merawatnya... Ya aku harus merawatnya!!... huhhhh..!!


Aku tidak bisa jika terus seperti ini... Aku bisa gila... Untungnya Win membantu ku untuk menenangkan pikiran ku... Aku sangat merasa bersalah terhadap Van... Aku memutuskan untuk merawat Van selama dia dirawat dirumah sakit... Sekarang aku sudah lebih tenang dari sebelumnya dan Win mengajak ku untuk pergi ke minimarket untuk berkerja... Aku hampir saja lupa... Baiklah aku akan berkerja sekarang... Aku dan Win pergi berboncengan berangkat bersama...


Rum~ (suara motor Win)


Kami sampai dan teman teman ku melihat ku dan Win berboncengan seperti layaknya pasangan... Huffftttt... Menyebalkan...


"Baiklah semuanya tetap berkerja, hari ini sepertinya Lia tidak ingin diganggu OK??!!... Baiklah lanjutkan pekerjaan kalian dan sebentar lagi masuk jam makan siang kita akan makan bersama..." Ucap Win dengan keras...


"Baik boss!!" Ucap teman teman serentak...


Aku masuk ke minimarket dan kak Bella menyambut ku...


"Lia!!.. Apa yang terjadi padamu??... Kenapa muka mu murung begitu... Jika ada masalah ceritakan lah... Aku selalu bersedia menjadi teman curhat mu" Ucap kak Bella dengan lembut...


"Trimakasih kak... Aku sendiri tak tau apa yang harus ku lakukan... Hufffttt.." Ucap ku pada kak Bella...


"Baiklah Lia... Sepertinya didikan ku kurang terhadap mu... Lain kali aku akan mendidik mu dengan keras tentang bagaimana cara mengungkapkan perasaan yang sesungguhnya!!" Ucap kak Bella bersemangat...


"Bukan... Bukan itu... He he he he he.." Pipi ku memerah...


Setelah kejadian itu, aku melanjutkan pekerjaan ku sebagai kariawan... Aku bekerja dengan pikiran campur aduk... Biasanya aku tak pernah memikirkan orang lain sampai sejauh ini... Ada apa dengan ku... Kenapa aku sangat khawatir psda Van...

__ADS_1


"Lia??... Hmmm?... Ada apa?? gugup seperti itu, Lia sepertinya ini masalah serius, aku sangat senang sekali bisa membantu mu..." Ucap kak Bella menegur ku....


"Iyaa... Aku hanya kelelahan... Aku akan melanjutkan kerja ku... Tidak apa apa..." Jawab ku gugup...


"Tidak Lia... Jangan berbohong... Kemaren saat kau jatuh pingsan kau juga mengucapkan kalimat itu, kali ini aku lebih memerhatikan mu" Jawab kak Bella serius...


"Ma ma maaf... Hufffttt.... Ini bukan masalah ku dengan Win melainkan ini ada hubungannya dengan orang selain Win... Hufffttt... Dan aku tak ada hubungan apa apa dengan Win..." Ucap ku pada kak Bella...


"Baiklah Lia aku mengerti... Apakah aku boleh datang ke rumah mu Lia??... Untuk hari ini saja kumohonn!!" Ucap kak Bella memegang tangan ku...


"Tidak harus memohon seperti itu... Sebelumnya aku juga ingin mengundang kalian ke Rumah ku... He he he he" Ucapku gemetaran...


"Baiklah sudah diputuskan!" Ucap kak Bella senang...


Dan akhirnya aku membuat janji dengan kak Bella untuk datang kerumah ku... Saat sampai nanti aku akan bilang ini adalah Apartemen yang diberikan Win untuk ku sebagai hadiah... Dan ini bukan rumah ku...


DISISI LAIN~


Sesampainya dirumah sakit, Van mulai tak sadarkan diri dan pandangan Van semakin lama semakin memudar... Dokter berusaha untuk menjaga Van untuk tetap bangun... Dokter berfikir untuk menelfon kontak yang ada di ponsel Van... Kontak yang berada di paling atas itu lah yabg pertama di telfon yaitu adalah kontak Lia...


"Jangan telfon dia, jangan telfon dia aku tak ingin membuatnya bersedih lagi!" Van berbicara pada dokter...


"Baiklah tak akan..." Jawab dokter...


Dan yang berada di nomor 2 yaitu orang tua Van... Dokter menelfon nya bersamaan dengan kontak nomor 3 yaitu tunangan Van... Dokter sangat panik untuk menjawab semua pertanyaan dari keluarga De nanti... Dokter sangat panik karna yang ditanganinya sekarang adalah pewaris utama dari keluarga De...


BIIIBBBB~ (suara telfon yang sedang memanggil)

__ADS_1


"Sebelumnya mohon maaf Ibu keluarga De/ nyonya De... Van sekarang berada dirumah sakit dan sekarang tak sadarkan diri akibat dari kecelakaan... Datanglah ke lokasi kami... Sepertinya Van membutuhkan keluarganya disaat saat seperti ini, he he he.." Ucap perawat dengan gugup sambil menelfon...


"Tidak perlu.. Menantuku akan datang kesana segera... Van lebih membutuhkan calon istrinya


pada ibu dan ayahnya..." Ucap Ibu dari keluarga De...


"Baik lah.. Trimakasih nyonya, trimakasih" Ucap perawat dengan gugup dan telfonnya ditutup...


BIIBBBB~ (suara panggilan yang ditutup)


Tidak lama setelah itu Mey datang dan langsung menanyakan kepada admin dimana Van dari keluarga De dirawat, singkat cerita Mey Mu langsung menuju ke kamar itu...


"Vann!!... Apakah kau baik baik saja??... Van aku datang untuk merawat mu Van... Van sadarlah Van!!... Kau tak perlu berpura pura seperti ini Van!!" Ucap Mey pada Van...


Setelah lama menangis seketika tangisnya berhenti... Ternyata Mey hanya memastikan apakah Van benar benar pingsan atau masih sadar...


"Ha ha ha... Van, kenapa kah masih hidup?... Kenapa tak langsung mati saja?... Ha ha ha ha... Kau ini seperti anak kecil saja yang memanggil orang tuanya saat dia sedang dirawat disuatu rumah sakit... Kau lucu sekali Van!!... Ha ha ha!" Ucap Mey pada Van...


Saat itu sebenarnya Van masih sadar... Van sudah tau keadaannya akan seperti ini... Oleh karna itu Van sudah mempersiapkan semuanya termasuk kamera, mic, dan orang orang yang ada disana... Van merekam semua apa yang di bilang oleh Mey... Dan Van sampai sekarang belum tau apa tujuan Mey ingin menjadi tunangannya Van De...


"Maaf kan aku Mey... Aku harus membungkam semua kejahatan mu Mey... Aku tak mencintai mu dan aku hanya mencintai dia dalam hidup ku... Aku hanya ingin mencari alasan untuk berpisah dari mu Mey..." Van berucap dalam hati...


Saat itu Van hanya setengah sadar dan hanya bisa mendengar juga berfikir... Setelah dia mendengar semuanya Van jadi punya alasan untuk berpisah dari Mey dan memutuskan hubungan dengan keluarga Mu yaitu keluarganya Win dan membawa Lia pergi jauh dari kota ini ketempat yang jauh hingga tak ada yang mengganggu Van dan Lia...


Mey kembali melancarkan acktingnya lagi karna Van sudah sadar... Ketika Van sadar, Van mengucapkan nama Lia... Mey mendengarnya dan berfikir Lia seperti nama seorang gadis...


"Ya!!... Sepertinya ini orangnya... Sepertinya orang ini ada hubungannya dengan Van... Hah tunggu dulu... Kenapa kontaknya diberi PIN... Jadi kau yang merebut Van dariku... Beraninya kau!!" Teriak Mey kesal...

__ADS_1


Mey mengutus seseorang untuk melacak keberadaan nomor hp Lia dan mencari semua informasi tentangnya... Van ingin menghentikan Mey waktu itu, tapi dalam kondisi Van yang sekarang Van tak bisa apa apa dan hanya pasrah serta berdoa untuk keberuntungan Lia...


BERSAMBUNG~


__ADS_2