
Siang!!
Jalan sendiri, sempoyongan, tak berdaya... Aku ingin beristirahat dan makan sebentar... Aku hanya memakan sebuah roti dan meminum teh panas tadi pagi... Perutku berteriak kencang... Hahhh, sudahlah aku akan menggunakan uangnya dulu sedikit tidak apa-apa, aku akan pergi ke mini market di dekat sini dulu...
“hei!.. kita ini membutuhkan pekerja baru!.. ini sangat buruk bagi kita kekurangan seorang pekerja aktif!... kita akan kerepotan bergantian mengurusi pekerjaan untuk ini! ” Aku mendengar perdebatan di mini market tersebut...
"Permisi?... apakah kalian membutuhkan pekerja baru disini?" Tanyaku kepada seluruh pekerja disana..
"Iya kami membutuhkan seorang pekerja untuk bekerja aktif!" Jawab mereka serentak...
"Kalau kalian tidak keberatan, aku bisa bergabung dengan kalian... Dan juga akhir akhir ini aku sangat membutuhkan pekerjaan tetap" Kataku kepada mereka...
"Kebetulan sekali!!.. kamu sangat diterima disini!! akhirnya kita menemukannya dengan mudah, selamat bergabung namamu?" Berjabat tangan dengan tatapan ramah...
"Aku Lia Ravaendha berumur 18 tahun... aku baru saja menamatkan sekolahku... salam kenal!" Jawabku...
"Baiklah namaku Bella Norc berumur 19 tahun... aku kakak mu Lia he.. he.. he.. he..! salam kenal!" Jawab kak bella...
Akhirnya aku mendapat pekerjaan disebuah mini market... Walaupun gajinya kecil, aku bisa mencukupi kebutuhanku sehari hari tanpa mengandalkan si brengsek itu... Ha.. ha.. ha.. ha.. ha..! Bye bye brengsek sialan mesum om om~
Aku sudah bekerja dari tadi sudah 3 jam berlalu aku belum memakan apapun... aku menyapu sana sini... menyusun barang barang dan mendengarkan request lagu dari teman temanku... he.. he.. he.. kerja disini sangat mengasyikkan...
"Lia!.. kau sangat pucat!!.. apakah kau baik baik saja?.." Tanya kak Bella kepadaku...
"Iya kak aku tidak apa apa... aku memang biasanya pucat seperti ini... setelah isterahat sebentar aku akan pulih lagi.. he.. he.. he.. he..!" Jawabku..
"Tidak.. kau berbohong!.. apakah kau sudah makan!.. ketika kami makan bersama kau tidak ikut makan dengan kami... kau pasti belum makan bukan!" Bentak kak Bella..
"Tidak kak aku sudah makan sebelum aku kesini dan sekarang aku masih kekenyangan... nanti aku akan makan sendiri" Jawabku...
"Baiklah kalau begitu kau isterhatlah aku akan melanjutkan tugasmu!" Jawab kak Bella...
BRUUKKK~~ Aku terjatuh kelantai... Aku membuka mataku sedikit... semua yang ada disana panik melihatku dan menelvon kesana kesini untuk meminjam kendaraan beroda 4... Dan aku tidak mengenalnya, dia baru saja datang berlari kearahku mengangkat dan menggendongku sambil berlari... dan aku tak sadarkan diri...
Aku dibawa kerumah sakit terdekat, dan yang membawaku adalah seorang lelaki.. sangat tinggi... dia menggendongku di punggungnya... dan dia berlari sangat kencang, hanya itu yang bisa aku rasakan dan setelah itu aku kehilangan kesadaran total hingga kami sampai disebuah rumah sakit...
__ADS_1
"Dokter tolong periksa teman saya sepertinya dia sedang sakit mukanya begitu pucat bawa dan selamatkan dia"...
RODA BERPUTAR~...
Aku sudah mulai sadar... ketika aku melihat ke semua arah.. aku dipasangi banyak sekali alat yang terpasang ditubuhku... aku juga dipakaikan regulator oksigen di hidungku sehingga aku lebih mudah bernafas... Dan juga ada seorang lelaki yang tadi membawaku... dia duduk disampingku dan memegang tanganku..
"Hei Lia apakah kau sudah sadar?" Tanya lelaki itu...
"Kau siapa?.. kenapa kau mengenalku?" Tanyaku...
"Nama ku Win.. Win Mu! ya aku bermarga Mu.. Aku tahu namamu dari teman teman mu yang ada disana tadi" Jawab lelaki tersebut...
"Baiklah sedang apa aku disini?.. dan apa yang terjadi denganku?" Tanyaku samar samar...
"Kau jatuh dan pingsan di tempat kerja mu.. aku hanya membantu dan membawamu kerumah sakit.. dan kau terkena types karna kelelahan" Jawab lelaki itu...
"Baiklah siapa yang membayar biaya ku?" Tanyaku dengan rasa bersalah...
"Aku sudah membayar semuanya, kau tak perlu memikirkan itu... Kau akan berada disini sampai kau benar benar sembuh dan aku akan merawatmu..." Jawab lelaki itu dengan tersenyum...
"*Boss datang menyelamatkan Lia... Jarang jarang aku melihat boss seperti ini!!.."
"Apakah kau serius!!... Lia benar benar digendong di punggung boss!!... aku sangat iri kepada Lia..."
"Aku melihatnya dengan mata kepala ku sendiri... ahhhh boss sangat tampan!!... aku ingin merasakan punggungnya"
"Hei kau berhentilah menghayal!! ini kesalahan kita!! lain kali kita akan memerhatikan kesehatan pekerja!! dengar itu"
Kembali ke Lia*..
Aku penasaran dengannya... aku mendengarnya dia bemarga Mu... aku ingin pertanya lebih banyak dengannya..
"Kenapa kau menyelamatkan dan membantuku sampai sejauh ini?" Tanyaku kepadanya...
"Tidak ada alasan khusus... karna kau bekerja ditempatku dan sudah menjadi tugasku untuk memperhatikan para pekerja ku..." Jawabnya dengan tersenyum...
__ADS_1
"Trimakasih... tadi kau bilang kau bemarga Mu... apakah kau tahu tentang bar keluarga Mu" Tanyaku dengan ragu...
Setelah itu aku melanjutkan pertanyaanku mengenai ini... dia beranjak dari tempat duduknya dan mengambil bubur diatas meja... dia juga mengambil sendok.. dia bertujuan untuk menyuapiku makanan...
"Ini makan lah terlebih dahulu..." Katanya kepadaku...
"Aku bisa makan sendiri... sini!!" Berusaha menggerakkan tangan untuk membantu badanku meraih posisi duduk...
"Hei sudahlah!! kau sedang sakit isterahatlah aku yang akan menyuapi mu!! jika kau tak lekas sembuh, kau tak bisa bekerja ditempatku.. teman temanmu akan kesulitan tanpa mu!" Berkata dengan ramah...
"Baiklah!.. Umm" Dia menyuapiku...
Dari sini aku bisa menyimpulkan dia adalah boss terbaik yang selalu memperhatikan anak buahnya dengan baik!!... boss adalah pemimpin yang biasanya bersifat angkuh dan sombong... tetapi tidak dengannya... Setelah itu aku lanjut bertanya tentang hubungan keluarga De dan keluarga Mu...
"Apakah aku boleh menanyakan tentang hubungan keluarga De dengan kelusrga Mu??!" Aku bertanya kepadanya...
"Apakah kau tidak melihatnya di sosial media??... bahwa kakak ku yang bernama Mey Mu akan menikah dengan pewaris keluarga De yaitu Van De!" Jawabnya...
Dari situ aku percaya bahwa informasi yang di kabarkan dari si penguntit itu benar... Selama ini aku tidak mengerti apa yang dibicarakan orang orang di sosial media karna kesibukanku sendiri... aku tak sempat bersantai dan membaca berita apapun... aku juga baru saja kehilangan Ibu dan orang yang menyelamatkan ku...
BIIBBB!!.. BIIBBB!!.. BIIBBB!!..~ (Van yang sedang menelvon Lia)
"Apakah sudah cukup pertanyaanmu?.. apakah ada yang mau dipertanyakan lagi?..." Win bertanya kepadaku...
"Ada satu hal... Apakah kakakmu pewaris keluarga Mu?" Tanyaku kepada Win...
"Bukan!.. Pewarisnya adalah Kakak pertama ku yang bernama Koch Mu... dia adalah kakak laki laki terbaik sepanjang masa... Tetapi dia dibunuh dengan kejam oleh kakak keduaku yaitu Mey Mu.. hanya aku yang melihat kejadian itu... dan hak waris jatuh ke tangan anaknya kak Mey nanti..." Jawab Win dengan sedih...
"Kenapa kau tidak melaporkan kejadian ini kepada public?" Tanyaku kepada Win...
"Karna aku hanya melihat dan tidak memiliki bukti.. semua orang tidak mempercayaiku" Jawab Win dengan sedih...
Win sangat bersedih atas meninggal kakaknya... dia seperti kehilangan orang yang sangat ia sayangi... sama sepertiku yang kehilangan Ibu dihati ku... tetapi aku dan Win sangat berbeda... aku sudah bnyk merasakan kesakitan yang lebih darinya... dia hanya merasakan seperempat dari kesakitan ku... Tetapi dia adalah orang yang baik...
DISISI LAIN~ (kamar hotel yang dipesan seminggu)
__ADS_1
"Lia!!... ayolah angkat telvonnya... aku takut kehilanganmu!!... Lia aku akan mencari mu sampai aku menemukanmu!!.. Lia tunggulah aku akan menyelamatkanmu!!.." Perkataan dari Van...