
Pagi~
Hoaaammm~ hahhh~ kedip~
Hari sudah pagi... aku melirik ke arah kanan dan kiri... aku melihat Win sedang tidur di kursi sambil memegang tangan ku... aku sangat penasaran tentang kepribadian Win... kenapa dia mau membantu pekerjanya sampai sejauh ini...
"Hey Win... tidak baik jika tidur seperti ini... tidur lah di kasur ku.. aku akan makan sebentar dan duduk di sova" Ucapku berbisik pada Win..
"Hoaaammm! Lia!.. kamu sudah bangun!.. isterahat jangan tegakkan badanmu!.. kau harus pulih secepatnya... lihatlah Lia panas mu sudah turun menjadi 37,6° aku jamin sebentar lagi kau akan keluar dari tempat ini!... ingin makan Lia? aku akan ambilkan..." Ucap Win penuh perhatian..
Setelah itu Win mengambil kan ku makanan yang disarankan dokter yaitu bubur... Dia kembali duduk di bangku yang ada disebelah kasurku dan dia memegang sendok dan sepertinya ingin menyuapi ku...
"Hei Win!... aku sudah sembuh... kau tak perlu lagi menghawatirkan ku.. justru yang harus kau khawatirkan adalah dirimu sendiri... kau sangat pucat Win... aku akan makan sendiri" Ucapku untuk Win...
"Baiklah kalau begitu aku akan tidur sebentar lagi... kau jagalah diri sendiri... jika butuh bantuan bangunkan saja aku.. aku tidak tidur seperti kebo jadi kau cukup memanggil nama ku!" Ucap Win sambil berjalan ke sova....
Setelah itu aku melihat mata Win sangat hitam dibawahnya... sepertinya dia merawat ku semalam dan tidak tidur... Kenapa Win membantuku sejauh ini... Aku fikir2 Win adalah boss terbaik untuk pekerjanya...
***
5 Hari berlalu... Sekarang aku akhirnya keluar dari rumah sakit... akhirnya aku bisa merasakan udara segar lagi...
"Haaahhhhh sangat lega" Menghirup nafas dalam dalam...
Aku sangat senang pada saat itu.. aku seperti kembali mendapatkan diriku seutuhnya... ha.. ha.. ha.. itu seperti perkataan yang aku lihat di Google.. Tetapi dibalik kesenanganku inilah saatnya berpisah dari Win he.. he.. he....
"Hei Win!.. apakah kau mau pergi begitu saja?" Sorak ku kepada Win...
"Hei, apa yang kau bicarakan!.. jangan sesenang itu! kau harus tetap beristirahat meskipun sudah keluar dari rumah sakit... Aku akan memberikan cuti untuk mu!.." Jawab Win untukku...
__ADS_1
Padahal aku sudah keluar dari dunia sakit ku... Tetapi Win masih saja khawatir pada kesehatanku.. Win sangat baik..
"Lia!.. satu lagi.. aku akan memberikanmu gaji pertama... dan kau bisa tinggal di apartemenku, ini kuncinya!" Perkataan Win sembari memberi kuncinya kepadaku...
"Apa ini Win?.. aku sudah membuatmu kesulitan saat merawat ku, dan sekarang kau membayar dan memberikan sesuatu untukku.. apakah itu tidak terbalik?" Ucapku malu malu...
"Ini tanda trimakasih ku karna kau sudah membantu para pekerjaku mengatasi kesulitan mereka!" Jawab Win...
"Trimakasih Win!! kau sangat baik padaku.." Perkataan ku sambil berjalan kearah Win dan menangis...
Selama ini yang kurasakan hanya penderitaan... tak kusangka masih ada orang didunia ini yang peduli padaku... aku sangat tenang bersama Win pada saat aku sakit... Dia merawat ku sampai aku sembuh total, aku tak ingin kehilangannya...
***
Sesampainya di apartemen Win, aku melihat lihat apakah ini apartemennya?... hummm~ sepertinya ini baiklah aku akan masuk... Ya pintunya bisa terbuka dan juga bisa diakses oleh sebuah kartu.. tapi Win tak memberiku kartunya... baiklah...
Setelah aku masuk alangkah terkejutnya aku... Barang barang yang sangat mewah... kasur yang sangat empuk.. meja rias yang bahkan aku tak tau cara memakainya... Lemari yang sangat besar... Ini sangat mewah!!.. bahkan aku tak bisa membeli kasur ini dengan 1 buah ginjal ku....
Sebelum kami berpisah, kami sudah membicarakan tentang akun sosial media dan juga nomer hp... Aku dan Win juga sudah bertukar nomor hp... Mungkin ini adalah waktu yang tepat untuk menelfon nya...
BIIBBB~ BIIBBB~ BIIBBB~
"Ya Lia?.. ada apa menelfon ku" Tanya Win didalam saat dia membalas telfon dari ku..
Entah kenapa aku sangat gugup pada saat itu.. itu tidak biasa... Padahal saat bertemu aku tidak se gugup ini... ada apa denganku.. aku juga mematikan telfon darinya... ada apa ini...
Aku memutuskan untuk menelfon nya kembali
BIIBBB~ BIIBBB~ BIIBBB~
__ADS_1
"Ya Lia?... apakah ada yang bisa aku perbuat untukmu?" Perkataan Win sangat ramah...
"Aku aku.. aku hanya ingin bertanya pada mu Win" Jawabku sangat gugup dan nada bicaraku juga bergetar...
"Ya Lia apa yang ingin kau tanyakan?" Tanya Win kepadaku...
"Apakah betul ini apartemen mu?... ini sangat mewah untukku... seperti barang barang disini sangat berharga bagimu" Tanyaku pada Win...
"Tidak Lia... jika kau mau pakai.. pakai lah.. dan kau tak perlu minta izin dariku.. karna itu punya mu sendiri.. jika kasurnya jelek atau apalah... aku akan memberikanmu yang lebih bagus dari itu" Jawab Win sangat ramah...
"Ti ti tidak perlu.. ini melebihi harga ginjal ku.. aku akan merawatnya!" Jawabku sambil mematikan hp...
BIIBBB~ (mematikan hp)
Apakah aku tidak salah dengar?... Win hanya berbicara santay seperti itu pada saat aku membahas barang barang yang ada disini... dan juga bermaksut untuk mengganti kasur yang lebih bagus dari kasur ini... Sepertinya ginjal ku memang tak ada harganya...
Setelah menelfon dengannya aku mengecek ngecek sekitarnya lagi dan aku melihat tidak ada bahan makanan yang tersedia... Sepertinya Win memang sudah tidak tinggal disini lagi dan dia juga mengutus pembersih untuk membersihkan kamarnya... Aku memutuskan untuk mandi dan pergi ke mini market tempat kerjaku untuk membeli bahan makanan yang cukup...
Baiklah sekarang sudah siang dan sedikit lebih panas... Aku akan menggunakan pakaian yang tipis agar tidak kepanasan...
Oke aku berangkat.. Pada saat diajalan, ya semuanya baik baik saja... Aku sangat senang sudah bisa keluar dari rumah sakit, akhirnya aku bisa merasakan udara segar kembali...
Baiklah aku sampai... pada saat itu sebelum aku masuk sangat sunyi sekali tetapi setelah aku masuk kedalam mini market kak bella dan yang lain berlari dan berteriak kearahku... kak bella menanyakan kesehatanku dan kenapa aku datang hari ini padahal hari ini aku diberikan cuti langsung oleh pak Win... Dan aku menjelaskan semuanya secara singkat aku datang kesini untuk membeli bahan makanan..
Bella memelukku dengan erat dan tak mau sedikit pun melepaskan ku.. Dia memelukku hingga aku tak bisa bernafas... aku berfikiran kalau seperti ini seharusnya aku lebih baik merasakan udara dirumah sakit dari pada tidak bisa bernafas sama sekali... Aku bertanya kepada mereka...
"Hei! ada apa dengan kak Bella?..." Tanyaku kepada mereka...
"Bella merasa dirinya sangat bersalah karna dia tidak memerhatikan mu dengan ketat Lia" Jawab mereka serentak...
__ADS_1
Aku pun menyimpulkan.. Kariawan disini, eh bukan!.. teman temanku disini sangatlah perhatian padaku... Padahal baru beberapa hari semenjak aku bergabung kesini, tetapi mereka sudah begitu akrab dan selaku menghawatirkan ku... ternyata masih banyak didunia ini yang pedulia denganku, hanya saja aku belum menemuinya... dan sekarang aku menemui sebagian dari mereka!.. yaitu teman teman sepekerjaku..
BERSAMBUNG~