Flower Life

Flower Life
Eps 20 - Penyiksaan


__ADS_3

3 JAM BERLALU~


Jarum jam sudah menunjuk ke angka 3.15 PM, pertanda waktu bekerja sudah habis dan saatnya pulang... Hah??... Sejak kapan aku menganggap tempat itu sebagai rumah ku??... Kenapa saat aku ingin kesana aku mengucapkan kata pulang?... Baiklah tidak usah difikirkan...


"Lia.. Apakah ingin ku hantar pulang??" Tanya kak Bella...


"Hmmm.. Baiklah!... Tapi jangan selambat tadi!!... Kumohon!" Ucap ku...


"Ya tidak akan... Kali ini kecepatannya akan ku naikkan sedikit" Ucap kak Bella...


Dan kami menaiki motor tersebut~


"Kak... Apakah kak Bella benar-benar menaikkan kecepatannya?..." Ucap ku..


"Owh maaf Lia, aku kelupaan aku akan menaikkan kecepatannya sekarang.." Ucap kak Bella...


10km/jam - 11km/jam


"Baiklah aku akan sampai malam hari..." Ucap ku dalam hati...


Kenapa setelah aku memperingati kak Bella bahwa perutku berguncang sedikit pikirannya meroket sejauh mungkin... Kenapa bisa ada orang seperti itu!!... Baiklah akhirnya sampai...


"Trimakasih kak Bel~" Ucapan ku terpotong...


!!~ (suara motor yang di gas full)


"Maaf Lia sekarang sudah malam aku tak ada kesempatan untuk berbicara" Membawa motor seperti motor GP...


"Kenapa malah secepat itu!!... Hei berhati hati lah!!" Ucap ku meneriakinya...


Ternyata dia memang seorang ojek pembalap yang sangat peduli pada penumpangnya... Huhhh... Baiklah seksrang sudah malam aku akan mandi, makan dan setelah itu langsung bergegas tidur... Sebelum tidur aku akan memeriksa ponsel ku sebentar...


WE CHAT~

__ADS_1


Win. “Hey Lia, apakah kau kangen dengan ku?”


Lia. “Sedikit pun tidak!”


Win. “Hey apakah benar begitu??”


Lia. “Iya memangnya kenapa??"


Win. “Tidak aku hanya menanyakannya saja, apakah kau sudah makan??”


Lia. “Hei ucapan mu sangat receh... Apakah tidak bisa diganti?”


Win. “He he he maaf maaf... Uhkk uhhkk...”


Lia. “Hei kau kenapa??.. Apakah tersedak air minum, ha ha ha!”


Win. “He he he... Seperti biasa kau jago dalam hal menebak”


Lia. “Kenapa bicara seperti itu?”


Lia. “Dasar kepedean... Aku tak akan pernah mencari mu”


DISISI LAIN~


"Trimakasih Lia sudah menuruti ku... Aku tak akan menyuruh mu memanggil polisi ke sini karna jika polisi datang dan menanyakan siapa yang meledakkan ruangan ini, nama keluarga ku akan hancur dan aku dianggap bermain main dengan senjata ilegal ini... Aku akan berusaha melepaskan diri dari sini... Dan Lia jangan mencari ku, jika kau datang maka kau akan termakan rencana mereka" Ucap Win dalam hati...


KEMBALI KE LIA~


Baiklah aku tak ingin bicara lagi... Aku akan menutup ponselnya... Tapi kenapa ada yang aneh disini... Dia tidak pernah mengatakan hal itu sebelumnya... Dan sekarang dimana dia berada?... Dari tadi siang dia sudah pergi keluar tanpa kabar... Apakah dia dirumah?... Untungnya kami sudah memasang GPS ke ponsel kami masing masing... Baiklah aku akan melacak keberadaan ponselnya...


"Kenapa ini... Kenapa Win berada di sini?... Kenapa Win berada di gudang rusak ini... Aku pernah dengar bahwa gudang gudang yang tidak dipakai seperti ini adalah tempat dimana berkumpulnya para penjahat dan menjadikan gudang tersebut markas mereka... Dan kenapa Win disana?... Apakah Win orang yang jahat?.... Tidak tidak, Win adalah orang yang baik... Jika Win jahat, Win tak akan menolongku saat itu dan memberikan apartemen seperti ini padaku... Lantas kenapa??... Apakah Win diculik??... Tapi Win adalah orang yang kuat kenapa bisa di~!!... Win aku akan menemukanmu!" Ucap ku berteriak...


Aku berhenti berbicara karna yang ada didalam fikiran ku tentang Win adalah seorang yang kuat... Win bisa beradu 1 lawan 1 bahkan dia bisa menang sendiri jika bertarung melawan 6 orang... Tapi ada kesalahan dimana Win sebenarnya bisa bertarung dan kabur dari tempat tersebut... Sepertinya ini sudah direncakan untuk menjebak Win masuk kedalam perangkap dan terkurung... Karna aku melihat GPS Win berada di posisi yang sama dan berada selalu di titiknya tanpa berpindah tempat... Apakah tebakan ku ini benar!??...

__ADS_1


"Winn!!.. Aku akan sampai!!!" Ucap ku teriak...


Akhirnya aku sampai, aku sampai dilokasinya Win... Tapi aku tak melihat Win sama sekali, dimana Win aku bertanya tanya dalam hati... Aku terus mencari dan takkan pernah putus asa sampai menemukannya...


"Win dimana kau?... Win kumohon beri aku petunjuk!" Ucap ku ketakutan...


"Lia!!... Itu kah kau?... Lia cepat tinggal kan aku disini dan kau bersembunyi lah!!... Lia mereka mengincar ku bukan aku!!... Lia, aku mohon kali ini kabulkan permintaan ku!!..." Ucap Win teriak...


Saat Win teriak tersebut sekilas aku mengingat bayang masalalu ku... Aku ingin permintaan ku untuk mengakhiri hidup ku di kabulkan... Tapi yang aku minta tak dikabulkan... Tapi saat aku meminta pertolongan dan seseorang datang membantuku... Bagaimana ini, apa jalan yang harus aku pilih, baiklah!!...


"Maaf Win aku akan menuruti permintaan mu... Win aku akan lari!!" Teriak ku pada Win...


"Hey hey!?... Jangan terburu buru, ayo minum teh dulu.." Ucap Mey Mu tiba tiba muncul dihadapan ku...


"Lia!!!... Liaa!!!... Siapapun lepaskan dia!!.. Tolong dia!!!... Lia!!!" Teriak Win kencang...


Spontan rambut ku di tarik oleh pria yang disampingnya dan aku diseret dan dilempar kedalam gudang lusuh itu... Pria yang satunya lagi menendang ku... Mereka menghajar bagian perut ku... Ini sangat sakit!!...


"Tolong berhentilah, aku tak tau apa yang kalian inginkan dari ku!!" Ucap ku teriak...


"Hey jangan buru buru menyelesaikan ini, sebelum masuk ke topik utamanya mari kita bersenang senang dulu..." Ucap Mey Mu menatap sinis kepada ku...


"Hentikan!!... Uhkk"


Mereka menendang di bagian perut ku berkali kali dan berdiri diatas kepala ku... Mereka menginjak kepala ku, dan baju yang aku gunakan di robek robek dengan mereka... Beberapa kali aku mengeluarkan muntahan tidak sengaja dan hal itu membuat mereka beralih menggunakan kayu untuk memukul ku karna takut sepatu mereka terkotori dengan cairan ku...


"Hentikan!... Hentikan!... Jika kalian terus menendang perut ku datang bulan ku akan terhambat, hentikan!" Ucap ku terbatuk batuk...


"Siapa yang peduli dasar bodoh, ini bayaran karna kau menggoda tunangan ku... Ha ha ha!?, apakah enak?" Ucap Mey Mu...


"Kumohon hentikan!! Baiklah aku menyerah lakukan apa saja pada ku dan bebaskan lelaki yang kalian kurung itu!!" Ucap ku tersedak...


"Hmmm??... Apakah itu permintaan terakhir mu? Baiklah itu mudah..." Ucao Mey Mu...

__ADS_1


"Lia jangan!! Jangan membayar diri untuk menyelamatkan ku!!.. Lia!! tarik ucapan mu, aku bisa meloloskan diri dari sini sendiri, kau tak perlu melakukannya!!" Ucap Win pada ku teriak...


Win diangkat dari ruang itu dan ditodongkan senjata dengan orang orang yang disekitarnya agar Win tidak melawan... Tapi...


__ADS_2