Flower Life

Flower Life
Eps 9 - Perasaan Apa Ini


__ADS_3

Belum Selesai!..


Unnncchhh~


Saat itu aku dan Win masih sedang dalam keadaan berciuman dihadapan teman teman ku... Hal ini sangat memalukan!.. bagaimana nasip ku ke depannya... Kau memikirkan semua itu dalam kepala... Seharusnya Win sudah berhenti mencium ku... Tapi ntah kenapa sampai sekarang dia malah semakin menjadi jadi!... Apa ini!.. aku dipermalukan di depan teman temanku dengan permainan seperti ini!... Seharusnya ini tak terjadi!...


Setelah berfikir sangat panjang pada waktu yang singkat, akhirnya aku memutuskan untuk mendorong Win... Sebenarnya aku tidak bermaksud mempermalukannya... Tapi ini demi harga diri ku sendiri... Maafkan aku Win...


AWAS~ (aku mendorong Win)


"Baiklah Bella... kau sudah melihat hal yang tak pantas kau lihat hari ini bukan!.." Tanya Win kepada Bella dengan tatapan sinis...


"He he he he... bibir nya Lia pasti sangat lembut kan boss... he he he!.. aku tak salah mencari kariawan, he he he he.." Jawab kak Bella dengan gugup...


Setelah saat itu semuanya kembali melanjutkan makan siang dan bekerja kembali seperti biasa hingga sore hari datang... Itu pertanda jam kerja ku telah usai untuk hari ini... Baiklah aku akan pulang jalan kaki... Tapi aku akan pergi ke toilet terlebih dahulu... he he he he...


"Lia!.. apakah kau ingin pulang bersama kami?... aku akan mengantarkan mu kerumah mu... ayolah Lia!" Tanya kak Bella dengan tulus...


"Baiklah!.. aku akan ke toilet terlebih dahulu" Jawabku...


Tak berfikir panjang, aku spontan menerima ajakan dari kak Bella... Akun hanya akan diantarkan pulang kerumah ku.. apa salahnya bukan!.. he he he he... Dan aku berjalan menuju ke toilet.. dan 2 mnt berlalu... ketika aku keluar dari toilet, aku tak melihat satu pun teman teman kerja ku begitu juga dengan kak Bella... Sepertinya mereka kelamaan menungguku dan pulang... Baiklah mungkin lain kali... he he he he...


"Ehhh Win?.. kau masih disini?... apakah kau tak ingin pulang?" Aku melihat Win masih berada disana...


"Justru seharusnya aku yang bertanya kepadamu tentang itu... Apakah kau tak ingin pulang?... kenapa kau masih disini Lia?" Win balik menanyakannya padaku...


"He he he... tadi aku ke toilet sebentar.. aku akan pulang sekarang..." Melambaikan tangan kearah Win...


"Lia?.. apakah kau berjalan kaki?.. kemarilah aku akan mengantarkan mu pulang!.. apartemen sangat jauh dari sini dan kau hanya berjalan kaki? sebenarnya berapa kuat tenaga mu!?" Perkataan Win ingin menghantarku pulang...


Sebenarnya aku tidak mau di hantar oleh Win... Aku takut gosip gosip di tempat kerja ku bermunculan lagi... Tapi..


"Lia!?.. apakah kau tidak mau!.. Kau tak perlu gugup sekarang... Teman teman mu kan sudah pada pulang... Lagian hari juga sudah mulai gelap" Perkataan Win untuk meyakinkan ku...

__ADS_1


Win berhasil meyakin kan ku dan aku menerima tawaran untuk pulang bersamanya... baik lah aku akan menuruti mu Win...


DISISI LAIN~


"ckreekkk" (suara kamera yang sedang memotret)


"Yey dapat!!... he he he he he... Rencana kita berhasil!!" Ujar kak Bella dengan teman temannya yang ada di belakang...


"He he he he he.. Bella.. Lihat ini.. Anak buah pak Win datang mengunjungi kita he he he" Suara teman temannya yang gagal menjalankan rencana...


Tanpa ku sadari ternyata kak Bella dan yang lain tidak pulang dluan melainkan bersembunyi disamping minimarket dan membawa kamera untuk memfotoku yang saat itu sedang berboncengan dengan Win... Tapi sepertinya mereka tidak berhasil memotretku... Aku baru menyadarinya ketika aku dan Win sudah berada jauh dari minimarket..


Biklah sekarang tidak perlu memikirkan itu, dan sekarang sudah saatnya aku turun...


"He he he.. Win terimakasih sudah menghantarku sampai disini... maaf sudah merepotkan mu Win" Muka ku memerah lagi dan aku memalingkan muka dan lari menuju apartemen secepatnya...


"Ha ha... sepertinya Lia sangat menarik.... Lia!!.. tunggu sebentar, apakah aku boleh berkunjung ke apartemen mu?" Win berteriak memanggil ku...


"He he he... baiklah kapan pun aku akan menyambut mu! he he" Kataku sambil tersenyum malu...


"Apa?... Sekarang???!... Hehhhhhhh!!!!?? Ada apa ini kenapa mendadak sekali" Teriak ku terkejut...


Setelah itu Win memarkir motornya, turun dari motor dan mengikuti ku dari belakang menuju apartemen ku... Setelah kami berdua sampai di depan pintu dan aku menbuka pintu itu dengan kunci kami berdua segera masuk...


"He he he he... Win ada apa mendadak seperti ini.. apakah ada yang mau dibicarakan dengan ku?.. he he he he..." Tanyaku terhadap Win...


"Tidak.. aku hanya ingin berkunjung dan Lia apakah kau perlu dimandikan?.. Jika tidak aku akan mandi dluan.. Aku minjam kamar mandi mu sebentar ok, kau tunggulah disitu!.." Sambil melempar bajunya kearah ku...


Dan setelah dia masuk kekamar mandi mulailah terdengar suara gemercikan air... Aku akan menunggunya sampai dia selesai..


Setelah 5 menit berlalu, suara gemercikan air sudah mulai hilang dan aku berfikir sepertinya Win sudah selesai mandi... Dan Win membuka pintunya "Cleekk" (suara pintu yang di buka) Win keluar setengah telanjang yang berarti tidak memakai baju dan hanya memakai handuk menutupi bagian bawahnya... Muka ku memerah sangat merah dan aku menutupi mataku menggunakan tanganku...


"Kenapa kau tidak memakai baju mu!!... ini pakailah dan jangan tunjukan lagi badan mu ke aku!" Bentak ku dengan wajah yang merah sambil melempar baju untuk dipakai Win...

__ADS_1


Baiklah sekarang giliran ku untuk mandi... Aku hanya membutuhkan handuk untuk badan ku dan handuk untuk mengeringkan kepala... Baik aku masuk... Dan aku menghidupkan showernya dan aku mandi...


DISISI LAIN~


Win belum juga memakai pakaiannya dia malah bersantai santai di tempat tidur Lia... Dan Win mendengar suara ponsel di meja Lia seperti ada panggilan yang masuk...


DRRRTTT DRRRTTT~


"Siapa ini yang menelfonnya sampai sebanyak ini?... ternyata Van... sebenarnya apa hubungan antara Van dan Lia... baiklah aku akan mencari tahunya, aku akan mengangkat telfonnya terlebih dahulu..." Win berbicara kearah ponsel...


BIBBB~


"Hei Van!.. Sadarlah Lia tak ingin lagi bersama mu!... Kenapa kau masih saja mengejarnya... jagalah baik baik hati kakak ku!.. kau sudah mengambil jalan yang salah dan kau berselingkuh dengan wanita yang benar benar polos... kau telah merusak sebagian dari hidupnya... jangan menelfon lagi" Win berbicara dengan tenang dan mematikan ponselnya...


DISISI LAIN~


"Ada apa ini!!... kenapa ketika aku menelfon Lia tak pernah diangkat dan selalu ditolak... Dan sekarang ketika diangkat yang mengangkat bukanlah Lia melainkan Win!!... ada apa ini sebenarnya!.. Lia apakah kau membenci ku!!" Van berteriak membanting meja....


KEMBALI KE LIA~


Suara gemercikan air sudah berhenti aku akan memakai handuk dan memakai pakaian ku dan mengusir Win dari sini... he he he he... tunggu tunggu!... AKU LUPA MENGAMBIL PAKAIAN KU!! (berteriak)


"Ehh Lia!?.. apakah kau baik baik saja?.." Tanya Win setelah mendengarkan triakan ku...


"Ya aku tidak apa apa..." Jawabku kepada Win...


Bagaimana ini Lia!!... kau harus berfikir!!.. berfikir untuk menyelesaikan masalah ini!.. Aku tak mau keluar dengan handuk!!.. Sekarang dilusr kamar mandi ini ada Win!... Aku harus keluar dengan pakaian... Tapi pakaian ku sedang berada di Lemari di dekat Win!!... kenapa hidupku sesial ini!!... Jika aku menyuruh Win mengambilkannya untukku?.. pakaian dalam ku berada disana!!.. Itu bukan ide yang tepat... Tetapi jika aku keluar dengan hanya menggunakan handuk dan mengambil pakaianku dan kembali kekamar mandi sperti ninja!.. Hahh!! idu ide bagus...


"Cleekk" (suara pintu yang dibuka)


"He he he he... Win?.. aku ada keting... Win!.. kenapa kau belum.memakai baju mu!!... pakai lah cepat!!..." Spontan menutup mata dan berjalan ke lemari dengan mata tertutup dan tak sengaja aku malah terpeleset karna licin...


"Lia!!... hati hati!!" Win berlari kearah ku...

__ADS_1


Win bukannya menolongku tetapi dia juga ikutan terpeleset dan kami berdua terjatuh di posisi yang sangat memalukan yaitu posisi saling berhadapan atau tatap muka... Saat aku terbaring di lantai dan dia menahan tangannya agar tidak terjatuh tepat diatasku... Saat aku dan Win terjatuh dan berhadapan, Win bukannya beralih pandangan tetapi dia terus melihatku dan aku berusaha memalingkan pandangan darinya...


__ADS_2