Flower Life

Flower Life
Eps 21 - Terbunuh


__ADS_3

WE CHAT~


Win. “Hey Lia, apakah kau kangen dengan ku?”


Lia. “Sedikit pun tidak!”


Win. “Hey apakah benar begitu??”


Lia. “Iya memangnya kenapa??"


Win. “Tidak aku hanya menanyakannya saja, apakah kau sudah makan??”


Lia. “Hei ucapan mu sangat receh... Apakah tidak bisa diganti?”


Win. “He he he maaf maaf... Uhkk uhhkk...”


Lia. “Hei kau kenapa??.. Apakah tersedak air minum, ha ha ha!”


Win. “He he he... Seperti biasa kau jago dalam hal menebak”


Lia. “Kenapa bicara seperti itu?”


Win. “Tidak ada maksud apa apa dan satu hal, jika kau rindu aku jangan mencari ku sekarang... Aku akan datang ketempat mu besok”


Lia. “Dasar kepedean... Aku tak akan pernah mencari mu”


DISISI LAIN~


"Trimakasih Lia sudah menuruti ku... Aku tak akan menyuruh mu memanggil polisi ke sini karna jika polisi datang dan menanyakan siapa yang meledakkan ruangan ini, nama keluarga ku akan hancur dan aku dianggap bermain main dengan senjata ilegal ini... Aku akan berusaha melepaskan diri dari sini... Dan Lia jangan mencari ku, jika kau datang maka kau akan termakan rencana mereka" Ucap Win dalam hati...

__ADS_1


KEMBALI KE LIA~


Baiklah aku tak ingin bicara lagi... Aku akan menutup ponselnya... Tapi kenapa ada yang aneh disini... Dia tidak pernah mengatakan hal itu sebelumnya... Dan sekarang dimana dia berada?... Dari tadi siang dia sudah pergi keluar tanpa kabar... Apakah dia dirumah?... Untungnya kami sudah memasang GPS ke ponsel kami masing masing... Baiklah aku akan melacak keberadaan ponselnya...


"Kenapa ini... Kenapa Win berada di sini?... Kenapa Win berada di gudang rusak ini... Aku pernah dengar bahwa gudang gudang yang tidak dipakai seperti ini adalah tempat dimana berkumpulnya para penjahat dan menjadikan gudang tersebut markas mereka... Dan kenapa Win disana?... Apakah Win orang yang jahat?.... Tidak tidak, Win adalah orang yang baik... Jika Win jahat, Win tak akan menolongku saat itu dan memberikan apartemen seperti ini padaku... Lantas kenapa??... Apakah Win diculik??... Tapi Win adalah orang yang kuat kenapa bisa di~!!... Win aku akan menemukanmu!" Ucap ku berteriak...


Aku berhenti berbicara karna yang ada didalam fikiran ku tentang Win adalah seorang yang kuat... Win bisa beradu 1 lawan 1 bahkan dia bisa menang sendiri jika bertarung melawan 6 orang... Tapi ada kesalahan dimana Win sebenarnya bisa bertarung dan kabur dari tempat tersebut... Sepertinya ini sudah direncakan untuk menjebak Win masuk kedalam perangkap dan terkurung... Karna aku melihat GPS Win berada di posisi yang sama dan berada selalu di titiknya tanpa berpindah tempat... Apakah tebakan ku ini benar!??...


"Winn!!.. Aku akan sampai!!!" Ucap ku teriak...


Akhirnya aku sampai, aku sampai dilokasinya Win... Tapi aku tak melihat Win sama sekali, dimana Win aku bertanya tanya dalam hati... Aku terus mencari dan takkan pernah putus asa sampai menemukannya...


"Win dimana kau?... Win kumohon beri aku petunjuk!" Ucap ku ketakutan...


"Lia!!... Itu kah kau?... Lia cepat tinggal kan aku disini dan kau bersembunyi lah!!... Lia mereka mengincar ku bukan aku!!... Lia, aku mohon kali ini kabulkan permintaan ku!!..." Ucap Win teriak...


Saat Win teriak tersebut sekilas aku mengingat bayang masalalu ku... Aku ingin permintaan ku untuk mengakhiri hidup ku di kabulkan... Tapi yang aku minta tak dikabulkan... Tapi saat aku meminta pertolongan dan seseorang datang membantuku... Bagaimana ini, apa jalan yang harus aku pilih, baiklah!!...


"Hey hey!?... Jangan terburu buru, ayo minum teh dulu.." Ucap Mey Mu tiba tiba muncul dihadapan ku...


"Lia!!!... Liaa!!!... Siapapun lepaskan dia!!.. Tolong dia!!!... Lia!!!" Teriak Win kencang...


Spontan rambut ku di tarik oleh pria yang disampingnya dan aku diseret dan dilempar kedalam gudang lusuh itu... Pria yang satunya lagi menendang ku... Mereka menghajar bagian perut ku... Ini sangat sakit!!...


"Tolong berhentilah, aku tak tau apa yang kalian inginkan dari ku!!" Ucap ku teriak...


"Hey jangan buru buru menyelesaikan ini, sebelum masuk ke topik utamanya mari kita bersenang senang dulu..." Ucap Mey Mu menatap sinis kepada ku...


"Hentikan!!... Uhkk"

__ADS_1


Mereka menendang di bagian perut ku berkali kali dan berdiri diatas kepala ku... Mereka menginjak kepala ku, dan baju yang aku gunakan di robek robek dengan mereka... Beberapa kali aku mengeluarkan muntahan tidak sengaja dan hal itu membuat mereka beralih menggunakan kayu untuk memukul ku karna takut sepatu mereka terkotori dengan cairan ku...


"Hentikan!... Hentikan!... Jika kalian terus menendang perut ku datang bulan ku akan terhambat, hentikan!" Ucap ku terbatuk batuk...


"Siapa yang peduli dasar bodoh, ini bayaran karna kau menggoda tunangan ku... Ha ha ha!?, apakah enak?" Ucap Mey Mu...


"Kumohon hentikan!! Baiklah aku menyerah lakukan apa saja pada ku dan bebaskan lelaki yang kalian kurung itu!!" Ucap ku tersedak...


"Hmmm??... Apakah itu permintaan terakhir mu? Baiklah itu mudah..." Ucao Mey Mu...


"Lia jangan!! Jangan membayar diri untuk menyelamatkan ku!!.. Lia!! tarik ucapan mu, aku bisa meloloskan diri dari sini sendiri, kau tak perlu melakukannya!!" Ucap Win pada ku teriak...


Win diangkat dari ruang itu dan ditodongkan senjata dengan orang orang yang disekitarnya agar Win tidak melawan... Tapi Win memberontak karna tidak tahan melihat perlakuan Mey pada Lia...


"Lia!! Menjauhlah!! Mey ku mohon jangan membuat Lia bersedih lagi!!" Ucap Win sontak berlari ke arah Lia...


"Jangan!! Win ku mohon jangan pikirkan aku sekarang!! Win pikirkan nyawa mu!! Aku datang kesini karna ke egoisan ku Win!! Aku mohon biarkan aku di sini.." Ucap ku berteriak karna...


DUARRR~ (suara tembakan yang di lancarkan ke arah Win)


"Lia! kumohon setelah ini selesai kau akan hidup!! berbahagialah" Ucap Win ke arah ku...


"Win jangan~ Uhhkkk.." Mendadak Mey menendang perut ku...


Win berteriak setelah Mey menendang ku, saat2 terakhir pun Win tetap tidak memikirkan dirinya melainkan memikirkan keselamatan ku... Aku mengeluarkan banyak darah dari mulut ku karna tendangan Mey tepat mengenai organ ku... Tapi ini tidak sebanding dengan apa yang Win rasakan sekarang...


"Win aku tidak apa2 jangan khawatir" Perkataan ku sambil memuntahkan darah dari mulut ku...


"Mey!!.. Kumohon Mey!!.. hentikan!!.. Mey bunuh lah aku dan tinggalkan dia sendiri... Aku tak akan mengungkit ungkit kejadian saat kau membunuh kakak lagi!!.. Dan agar aku tidak mengungkitnya bunuh lah aku Mey!!" Ucap Win berteriak...

__ADS_1


"Baiklah Win sekarang aku percaya dengan mu... Mey berhentilah ber pura2!!.. Aku sudah tau sejak awal kau hanya menginginkan kontrak dengan keluarga ku... Aku tidak akan menyetujuinya dan aku tak pernah mencintai mu sejak pertama bertemu!!"...


"Van?? " Ucap ku bertanya tanya...


__ADS_2