
^^^Novel kali ini menceritakan tentang Gadis bercadar yang Menaklukan hati CEO arrogant^^^
Bab 1 judul perjodohan
DiSebuah pesantren para santriwati sedang bersantai dihalaman pondok mereka
Diiringi tawa kecil mereka
Tempat itu terlihat damai dan menyenangkan
" Fatimah setelah kita lulus apakah kamu akan melanjutkan ke Perguruan tinggi?" Tanya amirah kepada Fatimah
"InsyaAllah Rah jika bunda dan ayah mengizinkan
Aku akan melanjutkan kuliah di Madinah menyusul kak Fira" jawab Fatimah
"Oooh MasyaAllah Semoga lancar ya Fatimah"ujar Amirah
" Iyah amirah, oh iya kalo kamu sendiri mau lanjut kemna?"
" Setelah lulus aku akan menikah karna aku sudah dilamar seorang Ustadz,dan ia masih menunggu ku lulus "jawab amirah
"MasyaAllah mira semoga rumah tangga kalian Sakinah Sampai akhirat nantinya" ucap Fatimah dengan senyuman
"InsyaAllah Aamiin Fatimah,
Dan semoga kamu bisa mencapai cita-cita kamu menjadi ustazah yah Fatimah"
" InsyaAllah. Karna semua ada ditangan Allah kita hambanya hanya bisa berdoa berjuang dan tawakal" jawab Fatimah
"Iya fatimah"jawab amirah
" Fatimah, amirah ayo masuk dipanggil Ustazah" ujar santriwati yang mengajak Fatimah dan amarah masuk
****
DiSebuah rumah diruang tamu ada para orang tua yang membahas tentang perjodohan anak mereka..
__ADS_1
Iya itu bunda, ayah Fatimah dan kedua orang tua calon suaminya
"Jadi apakah kalian bisa menerima putra Kami? " tanya Syifa
"InsyaAllah mba syifa, putri kami Fatimah akan menerima putra kalian " jawab bunda fatmah
"Semoga Fatimah bisa menerima putra kami itu
Walaupun ia terlihat sombong dan kejam tetapi hatinya begitu baik" ujar Farhan
"Seandainya dlu kami tidak menuruti permintaannya untuk sekolah umum, mungkin kini ia telah menjadi ustadz sekarang" ujar syifa
"Sudahlah mba syifa tak usah menyesali itu, semua takdir Allah selalu baik untuk setiap hambanya " jawab fatmah
"Iya mba fatmah semoga fahmi bisa menerima perjodohan ini " jawab syifa
"Iya mba syifa semoga Fatimah putri kami dan Fahmi bisa menerimanya
Dan semoga cinta mereka akan tumbuh seiring berjalannya waktu " jawab fatmah
"Iya semoga anak kita akan bahagia suatu saat nanti " ucap Rendi
"Bulan depan InsyaAllah fatimah lulus " jawab fatmah
"Baiklah kami akan mengatakannya pada fahmi itu kalian juga katakan kepada fatimah dgn baik-baik jika ia menolak maka tidak masalah
Karna takutnya fatimah takut pada fahmi yang seperti hantu itu hehehehe " jawab syifa sambil tertawa
"Eh mba syifa kenapa fahmi dibilang hantu Emangnya dia serem? " tanya fatmah
"Iya mba fatmah fahmi itu serem kalo matanya melotot, tapi dia tetap anak ku yg imut seperti dulu walaupun ia terlihat kejam namun disisi lain ia seorang bayi ia masih manja kepadaku sampai saat ini Jika ia pulang deri kantor jika dia kelelahan maka ia akan tidur dipangkuanku dan minta diElus elus kepalanya " ujar syifa
"Semoga syifa bisa memanjakan nak fahmi seperti mu mba syifa" jawab fatmah
"Iya mba fatmah InsyaAllah fatimah akan membahagiakan anak serta keluarga kami " jawab syifa
Disebuah perusahaan besar ada laki-laki yang sedang memukuli karyawannya
__ADS_1
Blukkk
Blakkk
Blakkk
"Dasar manusia tk berguna
Bisa bisanya kau lalai dengan pekerjaanmu" ujar fahmi
*terus memukul karyawan tersebut tampa henti
"Jawab!!!!! Kenapa kau sampai melalaikan tugas mu Kenapa kau tidak menyelesaikan tugas yg ku percaya kan padamu " timpal fahmi lagi
"M-maaf tuan kemarin saya ada urusan sehingga lupa dgn laporannya " jawab karyawan tersebut sambil menahan sakit di sekujur tubuhnya
"Dasar tidak berguna!
Katakan apa urusanmu sehingga kau melalaikan nya " ucap fahmi dengan nada tinggi dan menindih karyawan tersebut dilantai dengan tangan mengenggam baju karyawan tersebut
"Anak saya masuk rumah sakit tuan dan istri saya mendonorkan darahnya jadi saya menemani mereka " jawab karyawan tersebut
*berdiri dan berjalan menuju mejanya
"Walaupun kau ada urusan kau harus menyelesaikan tugas mu, lihatlah sekarang seharusnya meeting berlangsung hari ini tetapi ditunda karna KEBODOHANMU DAN KELALAIANMUU!!!!! " ujar fahmi dengan nada suara Magnetisnya
Fahmi melepaskan karyawan tersebut karna ia meninggalkan pekerjaan nya demi menjaga anaknya di rumah sakit
"Selesaikan laporan itu sekarang juga atau kau akan kehilangannya nyawamu bahkan istri dan anakmu akan menderita " timpalnya lagi
"B-bakkk t-tuan saya permisi " jawab karyawan tersebut
"Khan bantu dia berdiri"ujar fahmi yang melihat karyawan tersebut kesusahan berdiri
" baik tuan" jawab Khan *sambil membungkukkan badannya hormat
Khanpun membantu karyawan tersebut berdiri karena sudah tak mampu berdiri sendiri akibat pukulan dari fahmi barusan
__ADS_1
Dipinggir mulut karyawan tersebut bahkan mengeluarkan banyak darah