Gadis bercadar penaklu hati CEO arrogant

Gadis bercadar penaklu hati CEO arrogant
Cerita Khan part 3


__ADS_3

Setelah mereka sampai diperusahaan fahmi mereka langsung menaiki lift menuju ruangann fahmi sesampainya diruang fahmi


Fahmi uduk di sofa ruangannnya dan Khan ikut duduk disebelahnya


"Lanjutkan Khan"ujar fahmi


"Oh iya tuan batas mana saya ceritakan tdi saya lupa 😅? "Tanya Khan, Khan sebenarnya tidak lupa hanya berpura-pura saja, karna ingin memastikan kalau tuannya itu benar-benar teliti dgn ceritanya


" Astaga Khan kau ini, memang bodoh ya Tadi cerita Melisya mentransfer uang pada laki-laki itu"jawab fahmi yang raut wajah kesal


"Oh iya tuan, nona Melisya meminjam uang pada tuan muda itu untuk ditransfer pada laki-laki itu bukan untuk papanya " ujar Khan


Uang yang diberikan fahmi kepada Melisya tidak lah sedikit uang tersebut berjumlah 20Juta , tapi yaa bagi fahmi itu tak seberapa dan tak mengurangi kekayaannya sedikitpun


"Ya lalu, apa lagi yg mu ketahui" tanya fahmi penasaran


"Saya pasti tuan akan sangat kecewa bila mengetahui ini "


"Ya terserah kan Melisya bukan pacarku lagi " ujar fahmi


"Baiklah tuan, Disaat saya ingin menjemput tuan di perusahan J.k saya melihat nona Melisya masuk ke dlm sebuah apotik dan saya mengikutinya, nona Melisya membeli pil kontrasepsi atau pil penunda kehamilan d....


Tiba-tiba fahmi memukul meja didepannya sangat keras sehingga membuat siapa saja didekatnya terkejut


" Apa apaan Melisya, kenapa dia membeli pil penunda kehamilan apa ia melakukan itu dgn laki-laki simpanannya itu? "Tanya fahmi dengan emosi yang sudah menguasainya

__ADS_1


" Sadarlah tuan, sadarlah kalau tuan sudah tidak bersama nona Melisya lagi, karna memang Nona Melisya bukanlah wanita yang baik, Tuan tidak bisa melihat keburukannya, tuan tidak menyadari sikap nona Melisya? "


"Em " jawab fahmi singkat yang menstabilkan emosinya


"Tuan coba pikirkanlah, Sikap dan cara berpakaian nona,Nona Melisya tidak pernah memakai pakaian yang sedikit sopan, ia slalu memakai pakaian yang sexy dan beberapa kali saya tak sengaja melihat nona Melisya menggoda tuan muda, benarkan tuan muda " tanya Khan


"Iya, yah syukur sekarang aku terlepas darinya " ujar fahmi terpaksa walau sebenarnya ia masih memiliki perasaan kepada melisya


"Bukan hanya itu tuan, nona Melisya setelah bertemu dgn tuan muda ia bukan pulang tetapi bermain diBar " ujar Khan


"Jadi kau sering mengikuti Melisya" tanya fahmi dan menaikkan satu alisnya


"Tidak tuan bukan seperti itu, saya menyuruh anak buah saya untuk memata-matai nya " jawab Khan


"Kan sudah saya bilang tuan saya takut tuan marah dan kecewa, lagian jika saya mengatakannya pada tuan, Apakah tuan akan percaya? " tanya Khan


"Tidak tuan, tidak akan percaya yang ada pasti saya dipukuli bahkan pasti langsung dipecat" timpal Khan lagi


[Ya Khan kau benar sekarang saja aku masih tak menyangkanya ]Batin fahmi


"Jadi tuan muda tak perlu memikirkan nona Melisya lagi dan buang jauh jauh cinta tuan pada nona Melisya lebih baik tuan belajar mencintai istri tuan muda nanti " ujar Khan


"Entahlah Khan, aku juga binggung, tapi ya aku akan berusaha mencintainya tapi jika dia tak bisa membuatku mencintainya terpaksa suatu saat nanti aku bakalan nikah lagi " ujar fahmi


"Memangnya tuan muda sudah melihat wajah calon istri tuan muda itu?, apakah dia cantik" tanya Khan penasaran

__ADS_1


*Menggelengkan kepala


"Blm Khan ia bersekolah di pesantren bahkan ia memakai cadar" jawab fahmi


"Wow bagus dong tuan muda, tubuhnya dipersiapkan hanya untuk anda seorang " Goda Khan dengan menaik turunkan alisnya


[Benar juga apa kata Khan ]batin fahmi


"Tapi kalau dia jelek gimna Khan " pertanyaan fahmi yang membuat Khan sedikit tertawa karna pertanyaan yang konyol


"Emm menurut saya, calon istri tuan muda pasti sangat cantik " jawab Khan dengan yakin


"Heh sok tau kau Khan liat wajahnya saja seumur hidup kau tidak akan bisa " jawab fahmi


"Ya lihat saja nanti tuan, tuan muda pasti dibuat gila dan posesif olh istri tuan nantinya" ujar Khan


*Menginjak kaki Khan


"Jaga omongan mu Khan, aku tidak akan mencintainya" jawab fahmi dgn nada kesal


"Baiklah kita buktikan omongan siapa yang benar nantinya " ujar Khan


Rasa kecewa, sedih, dan beruntung yang dirasakan fahmi sekarang saat mengetahui keburukan Melisya wanita yang sangat ia cintai


Khan adalah teman dekat fahmi mereka berteman sudah lama, Khan memang asik tapi hanya dgn orang tertentu saja, didepan orang lain kan terlihat cuek dan dingin

__ADS_1


__ADS_2