
Dikediaman izkandar, lebih tepatnya didalam kamar Fahmi izkandar
"Apaan sih papa sama mama pake besok harus berangkat kebandung lagi" Lirihnya yang berbaring menatap langit-langit kamarnya dengn raut wajah yang kesal dan dengan kedua tanggan dibuatnya menjadi bantal
"Dan di bandung selama 1minggu lagi, Akhhhh dasar wanita sialan, kenapa sih aku harus dijodohkan segela, kan aku bisa memilih pasangan sendiri, emangnya aku anak kecil apa harus dipilih-pilijkan segala " Tampalnya lagi, setelah beberapa saat ia berbicara dengan dirinya sendiri fahmi berniat memberi tau Khan
Tutttt....
"📞Hallo tuan muda, ada yang bisa saya bantu? " Sapa Khan disebrang sana
"📞Khan titip perusahaan selama 1minggu , dan urus semua perkerjaan ku " Jawab fahmi dengan nada suara datarnya dan lesu
"📞Baik tuan muda , perintah akan terlaksana kan" Ujarkan dengan penuh semangat
"📞Jangan happy Khan tidak ada yang happy " ujar fahmi yang menebak kalau sekretaris nya itu merasa bahagia
"📞Ya, semua orang bahagia tuan, Tuan muda juga pasti bahagia suatu saat nanti " Jawab Khan dengan penuh keyakinan
__ADS_1
"📞Tidak akan pernah! paham!" Fahmi sedikit membentak Khan dari panggilan yang berlangsung diantara mereka.
Entah apa yang dirasakan si sekretaris fahmi itu, yang ia rasakan kebahagiaan di saat mendengar kabar kalau tuan mudanya akan menikah, Entah kenapa padahal tidak ada sangkutannya dengan dirinya sama sekali
"Tunggu saja tuan, suatu saat nanti tuan muda akan sangat menyayangi dan mencintai istri bercadarmu itu" Ketus Khan dengan semangat, walaupun ia tau kalau tuan mudanya sangat tidak menyukai itu
Raut wajah Fahmi berubah seketika menjadi masam
Fahmi langsung mematikan sambungannya ketika mendengar kata-kata menjijikan dari sekretaris nya itu, terlihat Fahmi sangat emosi, rahangnya mengeras dan dadanya turun naik
******
Pukul 08.00 keberangkatan mereka kebandung
"Fahmi, ayo cepat turunlah, lihat jam sebentar lagi siang" Teriak syifa kearah kamar putranya dengan penuh semangat dan senyuman diwajahnya
Tak berselang lama seorang pria tampan menuruni tangga dengan pakaian baju kameja coklat pendek lengan dengan motif flora, celana panjang berwarna hitam dan sepatu berwarna hitam, Fahmi memang pria yang sangat tampan, apalagi disaat ia menggunakan pakaian seperti itu, membuat semua orang yang melihatnya akan salah tingkah
__ADS_1
"MasyaAllah, putra mama sangat tampan " mengusap pipi putranya dengan senyuman yang lebar
"Iya maa, baru kali ini papa melihat Fahmi setampan ini,tapi masih tampan papa jauh " Ledek nya kepada putranya di iringi tawa kecil yang keluar dari mulut farhan
Fahmi terpaksa memakai pakaian seperti itu karna dipaksa oleh mamanya
Fahmi hanya mendengus kasar dengan pujian dari kedua orang tuanya, karna ia tau kalau dirinya memang sangat tampan, dan itu salah satu penyebab ia menjadi sombong.
Tapi didalam hati Fahmi merasa kehangatan, karna setelah sekian lama ia melihat senyum tulus dari kedua orang tuanya itu khusus dipersembahkan untuknya
Setelah mereka mengecek rumah mereka akan aman ditinggalkan mereka pun memulai keberangkatan mereka kebandung, rumah izkandar yang mewah kini kosong tak satu orng didalam rumah tersebut, semua ART dan penjaga lainnya disuruh berlibur selama mereka kebandung
Mereka berangkat kebandung, hanya bertiga, mereka tidak mengajak keluarga lainnya karna pernikahan Fahmi dan Fatimah masih dirahasiakan karna itu permintaan dari Fahmi
****
Setelah beberapa jam diperjalanan keluarga izkandar pun tiba dirumah keluarga Fatimah Azzahra, Kedatangan mereka disambut hangat oleh Fatmah dan Rendi, tapi tidak dengan Fatimah, ia berada di dalam kamarnya karna belum waktunya ia keluar
__ADS_1