Gadis bercadar penaklu hati CEO arrogant

Gadis bercadar penaklu hati CEO arrogant
Berbicara sendiri


__ADS_3

Bab 9 judul berbicara sendiri


Dikediaman izkandar


Syifa dan farhan tengah sibuk mempersiapkan ini itu untuk keberangkatan mereka kebandung untuk melamar Fatimah sedangkan fahmi hanya duduk santai disofa dgn kaki diatas meja ia sibuk memainkan ponselnya


Farhan Hendak pergi menghampiri Anaknya yang sedari tdi sibuk dengan ponselnya sedangkan mereka sibuk mempersiapkan keberangkatan mereka kebandung


*Menahan tangan suaminya yang beranjak lalu berjalan kearah fahmi


"Paa mau kemna? " Tanya syifa pada suaminya


"Maa coba lihatlah anak itu hanya asik dgn ponselnya sedangkan kita sibuk mempersiapkan semuanya " ujar farhan dengan kesal


"Sudahlah paa tdi malam mama sudah mempersiapkan barang-barang fahmi " jawab syifa yang tak ingin ada keributan diantara anak dan suaminya itu


"TAPI MAA!!, sudah maa jangan memanjakannya lagi sebentar lagi ia akan menjadi Kepala keluarga ia harus bersikap dewasa" ujar farhan dgn nada suara yang tinggi dan terdengar oleh fahmi

__ADS_1


"Paa, maa apa salahnya iz main ponsel? Dan kenapa juga kalian sibuk mempersiapkan ini itu mau marah karna iz hanya main ponsel mulu sedangkan kalian sibuk, itu salah kalian sendiri yang mau pergi melamar tu cewek jauh-jauh lagi kebandung sana disini juga banyak cewek " jawab fahmi dengah raut wajah kesal


"Iz jaga bicaramu, kami itu orang tuamu ,kami tidak pernah mengajarimu berkata seperti itu" bentak farhan yang tak Terima yang barusan dikatakan putranya


"Sudahlah paa Mungkin iz masih blm bisa menerima perjodohan ini " ujar syifa yang meyakinkan kan suaminya, karna sifat putra mereka yang selalu marah marah, karna perjodohan diantara fahmi dengan Fatimah


"Tapi maa... " ujar farhan tak Terima


"Ayo paa dikit lagi selesai ayo kita lanjut " ucap syifa yang memotong ucapan suaminya karna tak ingin terjadi keributan


Fahmi pun pergi meninggalkan orang tuanya yang sedang bersiap-siap kekamarnya


*****


"Yaallah secepat ini kah jodoh Fatimah datang, bahkan Fatimah blm sempat membuat kedua orang ku bahagia, dan cita-citaku yang belum sempat terwujudkan baiklah jika ini yang terbaik buat Fatimah, Fatimah ikhlas menerima semuanya


Dan semoga Fatimah bisa menjadi istri yang sholehah untuk suami Fatimah nanti, Fatimah berjanji Fatimah akan bertahan sekuat tenaga dan kemampuan Fatimah dalam mempertahankan rumah tangga Fatimah kelak.

__ADS_1


Aku canggung karna ucapan bunda waktu itu, kalau dia laki-laki yang sombong dan kejam, tapi yang dibilang bunda benar juga wajar saja jika ia ingin sombong dan kejam karna ia seorang pengusaha disebuah perusahaan yang besar, jika ia tak sombong maka dgn mudahnya posisinya diambil olh orang lain,tapi apakah ia akan menerima ku? Apakah ia akan mencintaiku?


Yaallah kuatkan lah Fatimah nantinya jika Fatimah berada didalam masalah dan berikanlah petunjuk untuk Fatimah "


********


Dikediaman izkandar fahmi sama halnya dengan Fatimah yang berbicara dgn diri sendiri


"Mel...meliisya kenapa kau sejahat itu padaku, apa kurangnya aku apa yang belum kau dapatkan dariku?


Selama kita berpacaran semua yang kau minta selalu ku berikan dgn cuma-cuma dan apa balasan mu untukku,


Kau minta putus tampa alasan dan pergi keluar nergi begitu saja tanpa meminta izin padaku, setidaknya kau mengabariku walaupun kita sudah putus.


Dan kenapa juga mama dan papa memaksa untuk menikah dgn Fatimah?


Gadis bercadar.. hah

__ADS_1


Ya Apa keinginan ku dulu benar-benar terjadi sekarang?


__ADS_2