
Tok... Tok... Tok...
"Fatimah kamu sudah siap" Teriak Fatmah dibalik pintu kamar fatimah
"I-iya bunda fatimah sudah siap" Jawab fatimah sambil berjalan kearah pintu
Ceklek... Pintu terbuka
"MasyaAllah putri bunda cantik nya" Ujar fatmah yang melihat putri nya yang memakai gamis warna biru Dan hitam, jilbab warna hitam sebatas perutnya Dan cadar berwarna hitam
Fatimah gadis yang sangat cantik,tubuh yang ideal Tinggi badan 170cm, kulit berwarna Putih alami, Bola Mata yang besar berwarna kecoklatan, Hulu Mata yang lebat Dan lentik, alis yang indah, tatapan Mata tajam Dan indah, Hidung mancung Dan bibir mungil merah alami dibalik cadarnya
"Masa sih bunda, apa dia Akan menerima Fatimah" Tanya fatimah pada bunda nya karna Ia takut Calon suaminya Akan menolaknya
"Dia?" Tanya fatmah "Oh nak Fahmi Calon suami kamu" Ujar fatmah lagi
"Iya bun" Jawab fatimah sangkat
"Mana mungkin Ada laki-laki yang menolak putri ku secantik ini" jawab fatmah sambil mencubit pipi fatimah dibalik cadarnya itu
"Sudah lah aku sayang yang ragu lagi, mereka sudah menunggu diruang tengah" ucap fatmah sambil menarik putri nya berjalan menuju ruang tengah
Sedangkan diruang tengah Rendi, Fahmi Dan kedua orang tuanya yang sedang mengobrol Seketika melihat kearah Fatmah Dan putrinya yang berjalan kearah mereka
"Astagfirullah, kenapa aku mereka gugup seperti ini" Oceh fatimah dalam hatinya yang terus berjalan dengan menundukan kepala nya
Sekarang semuanya sudah duduk dikursi masing-masing , Dan fahmi yang terus memandangi fatimah dengan tatapan tajam nya, yang membuat Fatimah semakin gugup
"MasyaAllah Fatimah kamu sangat cantik" Ucap Syifa yang menatap fatimah dengan senyuman
"Mana mungkin dia ca... " Ketus fahmi yang terpotong yang terus menatap fatimah yang sedari tadi terus menundukan kepalanya
Seketika semua orang menatap kearah fahmi dengan tatapan sedikit melotot, Dan fatimah yang sedari tadi hanya menunduk akhirnya menatap fahmi
Akhirnya sepasang Mata itu saling menatap Satu sama lain, Dan akhirnya fatimah yang membuang tatapan terlebih dulu kembali menatap kebawah
__ADS_1
"Apa sebegitu jijiknya wanita ini melihatku sampai sampai menatap ku saja tidak mau" Batin fahmi kesal Dan mengeraskan Rahangnya
"Mana mungkin dia ca.... Apa nak Fahmi" Tanya Fatmah melihat kearah Fahmi
"Ah itu tan em em itu maksudnya... Mana mungkin dia gak cantik" Tegas Fahmi Berbohong dengan menyeringai "Yang artinya F-fatimah cantik" Timpalnya lagi dengan mengeraskan giginya Dan menatap tajam Fatimah
Seketika semua orang merasa lega dengan jawaban dari Fahmi begitu juga dengan Fatimah entah kenapa hatinya merasa sebuah geteran
"Oh ya tunggu dulu aku Akan ambilkan cememilan Dan minuman dlu kedapur" ujar fatmah hendak beranjak dari duduknya
"Nggak usah bunda biar fatimah saja yang mengambilnya"Ucap fatimah lalu Ia langsung berjalan kedapur
" Kenapa ya tu cewek buat gue penasaran"Ucap batin fahmi
"Tan boleh minjem toiletnya gk"
"Oh iya nak Fahmi boleh Mari tante antarkan" Ujar fatmah hendak mengantarkan Fahmi
"Tidak usah tante, tunjukan saja dimna arahnya" Jawab Fahmi
Fahmipun berjalan kearah toilet kebetulan arah toilet Dan dapur searah, fahmi tidak pergi ke toilet melainka pergi menemui fatimah di dapur
Tiba-tiba Ada seseorang yang menggenggam lengan Fatimah dari belakang.
"Auuu, sakit lepaskan" rengek Fatimah lalu berbalik menatap orang tersebut
Untuk kedua kalinya Mata mereka saling menatap, didalam hati Fatimah Ia terus beristigfar karna Ia disentuh laki-laki yang belum menjadi mahramnya
Lagi lagi Fatimah membuang tatapannya kebawah, yang membuat fahmi semakin kesal
"Sebegitu jijiknya kah Kau pada ku sampai-sampai menatap ku saja tidak Mau " Bentak fahmi pada Fatimah
"Astagfirullah, bukan itu maksudku" jawab fatimah"tolong lepaskan lenganku kita belum mahram"pintanya lagi
Dengan cepat fahmi melepaskan lengan fatimah Dan menatap tajam Fatimah
__ADS_1
"Kenapa Kau menyesetujui perjodohan ini? " Tanya fahmi dgn nada menekan
"K-karna aku yakin pilihan orang tuaku itu yang terbaik untukku" jawab Fatimah pelan merasa takut dgn kepala yang terus menunduk
"Sebegitu jijiknya Kau tidak Mau melihatku " Tegas fahmi lagi "karnamu aku harus meninggalkan masa mudaku karna harus menikah denganmu" tegas fahmi lagi yang membuat hati Fatimah seketika sakit
"Jika Kamu tidak Mau menikah denganku maka batalkan saja" Jawab Fatimah
Lagi lagi fahmi kesal karna Fatimah berbicara tanpa menatapnya
"Bisa kahh Kau menatapku sekali saja" Bentak fahmi yang membuat Fatimah memejamkan matanya karna terkejut
Fatimah akhirnya mengangkat wajahnya menatap laki-laki dihadapannya
"Matanya indah" batin fahmi "Astaga Ada apa dgn ku, aku gila mengatakan wanita jelek ini matanya indah" timpalnya lagi
"Kau yang memulainya, baik lah kita ikuti saja kemauanmu" jawab Fahmi yang menatap tajam Fatimah
Fatimah hendak menundukan pandangannya karna Ia merasa tidak nyaman bertatapan dengan laki-laki yang belum menjadi mahramnya
"Tatap aku gadis bodoh!!" Bentak Fahmi kepada fatimah
Fatimah mengurungkn niatnya Dan menatap wajah laki-laki dihadapannya
"Kemauan ku apa? " Tanya fatimah tak mengerti
"Dasar bodoh"Ketus fahmi "Bukankah kemauanmu untuk menikah denganku?" Tegas fahmi lagi
"Bukankah ini sebuah perjodohan" Jawab fatimah polos
"Sudah lah dasar gadis bodoh"ujar fahmi
"Astagfirullah, maaf ya aku tidak bodoh, mungkin kamu yang bodoh"Jawab fatimah tak terima
Fahmi mengeraskan Rahangnya, Dan memelototi fatimah dan menunjuk wajah fatimah
__ADS_1
"Beraninya Kau mengatai ku bodoh, hanya Kau yang berani menyebutku bodoh lihat saja nanti" Ucap fahmi lalu pergi meninggalkan Fatimah