Gadis bercadar penaklu hati CEO arrogant

Gadis bercadar penaklu hati CEO arrogant
Kelulusan


__ADS_3

2 hari kemudian ayah dan bunda Fatimah pergi menjemput sang putri yang telah lama tak bertemu ke pesantren nya tempat dimna putri mereka menimba ilmu selama ini ...


Ya lama tak bertemu karena Fatimah sekolah di pesantren


****


"Eh Fatimah itu orang tau kamu kan"


"Ayah bunda, Fatimah tersenyum dibalik cadar nya melihat kedua orang tua nya sudah datang , iya itu orang tua ku, aku permisi dulu ya "


"Iya silahkan "jawab para santriwati


Fatimah pun pergi menghampiri kedua orang tuanya yang baru saja datang ke pesantren tempat dimna Fatimah menimba ilmu selama ini


"Ayah lihatlah itu Fatimah sedang berjalan kearah kita"ujar fatmah yang melihat putri mereka berjalan menghampiri mereka


"Iya bun itu anak kita Fatimah" lirih Rendi


"Assalamualaikum bunda ayah *Mencium tangan bunda nya dan ayahnya "


"Waalaikumsalam raa" jawab Fatmah


"Ayo bun yah kita ke aula sekarang"ujar Fatimah menggandeng tangan bundanya


Merekapun menuju kealua tempat dimna para santri mendapatkan penghargaan mereka yang mereka perjuangkan bertahun tahun ini


"Ayah bunda silahkan duduk di bangkunya ya, Zahra mau duduk disana" *menunjuk tempat ia akan duduk


"Iya raa sana" jawab bunda dan ayahnya bersamaan


"Fatimah" ujar santriwati


"Iya" jawab Fatimah


"Ayah dan bundamu masih muda ya dan terlihat sangat romantis" ujar santriwati


"Hehehe alhamdulillah iya mereka masih terlihat muda dan sehat" jawab Fatimah

__ADS_1


****


Acaranya pun dimulai


Satu persatu ustazah maupun ustadz menyampaikan begitu banyak ceramah dan nasehat


*****


Baiklah saatnya kita panggil nama para santriwati yang mendapatkan penghargaan dan nilai yang bagus


Kepada......


Kepada......


Kepada.....


Dan untuk penghargaan yang pertama ini dengan nilai dan hafalan, hadist, dll


Diraih oleh santriwati kita bernama FATIMAH AZZAHRA untuk Fatimah silahkan naik


Fatimah pun berjalan keatas panggung dan mengambil penghargaannya dan menyampaikan pesan-pesan


****


"Fatimah kamu akan melanjutkan ke Perguruan tinggi atau kemana " ujar ustadz


"Insyaallah Fatimah akan menikah ustadz"


"MasyaAllah selamat ya Fatimah ingat pesan pesan yang pernah ustadz ajarkan padamu"


"Iya ustadz Fatimah akan selama mengingatnya"


"Eh Fatimah aku akan sangat merindukanmu"


"Sama del Fatimah juga akan sangat merindukanmu"


Disisi lain ayah dan bunda Fatimah sedang mengobrol dgn orang tua para santri lainnya

__ADS_1


****


"Eh bun itu Fatimah udh balik "*ujar Rendi yang memandang putri mereka


" Assalamualaikum"ujar Fatimah


"Waalaikumsalam"


"Raa sdh bertemu dgn Teman-teman nya"


"Iya bunda sudah, sekarang kita bisa pulang"jawab Fatimah yang merasa bahagia, karna ia sangat merindukan Rumah mereka


****


"Alhamdulillah sampai juga " ucap Rendi


"Iya yah alhamdulillah"


"Raa kamu pergi sana kekamar kamu, kamu mandi lalu istirahat kamu pasti capek kan"


"Iya bun Zahra kekamar dlu ya"


Zahra pun pergi kekamarnya dan mandi lalu setelah selesai mandi ia berbaring dikamarnya dan tertidur


"Bunda coba lihat Zahra kenapa ia tak keluar"


"Baik yah tunggu dlu bunda kekamar Zahra "


"Assalamualaikum Zahra


Tok tok tok Zahra boleh bunda masuk"


*tak ada jawaban


Fatmah pun masuk kedalam kamar putrinya dan melihat putrinya tertidur tampa menggunakan cadar


"MasyaAllah cantiknya wajah mu raa, kau baru pulang kerumah ini Setalah sekian lama namun sebentar lagi kau akan meninggalkan rumah ini lagi" Air mata fatmah mengalir dengan sangat deras

__ADS_1


"Semoga kamu bisa menjadi seorang istri yang baik untuk suamimu kelak, bunda dan ayah akan selalu mendoakanmu Zahra"


__ADS_2