
6 bulan berlalu bertepatan dengan peperangan yang akan terjadi lusa, Kini mansion maupun markas Ver sudah di lengkapi oleh keamanan mulai dari penjaga hingga jebakan tersembunyi.
Tak jarang ada org yang berani keluar masuk seenak nya kecuali Ver sendiri yang mengecek data keluarga hingga anak buah nya. Walau di mansion masih ada Gea namun Ver tetap saja mementingkan keselamatan nya.
***
Di markas Ver tampak menatap lekat para mafioso yang sibuk dengan persiapan esok hari mulai dari persenjataan,makanan,kendaraan,bahan peledak bahkan melumuri senjata mereka dengan racun dan obat pelumpuh.
“Yuda bagaimana dengan Alfa kita..“ tanya Ver datar
__ADS_1
“Mereka telah siap melakukan peperangan esok hari Queen..“ balas Yuda sambil mengecek kembali peralatan sang Alfa
“Maaf Queen... Saya mendapatkan informasi dari penjaga mansion bahwa madam maria,leon,bimo, dimas, serta Gea tak ada di mansion bahkan jejak mereka seakan hilang bergitu saja...“ lapor David yang baru saja datang dari ruang kerja nya
“Biarkan saja... Sekarang kita harus fokus pada peperangan ini,,, bagaimana pun cara nya kita harus tetap berada di posisi ini tanpa harus menurun bahkan jika bisa kita harus mencapai lebih dari posisi ini yang artinya kita bisa berada pada posisi ketua dewan dari dunia bawah...“ jelas Ver seakan menyembunyikan ke khawatiran nya di balik raut wajah dingin nya
“Segera kirim bantuan dan kapal selam yang mengangkut barang nya kemudian kirim kembali melalui laut dalam dan ingat saat sudah sampai di sana ambil jalur barat karna penjagaan di sana sudah di lumpuhkan dan penggantinya adalah org org kita.. Sebisa mungkin kalian harus lolos dari kejaran polisi karna barang yang kita kirim sedikit berbahaya jika jatuh ke tangan yang salah sekali pun itu polisi negara ini atau negara lain nya..“ jelas Ver dan meninggalkan mereka karna merasa pusing dengan masalah masalah yang akhir akhir ini terus saja muncul tanpa ada hentinya
Di ruang pribadi Ver ntah sengaja atau tidak air mata Ver menetes begitu cepat bahkan Ver pun tak tau apa yang terjadi pada dirinya.
__ADS_1
“Hey kenapa terus mengalir.. hiks.. berhenti lah, apa yang sebenarnya terjadi kenapa tiba tiba gue nangis gini si...“ oceh Ver sambil menghapus kasar air mata nya
“Argh.. sudah lah lebih baik gue persiapin barang barang gue buat perang lusa...“ ucap Ver dan membuka satu persatu lemari dan laci mengambil berbagai senjata andalan nya
Setelah cukup mempersiapkan peralatan perang nya Ver kembali membuka laptop nya dan membuka Cctv seta rekaman suara di mansion nya. Walau Ver sedikit curiga dengan Gea namun Ver tak mau mengambil langkah yang salah sebelum menyelidikinya.
Setelah cukup lama akhirnya Ver menemukan titik terang atas hilang nya anggota keluarga nya. Namun karna ada peperangan Ver nampak membiarkan mereka di sana sementara hingga tepat saat nya maka Ver akan membebaskan mereka.
Ver tidak mau gegabah membebaskan mereka mengingat peperangan ini bukan hanya 1 atau 2 mafia saja melainkan ratusan kelompok mafia yang melakukan peperangan membuat Ver nampak was was untuk membebaskan mereka sekarang.
__ADS_1