
pov Author
Tepat 6 bulan talia pergi dan memilih tinggal di kota terpencil seorg diri dengan hidup sederhana,, Di kota itu lah talia memulai segalanya dan dia juga sudah merencana kan beberapa hal untuk membalas mereka.
Talia hanya sesekali keluar untuk membeli keperluan itu pun dengan pakaian tertutup,, talia sengaja menutup semua informasi tentang diri nya bahkan di kota itu pun talia memakai identitas palsu untuk penyamaran nya.
Kadang kala talia merasa sepi dan sedh mengingat semua masalah nya bahkan tania yang sedari awal percaya padanya kini justru dia yang paling membenci tania,, sungguh talia semakin tersayat kala dia mendengar caci maki yang keluar dari mulut tania,,, Bukan hanya pada tania tapi talia juga merasakan saat teman teman nya yang dulu membela dan mempercayainya kini malah hilang ntah kemana.
Bukan hanya kepercayaan namun kasih sayang mereka pun seakan hilang karna adanya berita itu,, talia ingin menjelaskan semua nya namun, itu semua tidak mungkin karna mereka sudah membenci talia tanpa mencari tau tentang masalah itu.
“Ayah,kak ken,, Talia rindu kalian apa kalian baik baik aja di sana? apa kalian juga rindu dengan talia? Huft talia sangat merindukan kalian... Bimo? apa kabar ya udh lama juga kan gue ga ngabarin dia!! apa gue ke jepang aja ya.. Kyanga oke juga..“ gumam talia dan bergegas merapikan barang barang nya
__ADS_1
Setelah 18 jam perjalanan talia sudah tiba di bandara internasional jepang, ini untuk pertama kali nya talia menginjakan kaki nya di negara ini.
“BIMOO..“ teriak talia tak kala melihat sahabat kecil nya yang menunggu di sana
Dengan langkah cepat talia menghampiri bimo dan langsung memeluk nya,, ntah sudah berapa lama talia tidak bersama dengan sahabat kecil nya terakhir kali saat talia amnesia dulu Ralat maksudnya pura pura amnesia.
“gue kangen banget sama lu..“ ucap talia tanpa melepas pelukan nya
“iya gue tau tapi lepas dulu pelukannya oncom sesek gue..“protes bimo
“nysahin aja lu.. cari sendiri sana..“ ucap bimo pasalnya dia kaget saat mendapat telfn dari talia dan mengabarkan bahwa talia akan datang ke negara tempat nya menempuh pendidikan
__ADS_1
“isss jahat bgt.. ayo temenin..“rengek talia sukses membuat bimo gemas karna sudah lama dia tidak pernah melihat talia manja padanya
“baik lah nona kecil ayo kita ke mobil ..“ajak bimo sambim menggandeng talia ke mobil nya
“hmm bim kapan lu bakal balik ke indo..“ tanya talia
“ga tau sepertinya si gue bakal netep disini atau di inggris knp emng..“ ucap bimo tanpa menoleh karna fokus nyetir
“ga papa gue hanya kangen yangg lain terutama risa.. udah lama juga kan kita ga makam risa.. lu tau gue kangen bgt sama dia, dia sahabat gue yang paling gue sayang tapi karna dia pergi justru risa juga pergi..“ucap talia dengan menundukan kepala nya
“udah lah jangan di fikiran trs lagia juga risa udh tenang di sana jadi jangan di bahas lagi.. dan kalo lu kangen sama dia lu cukup berdoa aja..“ucap bimo
__ADS_1
Risa adalah sahabat masa kecil talia/Ver dan bimi dulu bukan hanya mereka bertiga namun ada satu lagi sahabat nya namun dia memilih pindah ke luar negri mengikuti org tua nya dan kepergian 'dia' membuat risa sakit sakitan pasalnya sebelum pergi 'dia' sudah berjanji akan kembali namun, 3 tahun kemudian dia tidak pernah kembali dan itu membuat kondisi risa drop parah.
Risa sangat menyayangi 'dia' bahkan sebelum 'dia' pergi risa sudah mengungkapkan isi hari nya namun 'dia' tidak pernah menjawab nya... hingga 3 tahun itu risa menyidam penyakit leukimia studium akhir dan membuat nya harus menghemburkan nafas terakhirnya terakhir usia nya yang baru nenginjak 14 tahun,, kepergian risa membuat talia/ver kembali terpuruk dan menjadi dingin saat itu hingga dia kembali bersinar karna ada nya bimo.