
Di sisi lain Tania begitu mengkhawatirkan adik nya berulang Kali Tania menghubungi ponsel adik nya namun tidak aktif
“Dek lu dimana kenapa ponsel lu ga aktif arrghhhh ini gara-gara Papah adek gue jadi kya gini,,, ouh shitt knp gue ga nyoba nyari di danau siii aduh Tania ogeb bgt siii..“ gumam Tami
Settelah 45 menit Tania pun sampai di danau dia mencari cari sosok adik nya dan benar saja dia melihat Talia yang asik bercanda dgn seorang laki-laki seumuran nya,, Terlihat raut wajah yang begitu bahagia dari wajah Talia, Tania yang melihat itu pun tersenyum manis dan berjalan menghampiri mereka.
“Talia..“ panggil Tania
Talia yang merasa nama nya di panggil pun langsung menengok ke belakang terlihat Tania yang tersenyum manis kearah nya berbeda dgn laki-laki itu yang bingung.
“Kakak...“ Ucap Talia dan langsung berlari ke arah Tania dan
Greepp
Talia langsung berhamburan ke pelukan Tania dan kembali menumpahkan air matanya,, Tania yang mendengar isak tangis sang Adik pun langsung mendekap nya dgn erat.
“Ssstt... udah ya jangan nangis Kakak disini sama Talia,, Udah ya liat nih jadi jelek tau kalo nangis..“ ledek Tania sambil menghapus air mata sang adik
“hmmm Talia sayang kakak..“ Ucap talia
“kakak juga sayang Talia..“ ucap tania sambil mengecup singkat pipi talia
“Ouh iya btw dia siapa? pacar kamu dek?..“lanjut
“ihhh apaan sii bukan kak dia bukan pacar gue,, gue aja baru kenal dia..“ ucap talia
“ouh iya kalo boleh tau siapa namanya kenalin gue Tania kakak Talia,, Btw thanks ya udah nemenin adek gue..“ Ucap Tania
__ADS_1
“Ouh iya sama-sama dan kenalin gue loenard Aska Sa...”
Drrrttt..drttt..drttt
“Hallo dad..“
“.....“
“Oke leon pulang sekarang..”
Leon pun langsung mengakhiri telfon nya dan menghadap ke Tania dan Talia
”Sorry ya kak,Tal gue cabut dulu ada urusan..“ pamit Leon
”ouh iya ya udh kita juga mau balik..“ ucap Talia
“ya udh gue dulua bye..“ ucap Leon sambil berlalu pergi
Setelah kepergian Leon Tania pun mengajak Talia untuk pulang dan tak lupa dia mengabari teman sekelas nya untuk absen jam kuliah begitu juga dgn Talia.
Selama perjalanan pulang tak ada di antara mereka yang saling bicara hanya ada keheningan sampai akhirnya Tania pun membuka percakapan.
“Apa dia masih mencari mu...“ tanya tania
“hmm masih..“ balas talia
“lalu apa yang akan kau lakukan setelah dia menemukan mu..“ ucap tania
__ADS_1
“membalaskan semua nya..” ucap talia
“dan apa kau tal curiga dgn leon...“ ucap tania membuat talia menengok ke arah tania
“kenapa harus curiga dia baik kok..“ ucap talia
“tapi sepertinya ada yang dia sembunyikan dari mu..“ ucap tania
“stopp!! mencampuri urusan org kak,, dia baik atau tidak itu bukan masalah kakak..“ ucap talia
“terserah kau percaya atau tidak tapi dia bukan lah laki laki baik...“ kesal Tania
hingga beberapa saat keheningan kembali terjadi talia memilih untuk menikmati perjalanan dgn melihat ke arah jendela dan tania yang trs fokus menyetir.
30 menit mereka pun sampai di mansion keluarga Wirawan terlihat Mama yang berdiri tepat di dpn pintu masuk menyembut ke dua anak perempuan nya.
“anak mama sudah pulang..“ ucap Mama
“hmm Talia kekamar dulu..“ ucap talia dan berjalan melewati Papah nya yang sedang di ruang keluarga bersama Tamu nya.
“Talia sudah pulang..” Sapa Papah
“hmm..“ balas talia dan berlalu pergi namun baru satu langkah menaiki tangga dia kembali mendengarkan bentakan dari Zidan
“DIMANA SOPAN SATUN MU TALIA DISINI ADA TAMU TAK BISA KAH KAU BERSIKAP SOPAN DENGAN TAMU PAPAH..“ bentak zidan
“itu tamu Papah bukan tamu ku..“ ucap talia dan langsung berlari menaiki tangga tanpa menghiraukan Zidan
__ADS_1
“TALIA JANGAN KURANG AJAR KAMU...TALIAA..“teriak zidan
★★