Gadis Culun Queen Mafia

Gadis Culun Queen Mafia
Bab 25


__ADS_3

keesokan pagi nya Talia bangun lebih awal dari biasanya Dia pun bergegas membersihkan diri nya, setelah selesai dia pun memakai pakaian dgn gaya yang berbeda dia memakai celana jeans panjang hitam,tengtop putih crop, dan jaket kulit hitam serta sneker putih,, tak lupa rambut panjang yang dia kuncir kuda dan make up natural.


Setelah selesai dia pun mengambil tas gendong yang sudah dia siap kan,, setelah itu dia pun bergegas turun terlihat di sana semuanya sudan berkumpul termasuk Raka,Aditya dan Marvin,,, Talia pun menarik bangku nya tepat di samping Tania dan tak menghilang kan Raut wajah yang datar.


“Pagi dek..“ Sapa Tania saat adik nya sudah duduk di samping nya


“pagi..“ balas Talia datar dan dingin


“Sayang kamu mau makan apa??...” Ucap mama


“Tidak usah biar saya ambil sendiri..“ ucap Talia dan langsung mengambil roti dan di oleskan selai kacang kesukaan nya


“Dek jangan kya gtu dong kok lu jadi berubah gini si kasian mama..“ tegur Dimas

__ADS_1


“hmm.. Gue cabut duluan kak,,,“ pamit talia pada Tania


“bareng gue aja dek..“ tawar Tania


“ga gue pindah kampus..“ ucap Talia dan tania pun paham akan yang di ucapkan talia


Tanpa berpamitan kepada org tua dan ke dua kakak nya talia pun berlalu pergi namun di tahan karna mendengar teriakan dari Zidan.


”Iya gue ga pernah di ajarin sopan satun kenapa? karna gue di buang oleh Papah gue sendiri dan ga ada satu pun yang mengajarkan gue akan hal itu... kalo lu ga tau apa pun tentang gue ga usah sok nasihatin gue lu ga akan tau gimana kehidupan gue di luaran sana, paham..“ tegas talia


“Tak bisa kah kau memaafkan Papah nak..“ ucap Papah


“maaf hah bahkan maaf pun tak bisa mengobati semua nya bahkan kau tega.. ah sudah lah aku tak punya banyak waktu..” Ucap Talia dgn menahan tangis nya

__ADS_1


Tania yang melihat adik nya bersedih pun langsung mengejar talia tanpa menghiraukan teriakan kedua kakak nya, Hanya satu yang Tania mengerti Talia hanya butuh senderan dari dirinya karna Tania sudah tau semua tentang Talia.


***


Sedangkan Talia kini melajukan mobil nya dgn kecepatan tinggi tanpa menghiraukan pengendara lain yang mengumpat nya dan merutukinya,, Setelah beberapa saat dirinya berhenti di sebuah Danau tempat dia menghabiskan waktu nya di kalau dia sedang ada masalah.


Di tepi danau Talia sudah tak bisa menahan air mata nya tangis nya pecah tak kala dia mengingat pertengkaran itu dan teriakan dari kakak nya.


“hikss... hikss... kau jahat kak.. hiks... kenapa kau tak pernah mengerti aku hikss... untuk yang pertama kali nya kau membentak ku hiks.. Mommy aku butuh mommy hiks.. aku merindukan mommy hiks... Bunda kenapa dunia tak adil bun hiks... dia hiks... dia hiks.. aku membenci nya bun...“ tangis talia tanpa menghiraukan sepasang mata yang melihat nya


“Kau benar dunia tak adil Namun kau bisa merubah nya bukan,, bangun lah dari keterpurukan bukti kan pada dunia kau bisa kau perempuan hebat bukan, maka bukti kau bisa..” ucap nya talia yang mendengar itu pun bangkit dari duduk nya dan memutar tubuh nya terlihat laki-laki gagah yang berdiri di belakang nya dgn tersenyum Manis.


★★

__ADS_1


__ADS_2