
Tepat 1 tahun kematian Marsya ternyata satria masih saja menaruh dendam akan keluarga sanjaya dan berniat membantai habis keluarga itu dengan dia menyewa mati untuk membantai habis keluarga itu dan tepat saat tengah malam mereka membantai habis keluarga sanjaya namun hanya ada istri dari sanjaya dan para pekerja sedangkan sanjaya dan anak bungsunya sedang di luar sedangkan Arra dia berada di rumah kakek nenek dari ibu nya dan karna rasa kasian Satria akhirnya satria merawat tania dengan penuh kasih sayang. Sanjaya yang mengetahui pembantaian itu pun membawa putra bungsu nya pergi jauh dari negara itu tanpa menyelidiki keadaan keluarga nya selamat atau tidak.
Flesback Off
Mereka begitu tercengang mendengar cerita talia dan mama marisa. mereka sesak tidak percaya akan kelakuan satria yang dengan tega membuang anak yang baru beberapa minggu di lahirkan blm lgi tentang kematian marsya dan hubungan antara marsya dan marisa membuat mereka begitu terkejut.
“Sekarang sudah waktunya gue balas dendam atas kematian mommy gue..“ ucap talia seraya berdiri sambil mengarahkan pistol nya ke arah kepala Ayah satria
“Itu ga akan terjadi..“ ucap Ayah satria dan langsung mengarahkan pisau ke leher Mama marisa dengan dirinya yang berada di belakang Mama marisa
Mereka begitu terkejut melihat aksi Ayah satria yang menyandra Mama marisa begitu juga Zidan yang baru tau sifat ayah nya.
“Silakan saja kau tembak aku maka akan aku pastikan bibi mu akan mati di tangan ku..“ ucap Ayah satria seraya tersenyum kemenangan
“Pliss dek jangan tembak ayah... gue ga mau kehilangan mama..“ ucap Zidan memohon
“tusuk saja dia..“ ucap Talia yang membuat zidan terkejut begitu juga dengan yang lain nya
“Alena..“panggil Ayah sanjaya
“Ck iya iya..“ ucap talia sambil menaruh pistol nya di meja
__ADS_1
“Sekarang siapa yang menang gue atau lu.. ahahah..“ ucap Ayah satria di iringi datang nya toni dan anak buah nya
“Sekarang adalah kematian lu jal**g.. udh lama gue nunggu ini dan kini saat nya lu akan mati di tangan gue..“ Ucap Toni dengan lantang
“Siapa kalian..“ tanya kakek wirawan
“Kau ingin tau bukan siapa mereka.. maka tanya kan saja pada anak mu siapa mereka..“ ucap Talia malas
“Ga ush basa basi kalian tangkap mereka semua dan kurung di penjara bawah tanah tapi sisakan jal**g sialan itu biar itu jadi urusan ku..“ ucap toni sambil menunjuk talia
“Kau yakin akan menangkap ku..“ ucap talia seakan menantang mereka
“Tentu karna sekarang bibi mu berada di genggaman ku..Mafioso tangkap mereka..“ teriak Toni
“Madam..“ ucap Talia membuat mereka semakin bingung
“Yes Queen..“ ucap nya
“Let's start this game..“ Ucap talia dan langsung menembaki kaki toni
“Mama..“ teriak Zidan dan Tania yang mendengar tembakan dari talia
__ADS_1
“Are you oke Madam..“ ucap talia membuat mereka terkejut terutama toni dan Ayah satria
“i'm oke Queen...“ balas nya
“Kau..“ ucap Ayah satria dan Toni
“Kenapa kaget liat aku ternyata adalah madam... Seperti nya kalian lupa setelah kejadian 19 tahun silan tentang diriku dan keponakan ku Arra..“ ucap Mama Marisa iya benar mama Marisa adalah madam yang selama ini menutupi identitas dirinya
“V tangkap mereka jangan lupakan 2 benalu itu juga..“ ucap talia sambil menunjuk vino dan tante anin
“Baik Queen..“ ucap V
“Dimas..“ ucap mereka
“Kenapa kalian kaget karna aku adalah anggota mafia..“ ucap dimas
“Tunggu talia kenapa kamu juga menangkap anin dan vino..“ ucap kakek wirawan sedangkan yang lain ni a hanya diam menyaksikan pertunjukan gratis itu
“Karna mereka adalah musuh ku dan mereka berdua juga benalu yang masuk ke dalam rumah tangga bibi ku..“ ucap talia datar
“Apa maksud mu talia..“ ucap om
__ADS_1
“ iya vino bukan anak om tapi anak baj**gan itu dan tante anin..“ ucap talia santai membuat mereka kembali terkejut terutama ayah satria dan tante anin