
Marvin dan David yang melihat Mafia Ver memukul mundur pun kaget pasalnya pada peperangan ini jika salah satu lawan memukul mundur pasukan nya maka akn di nyatakan mundur dan tentunya itu akan membuat Mafia yang mundur itu di nyatakan harus bubar atau hilang di dunia bawah.
”Apa yang terjadi..” lirih Marvin menatap heran ke arah pasukan Ver
”Tak mungkin jika mereka menyerah begitu saja bukan..” ucap David
”Itu ga akan terjadi..” ucap Marvin dan bergegas lari menuju Ver mengabaikan teriakan David
Marvin segera lari sekencang mungkin menuju ke arah Ver karna posisi mereka yang lumayan jauh. sedangkan di sisi lain para Mafia bingung menatap Mafia Ver yang mundur perlahan.
”King apa mereka akan menyerah begitu saja..” ucap salah satu Mafia lain pada pemimpin nya
”itu tak akan mungkin karna Mafia mereka mempunyai pertahanan yang kuat jadi muatahil jika mereka mundur... sepertinya mereka sedang merencanakan sesuatu..” ucap pemimpin itu dan perlahan mundur menghampiri para pemimpin lain nya
”Hubungi para tua bangka itu katakan apa yang mereka rencanakan dan mengapa mereka lebih memilik memukul mundur..” ucap nya pada pemimpin lain nya
”Baik..” ucap mereka dan segera menghubungi para petinggi yang menjadi dalang dari semua nya
****
__ADS_1
Di sisi lain Marvin pun segera memeluk erat tubuh kecil Ver membuat Ver dan para Mafioso terkejut blm lagi dengan pakian Marvin yang seperti King Mafia lengkap dengan senjata dan topeng yang melekat pada wajah nya.
”Are you oke..” bisik Marvin pada Ver yang masih stey diam di pelukan Marvin
”Siapa kau..” ucap Ver lirih tanpa mengenali siapa yang memeluk nya
”Hah!! Kau tidak mengenali ku..” ucap Marvin setengah kaget setelah melepaskan pelukan nya
”Siapa kau.. berani berani nya memeluk ku hah...” Bentak Ver sambil menatap tajam pada Marvin karna tak mengenali siapa yang memeluk nya itu
”Sungguh kau tak mengenali ku...”ucap Marvin terlihat jelas di mata nya tergambar kekecewaan yang mendalam pasalnya gadis kecil yang di nanti nya ini malah tak mengenali nya
Marvin pun terkekeh pelan sambil menggaruk kepala nya yang tak gatal sambil perlahan membuka topeng nya hingga menampakan wajah tampam nya dan Ver pun terdiam menatap Marvin.
”Bagaimana dia bisa di sini... ouh astag jantung bisa diam sebentar dan fikiran berhenti memikirkan hal yang aneh aneh fokus lah pada peperangan ini jangan berbuai oleh nya...” Batin Ver
”Ehkmm... sudah puas menatap nya..” ucap Marvin kembali memakai topeng nya
”mau apa kau di sini..” ketus Ver Setelah sadar dari lamunan nya
__ADS_1
”Tentu saja membantu gadis nakal ini...” ucap Marvin menampilkan senyum manis nya ke arah Ver
”Siapa yang gadis nakal hah?...” ucap Ver sinis merasa kesal saat Marvin menyebut gadis lain di depan nya
”Tentu saja kau siapa lagi... gadis nakal yang selalu bertindak sendiri tanpa bantuan siapa pun..” ucap Marvin
”Sudah lah diam dan segera pergi dari sini karna ini medan peperangan bukan tempat bermain...” ucap Ver
”Hey siapa juga yang mau main di sini... Aku di sini karna ingin membantu mu..” Ucap Marvin
”ck apa kau yakin akan membantu ku atau kau malah akan membebani ku hah..” ucap Ver sekaligus mengejek je arah Marvin
”Jadi kau tak percaya kemampuan ku.. baik lah aku akan buktikan sekarang juga...” ucap Marvin segera berlari ke arah kuda salah satu King mafia lawan yang di tinggali pemilik nya dan segera memacu kuda itu menuju para Mafia lain nya yang sedang berdiam diri di tengah tengah kedan perang
”Queen..” ucap Rama terpotong saat Ver mengangkat sebelah tangan nya menandakan untuk diam
”Biarkan saja dia membuktikan kekuatan nya dan segera lakukan strategi kita selanjutnya...” Ucap Ver tegas
”Mereka semua sudah siap di tempatnya Queen hanya sedang menunggu perintah dari Queen..” ucap Rama dan segera di angguki oleh Ver
__ADS_1
****