Gadis Culun Queen Mafia

Gadis Culun Queen Mafia
Bab 50


__ADS_3

POV Author


Pagi ini Talia ke kampus dengan suasana yang berbeda di setiap lorong kampus talia mendengar olokan bahkan hinaan yang terlontar dari mulut mahasiswa lain nya. Namun, Talia hanya menutup telinga seakan tidak mendengar akan itu hingga langkah kaki nya terhenti tak kala berpapasan dengan Tania dkk.


Talia kembali menghembuskan nafasnya kasar tak kala sikap Tania dkk yang menatap nya sinis seakan tidak peduli akan ada nya tapi,, Sedangkan di sisi lain Marvin menatap sendu ke arah talia seakan masih tidak percaya dengan apa yang terjadi akhir akhir ini bahkan masalah yang kemarin saja blm terselesaikan namun sekarang malah timbul masalah baru.


Di kelas Talia duduk di bangku nya dan menatap datar teman sekelas nya yang terus saja menghina nya dengan terang terangan hingga tanpa sengaja talia melihat di forum grup kampus nya dan benar saja ternyata berita baru yang kembali menyebar ke seluruh kampus bukan hanya kampus bahkan hampir di kalangan bisnis nya yang menyebab kan saham perusahaan nya turun dalam sekejap.


Blm lagi masakah nya selesai dan sekarang timbul masalah baru tak kala Natha dkk yang mengundurkan diri nya dari perusahaan nya dan membuat talia semakin terpuruk.


“masalah apa lagi yang kau berikan ya tuhan.. bahkan masalah kemarin saja blm usai namun sekarang malah timbul masalah baru...“ Batin Talia

__ADS_1


Sedangkan di sisi lain beberapa org terlihat tertawa lepas melihat talia yabg perlahan hancur bukan hanya di benci keluarga nya namun seluruh org memandang talia sebelah mata hanya dengan berita yang blm tentu benar ada nya.


Leon yang mengetahui tentang berita itu memilih menemui talia di kelas nya, Iya leon baru saja masuk hari pertama di kampus tempat talia dan yang lain nya hanya berbeda kelas dengan talia.


Di kelas talia, Leon segera menuju ke meja talia yang terletak tak jauh dari jendela terlihat talia yang melamun menghadap ke jendela tanpa mendengar atau merespon hinaan yang terdengar di telinga nya, sedangkan leon menatap datar ke semua mahasiswa yang trs menghina talia.


“Tal..“ panggil leon namun tidak di hiraukan talia hingga leon memberanikan diri menepuk punggung talia dengan lembut


“Ehhh... ya ampun leon bisa ga si ga ush ngagetin..“ Ketus talia namun sukses membuat leon tertawa


“udh deh ga ush ngarang lagian mana ada kandang ayam di aprt mahal ngaco aja..“ ucap Talia

__ADS_1


“dah lah gue cuma mau ngomong pulang kampus gue mau ke kantor lu boleh ga..“ ucap leon sukses membuat talia kaget


“mau ngapain..“ ucap talia dengan heran


“ya mau bantu lu lah ya kali gue mau ngemis..“ canda leon membuat talia memutar bola matanya malas


“serah lu... kalo mau ke kantor ya udh sana gue males..“ ucap talia kembali menatap keluar jendela


“terus mau sampai kapan lu biarin kya gini hah... bisa bisa lu hancur perlahan tau ga..“ ucap leon dengan kesal pasalnya talia begitu santai nya membiarkan masalahnya sampai berlarut larut


“biarkan saja mereka melayang di atas hingga tepat waktu nya.. bommm... mereka hancur dalam sekejap...“ ucap talia sinis

__ADS_1


“maksud nya... apa lu udh ada rencana buat balas mereka...“ ucap leon penasaran


“ Lu udh kenal gue kan harus nya lu tau oon... dah lah gue mau balik..“ ucap talia dan pergi meninggalkan leon yang kebingungan


__ADS_2