
Dengan penuh pertimbangan Sonia memutuskan untuk menemui Owen dan Marvin karna bagaimana pun Marvin dan Owen lah sumber masalahnya. Dengan bukti bukti yang di pegang Sonia, Sonia bertekat untuk mengembalikan kehidupan sahabatnya ntah nanti Marvin akan menyesal dan meminta maaf atau tidak nya itu urusan belakang yang terpenting meluruskan kisah cinta mereka terlebih dahulu fikir Sonia.
Beberapa jam kemudian Sonia sampai di vila pribadi milik Marvin yang tak jauh dari Vila milik Ver hanya menempuh 3-4 jam dari Vila milik Ver. Vila marvin cenderung lebih sepi dan tak layak huni di bagian depan nya karna banyak pohon pohon liar dan rerumputan hingga siapa pun yang datang pasti akan berfikir kalau di Vila itu tidak di huni.
Sonia melangkah mendekati Vila itu pendengaran nya mulai menangkap samar samar org berbincang di dalam sana ntah apa yang di bicarakan kadang mereka tertawa dan sedih.
“Huft oke sonia lu harus berani demi sahabat lu,lu harus berani..“ Batin Sonia
Sonia pun mengetuk pintu Vila walau dia tau sudah pasti tidak akan terdengar sampai kedalam apa lagi Vila ini sudah pasti di lengkapi keamanan keamanan yang ketat. Tak lama pintu Vila terbuka ternyata Owen sendiri yang membuka nya
“Ya ada apa ya..“ tanya seakan asing melihat Sonia
__ADS_1
“Bisa bicara sebentar dengan anda dan adik anda. OWEN..“ balas Sonia menekan kata Owen
“Dari mana kau tau nama ku..“ tanya Owen bingung dengan Org yang berada di depan nya
“Aku sangat tau diri nu Owen bahkan masalalu mu itu..“ucap Sonia menerobos masuk Vila marvin tanpa perduli teriakan dari Owen
“Hy Boy senang bertemu dengan mu..“ sapa Sonia pada Marvin yang asik dengan minuman beralkohol nya namun masih dalam kesadaran
“Santai boy... Oh ya sebelum aku bicara bisa kah aku meminta minum, Aku haus sekali Udara di sini juga sangat panas..“ ucap Sonia basa basi
“Jangan banyak bicara cepat katakan apa tujuan mu ke sini..“ tanya Marvin masih dengan tatapan yang sama
__ADS_1
“Sungguh tidak sabaran tapi ya ga papa.. dengerin baik baik tujuan ku kesini oke..“ ucap sonia serius
“Ini hanya ke salah pahaman kau hanya mendengar setengah dari nya bukan sepenuh nya. maka di sini gue bakal jelasin sedetail mungkin..“ ucap Sonia sambil melirik sinis ke arah Owen
“Jangan ikut campur urus saja urusan mu..“ ucap Marvin dan pergi namun terhalang karna ucapan Sonia
“Owen yang bunuh kedua org tua lu..“ ucap sonia lantang membuat Tubuh marvin maupun Owen menegang
Marvin diam membisu tatapan nya kosong ntah percaya atau tidak tapi mendengar ucapan sonia membuat Marvin terkejut begitu juga dengan Owen. Bertahun tahun dia dan adik bungsunya merahasiakan kematian org tua nya dan menuduh Ver yang melakukan nya kini sirna dengan kedatangan org yang baru saja dia bertemu.
“Sial!! Siapa nih cwe gila gagal semua rencana gue buat kuasain harta Marvin..“ batin Owen
__ADS_1
Berbagai rencana sudah Owen siap kan untuk mengambil alih aset Marvin dengan memanfaatkan kematian org tua nya walau Owe sendiri harus kehilangan adik bungsunya namun sirna di hancurkan oleh org yang baru saja mereka jumpai