
Gadis Kecil Milik Ceo Kejam
#part1
"Aku, tak mau tau kalian harus cari dimana gadis itu"teriak tuan Marsel kepada pengawalnya, bukan karena cinta tapi karena gadis itu telah mengetahui rencana p*mbunuhan yang akan ia rencanakan malam ini.
Para pengawal telah mencari kesetiap sudut, sementara gadis itu kini berada disebuah kamar yang sangat mewah, ia tersesat "Mati aku, bagaimana kalo aku yang dibunuh?"batin sang gadis dengan raut yang gelisah.
Tuan Marsel masuk kekamarnya, ia terkejut mendapati gadis yang ia cari sedang duduk dikasurnya.
"Hai bocah t*pos!"teriak tuan Marsel dengan suaranya yang menakutkan.
Refleks gadis tersebut berteriak kencang mendapati tuan Marsel yang berada di dekat pintu.
"Akkhh"teriaknya kencang.
"Jangan memdekat atau-"ujar sang gadis bingung mau berkata apa, dan ia melirik ada sebuah pisau didekatnya dan langsung mengambilnya.
"Atau apa?,hmm"ujar tuan Marsel bingung.
"Atau aku bunuh diri!"teriak sang gadis lantang yang membuat tuan Marsel tertawa.
"Silahkan kalo mau bunuh diri, saya tidak peduli"ujar tuan Marsel dengam entengnya.
Tuan Marsel mendekati sang gadis dan ia langsung menarik kepelukannya.
"Lepas!!"teriak sang gadis sambil memukul mukul dada bidang tuan Marsel.
"Saya menginginkanmu gadis t*pos"bisik tuan Marsel manja ke telinga sang gadis.
Gadis itu bernama Mexani, ia gadis miskin yang tidak tau orang tuanya kemana dibesarkan di panti asuhan, tapi kehidupannya semakin miris ia diusir karena dituduh mencuri uang ibu pengurus panti.
"Tidak!! Jangan macam macam, kamu pikir saya apaan?hah!"
"Kenapa kamu bisa kekamar saya, kalau bukan mau uang? Iyakan?"
#bersambung
#Gadis_Kecil_Milik_Ceo_Kejam
Part2
"Plakkk"satu tamparan mendarat dipipi Tuan Marsel,jangan tanya siapa pelakunya tentu saja Mexani.
Tuan Marsel memegang pipinya yang memerah.
"Kamu berani sama saya? "teriak Tuan Marsel mendorong tubuh mungil Mexani ke atas kasurnya.
Degg!! Detak jantung Mexani sangatlah kencang, ketika Tuan Marsel mendekatkan mukanya ke pipi tembam Mexani.
Tokk... Tokk... Ketukkan dari seorang wanita tua, Tuan Marsel langsung berdiri untuk menghampirinya.
"Ada apa bi? "tanya Tuan Marsel ketus.
"Begini Tuan, ada tamu"ujar sang bibi sedikit takut takut karena ia telah merusak kesenangan Tuannya.
Tuan Marsel menghela nafas kasar, ia berlalu dan memberi isyarat agar sang bibi menjaga gadisnya.
__ADS_1
Setibanya diruang tamu ia terkejut dengan kedatangan sang mama bersama seorang gadis.
Mamanya tersenyum.
"Sayang,sini!"teriak sang mama keras.
Tuan Marsel duduk disebelah papanya.
"Ada apa kalian datang kesini?"tanya Tuan Marsel dengan nada yang tidak bersahabat.
"Begini sayang, mama ingin kamu menikah dengan Arina anak sahabat mama"ujar sang mama tersenyum manis.
Tuan Marsel langsung memukul meja dengan keras,semua yang ada diruangan itu terkejut dibuatnya.
"Maaf ma, saya sudah punya calon"ujar Tuan Marsel.
***
Tuan Marsel dengan laju menuju kekamarnya.
Setibanya dikamar ia terpanah melihat gadisnya tertidur pulas,Tuan Marsel tersenyum manis kearah gadisnya dan tidak lupa pula ia mendaratkan semua k4cupan di kening Mexani.
#Bersambung...
#Gadis_Kecil_Milik_Ceo_Kejam
Part3
Sementara Mexani yang pura pura tidur, merasakan jantungnya tambah berdetak kencang jadinya.
Mereka terlelap, saat pagi Tuan Marsel membangunkan gadisnya.
"Hei, bangun"teriak Tuan Marsel keras.
Mexani yang mendengar itu langsung terkejut dibuatnya.
"Ihhh"guman Mexani pelan.
Tuan Marsel tersenyum kearah gadisnya,"Nama kamu siapa? "tanya Tuan Marsel sambil memeluk gadisnya.
"Hmmm, Mexani"
"Hmm, nama yang bagus"ujar Tuan Marsel memuji gadisnya.
"Maukah kamu menikah denganku? "tutur Tuan Marsel kembali.
Degg!!
"Kamu mau nikah sama aku? ,kan kamu tau aku orang miskin"ujar Mexani dengan mata yang berkaca kaca, ia tidak pernah merasakan disayangi selama ini, ia rasa selama ini dalam apapun tidak pernah beruntung termasuk pencinta.
Tapi ntah mengapa saat Mexani mendengar pernyataan dari seseorang yang belum lama ia kenal, aduh rasanya agak ngimana ngitu ya "Sangat-sangat bahagia rasanya".
"Yang terpenting sekarang itu, kamu mau apa ngga? Soalnya harta, tahta ataupun marga itu tidak penting oleh saya karena saya mencintaimu bukan dari segi kekayaan tapi ketulusan"ujar Tuan Marsel tulus setulusnya, Mexani yang mendengar itu terharu sekali mendengarnya.
"Aku mau"ujar Mexani tanpa pikir panjang,Tuan Marsel yang mendengar jawaban dari gadisnya langsung memeluk Mexani erat.
"Makasih ya sayang, hari ini kita ke KUA"ujar Tuan Marsel langsung menarik tangan gadisnya kemobil.
__ADS_1
Tak butuh waktu lama tiba di "KUA".
Setelah menyelesaikan ijab qabul mereka pulang.
Setibanya dirumah mereka berdua dikejutkan oleh kedatangan Arina dan keluarganya.
Arina langsung berlari memeluk Tuan Marsel, tapi dengan segara Tuan Marsel mendorong Arina.
"Ingat ya wanita j4l4ng,saya sudah punya istri, tidak akan ada yang bisa mengantikannya"teriak Tuan Marsel.
Degg!! Mexani yang mendengar itu berbunga bunga hatinya
Plakk... Satu tamparan mendarat di pipi Tuan Marsel.
#Bersambung...
#Gadis_Kecil_Milik_Ceo_Kejam
Part4
Jangan tanya pelakunya? tentu saja mama.
"Marsel, apa apaan kamu ini!? "teriak sang mama keras.
Ia memandang Mexani dengan tatapan jijik, karena ia rasa penampilannya sungguh sangat kampungan berbeda dengan Arina.
"Terus kalian mau apa? "ketus Tuan Marsel.
"Mama mau,kamu ceraikan dia dan setelah itu menikah dengan Arina!!"
Tuan Marsel menghela nafas kasar, "Punya hak apa kalian urus hidup saya? Kenapa ngga putra yang selalu kalian banggakan itu menikah dengan gadis jelek ini!? "ujar Tuan Marsel dengan nada keras.
Tuan Marsel mengingat jelas,bagaimana ia diperlakukan buruk oleh orang tuanya.
Semenjak kecil ia diperlakukan buruk,tidak pernah merasakan yang namanya kasih sayang.
Lagian apa yang ia miliki sekarang itu hasil jerih payahnya sendiri, tidak ada satu persenpun uang orang taunya dan sekarang mereka minta ia menceraikan gadis yang telah membutnya jatuh cinta?tentu saja tidak akan pernah.
🌿flash back on🌿
"Ee sini kamu, cepat cuci piring sana!! "teriak sang mama keras sambil membawa sebuah kayu kearah Marsel.
Marsel dengan sigap mencuci piring, dan siangnya ia akan mengerjakan pekerjaan rumah yang lain, sementara orang tuanya? Jangan ditanya ia sedang bersenang senang dengan kembaranmya "Malvin"
Sejak saat itu Marsel bersikeras meninggalkan kediaman orang tuanya dan ia tinggal disebuah desa.
Didesa itualah ia bertemu dengan seorang bocah yang selalu menemani hari hari Marsel dengan bahagia, tentang Marsel kaburpun ia tidak pernah dicari oleh orang tuanya.
"Marsel, aku ke panti dulu ya"ujar bocah tersebut pamit dengan sopan.
***
Marsel bekerja menjadi seorang bersih bersih disebuah warung makan, umurnya disaat itu sudah menginjak 13 tahun dan bocah itu masih 10 tahun,ia bekerja dengan gigih tanpa mengenal lelah dan jadilah ia dengan usahanya hidup serba berkecukupan.
Saat itu Marsel sudah menyembut bocah tersebut tapi nihil, kata pengurus panti ia telah diusir.
#Bersambung...
__ADS_1