Gadis Kecil Milik CEO Kejam

Gadis Kecil Milik CEO Kejam
Pergi


__ADS_3

#Istri_Kecil_Milik_Ceo_Kejam


Hari ini adalah hari yang sangat tidak diinginkan oleh Tuan Marsel. Karena, ia sangat tidak ingin berpisah dari sang istri tercinta, lagi-lagi istrinya sedang hamil.


Tuan Marsel takut, akan terjadi apa-apa akan istrinya.


Walau, sudah ada siswi Sma dan Dio, ia masih sangat khawatir akan satu hal. Yaitu, Rayan.


'Bisa ngga sih? Dia itu pulang aja ke inggris? ' dalam hatu Tuan Marsel kesal.


Dio sudah tiba didekat Tuan Marsel beserta Alif, adik sepupunya yang berumur 10 tahun.


"Ngimana, kamu sudah siap jalanin misi? " tanya Dio setibanya disana sambil menepuk pundak Tuan Marsel.


Tuan Marsel menghela nafas panjang, ngimana mau siap. Kalo ada bidadari yang ditinggalkan, mungkin dulu Tuan Marsellah yang akan bersemangat untuk pergi. Tanpa ada beban, kini Tuan Marsel sudah berubah akan hal itu. Ia sekarang sangat tidak ingin hari ini ada.


"Sebenarnya nggak siap Dio" ucap Tuan Marsel sedih.


Dio seakan mengerti akan pikiran bosnya itu,tampak menghela nafas pelan.


"Selesaikanlah cepat, supaya bisa bertemu dengan Nyoya muda" ucap Dio berlalu pergi meninggalkan bosnya itu.

__ADS_1


Dio menuju kesebuah ruangan,disana itulah bisa mengawasi gerak-gerik semua orang yang ada didunia.


***


kini Exa sudah berada di perkampungan rumahnya,untuk melepas suami tercinta pergi menjalani misi. Exa sangat berharap akan suaminya pulang dengan selamat,tanpa ada lecet sedikitpun.


"Kamu baik-baik ya disana, jangan lupa makan! jangan genit sama cewek lain. kalo genit awas aja!, jangan lupa jaga diri,pulang dengan selamat ya!, hiks" Isak Exa memeluk tubuh suaminya erat,seakan tidak ingin berpisah.


Tuan Marselpun membalas pelukannya, Tuan Marsel akan selalu ingat akan perkataan istrinya.


"Kamu disini jaga diri ya,aku pergi nggak lama kok. kalo ada yang coba dekatin kamu kabarin aku ya, aku nggak mau kehilangan istri seperti kamu. Jangan lupa jaga kesehatan disini jaga anak kita baik-baik, jangan lupa makan. kalo sakit hubungi aku ya" balas Tuan Marsel.


Rayan yang melihat itu mendekati Tuan Marsel.


Tuan Marsel yang mendengar itu langsung melepaskan pelukan dari Exa dan menghampiri Rayan.


Tuan Marsel memeluk Rayan.


"Makasih, gue titip istri ya. Maaf selama ini gue sering nuduh lo" haru Tuan Marsel.


setelah beberapa menit kemudian, Tuan Marsel sudah terbang ke Thailand.

__ADS_1


***


Exa memandanggi foto suaminya.


"Semoga kamu selamat sampai disana" gumannya penuh harap.


Rayan menghampiri Exa.


" Xa, kamu udah makan?" tanya Rayan khawatir.


Exa menatap Rayan lekat,ia menggeleng. Rayan yang melihat itu langsung menepuk jidatnya.


" Makan dulu sana!"


" Nggak" bantah Exa.


"Kalo Marsel tahu kamu kayak ngini,mungkin dia tidak akan pergi Xa. jadi, makanlah biar sedikit. Ingat, anak kamu yang ada didalam perutmu. Aku tahu sekarang perasaan kamu kayak ngimana" ucap Rayan sedikit meninggikan suaranya.


Exa yang mendengar itu, tampak menunduk. Memang benar apa yang dikatakan oleh Rayan,kalo dia terus-terusan begini bisa mati dirinya. Ditinggal sehari aja bisa membuatnya merana, apalagi kalo seminggu.


"Ok, aku akan makan" ucap Exa melonggos pergi ke meja makan yang sudah ada banyak makanan disiapkan oleh pembantunya.

__ADS_1


Rayan yang melihat itu, tersenyum melihatnya.


#Bersambung...


__ADS_2