
#Gadis_Kecil_Milik_Ceo_Kejam
Setibanya di kediaman Mexani, Tuan Marsel langsung menuju kearah kamar Mexani dan diikuti oleh Leon.
Tokk.. Tokk... Tuan Marsel mengetuk pintu.
"Masuk"ujar Mexani.
Tuan Marselpun masuk ke kamar istrinya.
"Sayang"panggil Tuan Marsel dengan mata yang berkaca kaca.
Tuan Marsel langsung memeluk erat tubuh mungil istrinya.
"Kita udah ngga ada hubungan apa apa, kok kamu ada disini? "tanya Mexani tak lupa pula ia meneteskan air matanya haru, Rindu? Bohong jika mengatakan tidak ia sangat rindu kepada suaminya.
"Sayang, maaffin aku"lirih Tuan Marsel.
'Ya allah berilah aku petunjuk, apakah aku harus menerima suamiku kembali atau tidak? 'Mexani membatin.
"Kita udah bercerai, kamu udah tanda tangan kan? Kamu udah t!dUr kan bareng dia ?selama aku tinggallin kamu, kamu udah nikah kan sama dia? Sakit!! Kamu tau apa yang paling menyakiti hatiku? Ketika kamu tidak mengakuiku sebagai istrimu didepan wanita itu dan juga seolah olah aku ng-gak ber-har-ga olehmu, hiks"ujar Mexani dengan terisak isak.
Tuan Marsel menatap Mexani dengan tatapan sendu.
"Ngga, aku udah putus sama dia, kamu harus dengar penjelasan aku sayang"lirih Tuan Marsel.
***
Rayen dan Hens sedang meminum kopi bersama.
"Bukannya adik sahabat lu udah pulang? Exa cinta pertama lu yang harus lu kejar Rayen"ujar Hans.
Seketika Rayen menghela nafas kasar.
"Gue udah ngga bisa, karena Exa sudah punya suami, gue bakal berusaha melupakannya lagian wanita di inggris ini juga bukan Exa seorang diri"balas Rayen meninggal temannya itu, Rayen pergi kesebuah taman kecil sambil menatap langit.
__ADS_1
"Aku ikhlas Exa jika kamu bahagia bersama pilihanmu, aku sayang kamu. Tapi mulai sekarang aku akan mencoba melupakanmu lewat jalur menyukai seseorang"guman Rayen tersenyum hampa.
Rayen pulang, saat akan memasuki rumahnya ia dikejutkan oleh kedatangan Aoi.
Rayen menghampiri Aoi.
"Lu ngapain kesini? Hah! Sampai kapanpun gue ngga bakal suka sama lu b0c4h !ngus4n"teriak Rayen sambil mendorong tubuh Aoi kasar.
Brukkk...
"Aww, sakit"rintih Aoi sementara Rayen memasuki rumahnya tanpa meminta maaf.
***
"Aku beri kamu satu kesempatan lagi, tapi ini kesempatan terakhir"ujar Mexani sambil m3m3lUk tubuh Tubuh Marsel erat karena rindu.
Tuan Marselpun menangis haru mendengar perkataan Mexani.
"Sayang, sekarang namaku EXA bukan MEXANI"timpal Exa kembali.
"Kamu udah tau aku h4m!l?"tanya Exa kepada suaminya yang sudah berkutip dengan berkas berkas dan juga sebuah komputer.
Tuan Marsel melirik sekilas kearah Exa.
"Sayang, kamu tidur ngih jaga anak kita baik baik"balas Tuan Marsel berjalan menghampiri istrinya.
Tuan Marsel menyelimuti istrinya dan tak lupa pula ia m3ng3cUp k4n!ng Exa.
"Selamat tidur sayang, dan kamu juga jangan nakal nakal ya didalam sana"ujar Tuan Marsel, setelah itu ia kembali berkutip dengan berkas berkasnya.
***
Aoi berada disudut kamar ia sedang mengobati kakinya.
"Kak Rayen, kenapa kakak jahat sama aku? Aku cinta sama kakak, aku sayang, tapi kenapa kakak ngga pernah anggap aku ada? Andai kakak tau cinta aku itu dalam untuk kakak"lirih Aoi dengan mata yang berkaca kaca sambil melihat foto Rayen, ya Rayen sih dokter hebat. Kenapa banyak orang menyukai Rayen? Ya karena Rayen adalah anak seorang Ceo tapi sampai sekarang Rayen masih setia dengan pekejaannya yaitu seorang DOKTER .
__ADS_1
"Kak, aku tau kakak menyukai Exa, tapi tidak bisakah kakak melihatku sedikit saja? Jangankan memiliki kakak senyuman kakak saja aku belum melihatnya"gumannya kembali, karena lelah Aoi tertidur sambil m3m3lUk foto Rayen erat.
Sedangkan ditempat Rayen, ia sedang asik menatap bintang di langit.
"Sejuknya, apakah aku terlalu keterlaluan terhadap b0c4h itu? "tanya Rayen kepada dirinya.
Rayen melihat foto Exa sambil tersenyum.
"Exa, aku nggak bisa lupain kamu "lirihnya.
***
Tuan Marsel tertidur disebelah istrinya.
***
Pagipun tiba, rumah dikejutkan oleh kedatangan seorang wanita bersama Givan kakak Exa.
"Yuhuuuu, aku bakal nikah!!?"teriak Givan kesenangan, Exa yang melihat itu hanya bisa menepuk jidatnya.
"Ihh kamu "ujar Mersya pacarnya Givan.
"Apa? Hmm, emang kamu nggak senang kita nikah cepat? Terus punya anak deh aku nggak mau kalah dari adik kecilku"ujar Givan mengedipkan sebelah matanya g3n!t.
Semua yang disana terkekeh mendengar perkataan Givan.
"Ada apa nih? Seru keknya"ujar Rayen yang sedang berada di ambang pintu dengan gagahnya, Rayen menatap ke arah Exa yang sedang bersama Tuan Marsel.
Exa tersenyum kearah Rayen.
Degg!! Hati Rayen berdetak tak karuan.
"Silahkan masuk kak, ngapain disana? Kami mau sarapan loh, ayo sekalian"ajak Exa sambil m3ng4nd3ng t4ng4n suaminya erat.
#Bersambung...
__ADS_1