Gadis Kecil Milik CEO Kejam

Gadis Kecil Milik CEO Kejam
Part 5


__ADS_3

#Gadis_Kecil_Milik_Ceo_Kejam


Tapi Mexani langsung menepisnya.


"Sayang, kita ke taman yuk!! "ajak Tuan Marsel kepada istrinya.


Mexani mengangguk tanda setuju, mereka berdua memilih berjalan karena rumah mereka memang dekat taman kota.


Tuan Marsel yang menyadari dari tadi istrinya gelisah langsung saja menanyakan ada masalah apa?,


"Sayang kamu ada masalah? "tanya Tuan Marsel khawatir.


Mexani asik dengan pemikirannya sendiri sehingga tidak menyadari ada sebuah mobil yang berlaju kencang kearahnya berdiri.


Dengan sigap Tuan Marsel menarik istrinya kepelukan hangatnya.


"Astagfirullah,maaf ya sayang aku melamun"ujar Mexani dengan raut ketakutan, Tuan Marsel yang tau itu makin mempererat pelukannya.


"Kan ada aku sayang, jangan takut"ujar Tuan Marsel menenangkan.


"Huu, aku iri"ujar bocah SMP mendekati Mexani dan Tuan Marsel.


"Huss!! Huss!! "usir Tuan Marsel kepada sang bocah.


"Emang gue kucing? Hah! "kesal sang bocah sambil menyiram air kepada Tuan Marsel, Tuan Marsel yang mendapati siraman langsung menatap tajam kepada sang bocah.


Seketika bocah tersebut ketakutan jadinya.


"Maaf om saya salah"lirih sang bocah dengan mata yang berkaca kaca.


Tuan Marsel yang kesal langsung saja meninggalkan sang bocah.


"Laki laki idaman, liat aja sebentar lagi dia bakal jadi milikku"guman sang bocah dengan senyuman jahatnya.


Setelah mengatakan itu sang bocah langsung mengikuti Tuan Marsel dan Mexani.


Mexani yang sedari tadi menyadari ia sedang diikuti langsung saja mendekati sang bocah.


"Heii, kamu" panggil Mexani sambil berkacak pingang.


"Kenapa kamu liat liat suami saya? Masih kecil tapi ndah g4t3l aja"timpal Mexani kembali dengan nada ketus seketusnya.


Sang bocah yang mendengar itu langsung menatap tajam kearah Mexani.


"Dih, cewek jelek kek elu itu ngga pantas mah om ganteng "ujar Sang bocah tersenyum sinis.


"Terus? Kamu? Cocok sama suami saya? Udah t3p0s cantik ngga juga, apa yang akan dibanggain mah kamu?"tanya Mexani dengan nada mengejek.


Tuan Marsel yang mendengar itu hanya bisa menahan tawanya.


'Kenak kan kamu sayang, ternyata kamu kalo cemburu imut juga'ujar Tuan Marsel membatin.

__ADS_1


Tuan Marsel memberi isyarat kepada sang bocah untuk memanggil orang orang.


Sang bocah meninggalkan Tuan Marsel dan Mexani, tak beberapa kemudian datang lagi bersama banyak orang.


Mexani ternganga melihatnya.


"Selamat ulang tahun yang ke 23 tahun sayang"ujar Tuan Marsel m3nc!Um kening istrinya.


CUp!!


"Sayang? kamu!!"ujar Mexani terharu melihat pesta yang disiapi suaminya.


"Maaf ya udah bikin kamu cemburu,ooo iya kenalin ini namanya Fara adik sepupuku"ujar Tuan Marsel menperkenalkan adik sepupunya.


Mexani hanya mengangguk pelan.


"Haduh kak, ngga usah cemburu aku nggak bakal mau mah bang Marsel, dia jelek udah om om"ejek Fara sambil mengeluarkan lidahnya ke arah Tuan Marsel.


Tuan Marsel yang dihina langsung m3mUkUl kepala Fara.


"Plakk! "satu pukulan mendarat di kepala Fara.


"Awww,sakit bang "rintih Fara memegang kepalanya.


"Sayang, ntar hadiahnya di rumah ya"ujar Tuan Marsel sambil mengedipkan sebelah matanya.


Mexani hanya mengangguk.


***


"Exa, semoga kamu masih hidup"guman Givan pelan, tak sengaja Givan melihat ada keramaian.


Givan menghampiri tempat Tuan Marsel dan Mexani berada.


Degg!! Givan merasa ada ikatan batin dengan gadis mungil yang cantik itu sampai sampai engan mengahlikan pandangannya, Givan datang ke Indonesia bersama Leon sahabat Exa waktu kecil.


Tuan Marsel yang risih karena istrinya dilihat oleh orang lain langsung saja menghampirinya.


"Hei, ada apa ya? "tanya Tuan Marsel sopan.


"Hmm ngga papa kok"balas Leon sopan.


Tuan Marsel hanya bisa tersenyum dan berlalu pergi.


***


"Aku kembali sayang"guman Yenche tersenyum manis sambil melihat foto sang kekasih, siapa lagi kalo bukan Tuan Marsel.


Yenche tiba dirumah Tuan Marsel dan kebetulan juga Tuan Marsel dan Mexani sudah pulang.


Tuan Marsel keluar sambil mengandeng tangan istrinya.

__ADS_1


Degg!! Berdesis hati Yenche melihat kemesraan kekasihnya dengan yang lain.


"Marsel"panggil Yenche.


Tuan Marsel melirik sekilas.


"Yenche"balas Tuan Marsel dengan tatapan sendu.


"Dia siapa? "tanya Yenche menunjuk Mexani.


"Aku-"ujar Mexani tapi dipotong oleh Tuan Marsel.


"Dia sepupuku"balas Tuan Marsel tersenyum manis kearah Yanche.


Degg!! Sesak didada Mexani mulai terasa.


'Mungkin dari awal aku nggak perlu berharap banyak kepada siapapun, aku mau kembali kerumah' batin Mexani berlalu meninggalkan Tuan Marsel dan Yanche yang sedang bercanda ria.


Mexani menghampiri Givan dan Leon berada.


"Kak!!? "teriak Mexani sambil memeluk erat tubuh kekar kakaknya.


"Kamu Exa? "tanya Givan menangis tersedu sedu karena terharu adiknya kembali.


"Kamu Exa? Sahabatku!! "teriak Leon yang kangen dan memeluk erat tubuh mungil sahabatnya.


Mexani mengangguk dan menunjukkan kalung khas Mafia keluarganya.


"Ya allah sayang, makasih ya allah"teriak bunda memeluk tubuh Mexani dan tak berhenti hentinya berucap syukur kepada allah yang satu.


Ayahnyapun begitu, ia juga meminta maaf kepada Givan atas keegoisannya selama ini.


Mexani menceritakan pengalaman hidupnya termasuk perlakuan Tuan Marsel tadi yang mampu membuat hatinya sakit.


'Kenapa saat aku sudah mencintainya dia malah bersama orang lain? Mungkin lebih baik aku melepaskannya'mexani kembali membatin meratapi nasibnya.


Mexani dan keluarganya langsung kembali ke inggris untuk merayakan kepulanggan putri Mafia terbesar diseluruh dunia.


***


Tuan mendapatkan sebuah surat di depan pintu rumahnya.


Degg!! Tuan Marsel terkejut setelah membaca isi surat itu.


"Mexani jangan tinggalkan aku, aku tau aku salah tapi sekarang aku udah putus kok sama dia"lirih Tuan Marsel sambil menitikkan air matanya.


Tuan Marsel mencoba untuk menelepon istrinya tapi nihil semua sia sia karena hp Mexani berada didekatnya.


"Kamu kemana sayang? "tanya Tuan Marsel dengan tatapan kosong.


#Bersambung....

__ADS_1


__ADS_2