Gadis Kecil Milik CEO Kejam

Gadis Kecil Milik CEO Kejam
Kelvin Jatuh Cinta


__ADS_3

Kini Kelvin sedang duduk di bangku taman kota, ia bingung dengan nasibnya dalam percintaan yang selalu saja gagal.


"Aku harus bagaimana?" gumamnya pelan.


Kelvin menatap sendu kearah sebuah pedagang minuman, dia seorang wanita yang sangat cantik, dengan palutan jilbab pashmina.


berdesir hatinya melihat senyuman wanita tersebut.


"Mbak!!" panggil Kelvin tersenyum rahmah kepada wanita tersebut.


wanita tersebut menghampiri Kelvin.


"Mau beli apa mas?" tanyanya.


Tanpa pikir panjang Kelvinpun menunjuk sebuah kopi.


Dan tak perlu lama, kopi itupun siap dihidangkan.


"Ini kopinya mas, semoga sesuai selera" ujar wanita yang bernama Kesya , ia seorang dosen di universitas ternama.


Tapi sayang, pekerjaannya ia tutupi untuk mencari seorang kekasih.


Kelvin dan Kesya pun berbincang-bincang lama sambil menukar no telepon dan tak lupa juga status.


Kelvin merasa amat senang mendengar tutur Kesya yang masih jomblo.


"Yasudah aku pamit dulu ya" pamit Kelvin mengendarai mobil sportnya.


***

__ADS_1


"Sayang, ayo kita jalan-jalan!" ajak Tuan Marsel kepada istrinya, Exapun bersiap-siap untuk pergi.


"Kita mau kemana sayang?" tanya Exa sambil menggandeng tangan suaminya.


"Ngimana kalo taman?" usul Tuan Marsel yang membuat Exa senang.


"Ayo!!" teriak Exa dengan semangat.


Mereka memilih berjalan ke taman, setibanya di taman banyak perubahan yang mereka lihat disana.


Exa berhenti disebuah warung untuk membeli minum.


Tak sengaja Exa melihat teman masa kecilnya sedang melayani pembelian minuman.


"Kesya" guman Exa mengerenyitkan keningnya.


Tanpa pikir panjang, Exa pun menghampiri Kesya.


Kesya yang mendengar namanya dipanggilpun menoleh kearah sumber suara, dan ia terkejut melihat Mexani sahabat lamanya.


Kesya hanya tau Mexani seorang gadis yang sebatang kara, ia belum tau sekarang Mexani bernama Exa dan juga sudah berkeluarga utuh.


Exa tersenyum kearah Kesya.


"Hai, apa kabar?" tanya Exa sambil menggenggam tangan Kesya sahabatnya erat.


"Alhamdulillah baik Mexani, oiya kamu sekarang tinggal dimana?" ujar Kesya yang melihat perubahan sahabat yang sudah 100%.


Kini mereka saling menukar informasi selama tidak bertemu, dengan canda tawa yang dulu pernah hilang kini kembali lagi.

__ADS_1


Sementara itu Tuan Marsel yang kesal karena istrinya tidak pulang-pulang dari membeli air minum.


Tuan Marsel mencoba menelepon istrinya, tapi nihil tidak diangkat.


"Kamu kemana sih sayang? Jangan bikin khawatir" risau Tuan Marsel menuju ke warung, dimana tadi istrinya pamit.


Saat itu matanya tertuju kearah dimana ada 2 wanita yang satu sangat ia kenali, yaitu istrinya sendiri yang sedang bercanda tawa.


Tuan Marsel pun dengan langkah besar menghampiri tempat dimana istrinya berada.


"Pantes lama ternyata disini" sindir Tuan Marsel kepada istrinya, Kesya melirik kearah sumber suara.


Kesya kagum dengan ketampanan Tuan Marsel.


"Dia siapa Xa?" tanya Kesya tanpa berkedip memandang Tuan Marsel lekat.


"Dia suami aku" balas Exa berdiri sambil memegang tangan suaminya.


Kesya terkejut mendengar penjelasan sahabatnya.


Setelah lama berbincang-bincang akhirnya Exa dan Tuan Marselpun pulang.


"Kamu tu ya,suka banget bikin aku khawatir" rungut Tuan Marsel kesal.


Sementara Exa hanya bisa cengengesan mendengar kekesalan suaminya.


"Ya maaf sayang, lagian ketemu Sahabat lama ya ngobrol dong" balas Exa memasuki rumahnya.


Kini mereka berdua sudah rapi dengan pakaiannya, karena hari ini Tuan Marsel diundang oleh sahabatnya untuk mengadakan pesta ulang tahun perusahaannya.

__ADS_1


Setibanya ditempat tujuan, Exa terkejut melihat seseorang yang ia kenal.


__ADS_2