
Ethan berpamitan kepada keluarga elen ,tapi sebelum itu dia meminta izin untuk mengajak elen bersama nya ,
"maaf nyonya dan tuan ,putri anda akan ikut bersama saya ,iya kan sayang " ucap Ethan menyimpan makna tertentu
"i,,iya ma " ucap elen sedikit gugup ,jujur saja dia masih rindu dengan keluarga nya ,tapi dia juga tidak bisa menjauh dari pandangan Ethan ,,
saat sang mama dan papa sudah melihat elen dan Ethan pergi ,,
"pa ,apa menurut papa ini tidak aneh" ucap nyonya Daniel saat melihat kepergian putri nya
"mah,kita doakan saja yang terbaik untuk elen"ucap papa daniel memberikan dukungan positif, walaupun sebenarnya dia pun merasa khawatir
elen dan Ethan ,,,,
sesampai nya di hotel elen dan Ethan memutuskan untuk membersihkan diri masing-masing karena merasa sangat lengket ,setelah itu mereka berencana untuk makan dan langsung istirahat,,,
"tuan ,apa aku boleh bertanya " ucap elen yang sedang membereskan bekas makan mereka
"ya ,," ucap Ethan singkat
huuu,,, ngomong nya panjang × lebar,jawab nya seenak jidat" umpatan itu sayang nya hanya bisa elen keluarkan dalam hati,,
"kita akan disini selama berapa hari tuan"tanya elen jujur saja dia masih ingin bersama keluarga nya ,
"1 pekan " ucap Ethan
jawaban Ethan berhasil membuat senyum Elen mengembang ,,
"ada apa dengan mu,kenapa tiba-tiba tersenyum" ucap ethan merasa aneh dengan perubahan ekspresi elen
"tidak ada tuan " jawab elen yang sudah menurunkan senyum nya
"tuan apakah besok kita akan berpergian" tanya elen ,dia bertanya seperti itu , karena siapa tau ada keajaiban yang membuat nya bisa bertemu lagi dengan kedua orang tua nya,
"aku belum mengatakan padamu, kalau besok aku akan ada urusan sebentar" ucap Ethan
"hah ,apa aku akan ikut " tanya elen penasaran
"tidak ,tapi jika kau ingin ikut , baiklah" ucap Ethan
"emm,,,,tidak tuan ,jika tuan akan pergi apa boleh aku bertemu keluarga ku" tanya elen ragu tapi dia selalu berharap agar ada yang bisa menolong
"baiklah, setelah urusan ku selesai aku akan menjemputmu,dan nanti akan ada beberapa pengawal yang ikut bersama mu" ucap Ethan
"oke , baiklah tuan, terima kasih " ucap elen merasa bahagia
karena sudah malam ,mereka berdua berniat untuk mengistirahatkan tubuh nya ,
elen yang sudah menyiapkan tempat tidur di bawah tiba-tiba
"apa yang kau lakukan " ucap Ethan yang baru saja masuk karena tadi ada beberapa urusan yang harus di selesaikan
__ADS_1
"kenapa tuan,apa aku melakukan kesalahan " tanya elen yang tidak tau apa maksud Ethan ,
"apa yang kau taruh di bawa itu,," tanya Ethan menunjuk karpet bantal dan selimut di bawah sana
"oh itu,aku akan tidur disitu tuan " ucap elen sambil merapikan ranjang Ethan
tanpa mengatakan apapun lagi Ethan mengambil selimut bantal yang ada di bawah situ dan menaruh nya di ranjang yang sama dengan nya ,,
"tuan apa yang kau lakukan" ucap elen saat melihat selimut dan bantal itu di taruh di ranjang,
tanpa berpikir panjang Ethan langsung saja menarik tangan elen dan aksi yang dia lakukan seperti yang dia harapkan,elen tertidur di samping nya ,dan Ethan tidak menyia - nyiakan kesempatan itu dia langsung saja memeluk elen dengan erat ,
"tuan aku ingin tidur " ucap elen merasa tidak nyaman dengan posisi ini,
"tidur lah,apa aku melarang mu " ucap Ethan yang sudah mulai menciumi bagian leher belakang elen
elen merasa tak nyaman dengan perlakuan Ethan ,
"tuan bisakah kita tidur ,aku sangat mengantuk " ucap elen bernegosiasi dengan Ethan
"baiklah" ucap Ethan berhenti menciumi elen tapi dia tetap memeluk elen ,
elen hanya pasrah dari pada seperti tadi , seperti sekarang lebih baik ,
malam pun berganti menjadi pagi yang cerah ,hari ini sesuai dengan yang dia katakan semalam jika dia akan pergi ke suatu tempat karena ada beberapa urusan dan elen akan menemui kedua orang tua ,
pagi itu mereka semua melakukan aktivitas masing-masing tanpa ada keributan sedikit pun ,,
elen yang sedang mengobrol tiba-tiba harus terhenti karena mendapat sebuah panggilan,,,
"bersiap lah aku akan menjemputmu " ucap Ethan di sebrang sana ,
sebelum elen menjawab, panggilan itu sudah terputus lebih dulu,
"ma elen pamit ,Karena tiba-tiba Ethan menelpon " 7cap elen sambil berjalan keluar
belum sempat elen memesan taksi , tiba-tiba sebuah mobil yang tak asing baginya terparkir tempat di hadapan nya ,
kedatangan mobil itu ,membuat semua orang bertanya tanya ,apa hubungan keluarga Daniel dengan pemilik mobil itu,,,
bagaimana tidak heboh , karena tidak semua orang memiliki mobil yang sedang terparkir itu,yang bisa memiliki mobil itu hanya orang - orang tertentu saja atau dari kalangan konglomerat,
pria yang ada di mobil itu tiba-tiba keluar,elen benar - benar tidak habis pikir bagaimana dengan jalan pikiran pria yang sedang mendekat ke arah nya ,,
"ayok baby,,," ucap Ethan mengajak elen ikut bersama nya ,
elen diam seribu bahasa dan langsung saja masuk ke dalam mobil ,,
saat Ethan dan elen sudah masuk mobil itu mulai melaju kencang,,,
Ethan yang sedang sibuk dengan laptop nya tiba-tiba tersadar akan satu hal,yaitu wanita nya terdiam saja sejak masuk ke dalam mobil,,,
__ADS_1
"kenapa kau diam terus ,apa kau menjadi bisu dadakan " ucap Ethan dengan ucapan nya yang tidak pernah lembut
elen tetap diam dan tidak menjawab pertanyaan elen ,
"ku rasa ,sikap baik ku ,membuat mu jadi besar kepala ya" ucap Ethan mulai menarik kasar wajah elen agak menghadap ke pada nya ,,,
"auhhhh,,,sakittttt" ucap elen saat mendapat perlakuan itu
"kau bilang sakit,saat terluka kau bisa bicara tapi saat kau baik-baik saja ,kau bisu" ucap Ethan menampilkan wajah mulai emosi nya ,
"apa kau suka kekasaran,hmm" ucap Ethan dengan seringai nya ,,
"t,,,,tidak tuan ,maaf " ucap elen memang merasa sakit saat tangan Ethan masih memegang wajah nya dengan kuat,,
"jika kau tidak suka kekerasan kenapa kau terus terdiam seperti itu" tanya Ethan
"tidak ada tuan" jawab elen
"jika tidak ada kenapa kau diam ,hah,,," tanya Ethan dengan kesal
"aku hanya tidak suka jika ada yang menggosipkan hal buruk tentang keluarga ku " ucap elen memang tidak bisa berbohong
"memang apa yang kau dengar ,apa ada yang mengancam keluarga mu" tanya Ethan dengan rasa penasaran
"kedatangan tuan seperti tadi ,akan menjadi topik pertama, seorang terhormat seperti tuan menjemput gadis seperti ku ," ucap elen dengan mata tertunduk
"bukan kah kita akan menikah ,jadi untuk apa mendengar kan ucapan mereka " ucap Ethan santai
Ethan tidak akan pernah tau apa yang akan di hadapi keluarga elen dan elen jika ,kabar pernikahan mereka tersebar nanti ,
akan banyak ejekan dan sindiran yang akan keluarga elen dan elen dengar ,
percuma menjelaskan sesuatu yang tidak akan di mengerti oleh pria di depan nya ,
mereka berhenti di sebuah restoran terkenal di negara itu ,tepat saat mobil Ethan terparkir dengan di ikuti 6 mobil di belakang yaitu para pengawal ,berhasil membuat restoran itu heboh ,pemilik restoran itu sampai keluar betapa kaget nya dia saat tau yang keluar dari mobil adalah putra tunggal keluarga Robert di negara XXX,,
pemilik restoran itu mendekat dan memberikan hormat pada Ethan ,
"silahkan tuan,kami sudah menyiapkan tempat khusus," ucap sang pemilik restoran
dia sangat mengenal Ethan ,bukan hanya karena kekuasaan yang dimiliki keluarga nya tapi memang keluarga Ethan sering datang ke restoran ini jika sedang ke negara ini,,,,
sebelum Ethan melangkah maju dia menyadari satu hal,,
"hai , apa yang kau lakukan disitu ,cepat lah keluar " ucap Ethan dengan nada pelan
elen merasa sangat gugup ,dia bingung dengan keadaan saat ini,
Ethan mengulurkan tangan bagaikan pangeran yang sedang mengulurkan tangannya pada Cinderella',
dengan terpaksa elen menerima uluran itu dan dia pun keluar dari dalam mobil,
__ADS_1
semua orang menjadi iri pada elen ,banyak yang memuji nya karena berhasil membuat putra dari tuan Robert mencintai,banyak yang berteriak karena merasa sangat iri dengan perlakuan yang Ethan berikan ,tapi disaat yang bersamaan banyak juga dari mereka menghina elen dan memojokkan nya ,wajar jika ada yang menggosipkan hal buruk pada elen ,siapa lah elen sampai bisa bersanding dengan Ethan ,,,,,