gadis pemilik hati sang mafia kejam dan dingin

gadis pemilik hati sang mafia kejam dan dingin
penembakan


__ADS_3

sang Surya sudah bersinar sangat terang ,


jam menunjukkan pukul 12: 00 ,Ethan terbangun dan saat dia masih terpejam tangan nya bergerak ke kanan dan kiri entah siapa yang dai cari,,,


"ELEN,,,," teriak Ethan langsung membuka mata nya sat dia tau elen tidak ada di samping , berkali-kali di memanggil elen tapi tak ada jawaban akhirnya dia memutuskan untuk turun ke bawah karena elen pasti menemui mama nya ,


"elen ,,," panggil Ethan berkali-kali Ethan memanggil dan pada akhirnya


"ada apa ethan,,," tanya sang papa keluar dari kamar ,,


"dimana istri ku pa" tanya Ethan terus melihat ke kanan dan kiri mencari keberadaan wanita nya


"elen pergi bersama mama " ucap papa Ethan


tring * anggap saja itu bunyi pesan yang ada di ponsel papa Ethan ,,,,


"papa,kami akan pulang malam" isi pesan dari mama Ethan


papa Ethan yang melihat pesan yang di kirimkan istri nya hanya bisa geleng-geleng,dia benar-benar tak habis pikir apa yang akan di lakukan istri dan calon menantu nya pergi selama itu,,


"Ethan, istri mu akan pulang malam bersama mama mu" ucap tuan Robert pada Ethan


"kenapa begitu pa " tanya Ethan


"papa tidak tau ,kau tanyakan saja langsung pada mama mu " jawab tuan Robert langsung pergi


setelah tuan Robert pergi Ethan naik lagi ke atas ,, sesampainya di kamar dia menelpon elen ,,


1,2,3 kali dia menelpon tak ada jawaban dari elen akhirnya dia memutuskan untuk menelpon mama nya ,


tring,,,tring,,,dering ponsel berbunyi


"halo ,ada apa nak" tanya sang mama


"ma , dimana istri ku" Ethan malam balik bertanya


"kami sedang menghadiri acara nak " jawab nyonya Robert mama nya Ethan


"acara apa ma" tanya Ethan


"acara bersama teman-teman mama nak" jawab mama Ethan


"kirim kan tempat nya ma" ucap Ethan


"baiklah,,, baiklah" jawab nyonya Robert


,,,,,

__ADS_1


"ada apa ma " tanya elen merasa bingung dengan perubahan pada wajah mama mertua yang tiba-tiba lesu


"kau tau nak,anak ku tidak pernah se bawel itu pada mama nya ,tapi giliran wanita nya mama bawa dia menjadi sangat bawel " ucap nyonya Robert merasa iri dengan sikap yang anak nya berikan pada elen ,tapi dia juga merasa bersyukur akhir nya anak nya bisa bersikap layak nya manusia bukan monster yang tidak memiliki hati ,


"mungkin itu hanya perasaan mama saja " jawab elen merasa tidak enak hati


"tapi nak mama juga bersyukur akhirnya dia masih mempunyai hati " jawab nyonya Robert


saat mereka berdua sedang berbincang-bincang tiba-tiba ada seorang pria yang wajah nya tak asing bagi mereka,sedang berdiri tidak jauh dari tempat mereka duduk ,,


pria itu mendekat dan ,,,, nunggu in ya🤣🤣🤣🤣


ya pria itu adalah Ethan ,dia mendekat ke arah mama nya dan langsung memegang tangan elen,,


"ayok elen kita pulang " ajak Ethan


"tapi aku tadi datang bersama mama dan pulang pun harus bersama mama tuan Ethan" ucap elen


"tidak,," satu kalimat sudah cukup untuk mengakhiri perdebatan singkat ini


"pergi lah nak ,ikuti apapun yang Ethan katakan,dia akan marah " ucap mama Ethan menyakinkan elen jika dia tidak apa jika harus di tinggal elen jujur saja dia merasa sepi jika elen pergi tapi putra nya pasti akan merah jika keinginan nya tidak di turuti ,


"baiklah ma,elen pergi dulu ya" ucap elen berpamitan pergi bersama Ethan


elen dan Ethan pergi bersama ,untuk kali ini karena terburu-buru Ethan pergi tanpa di kawal siapa pun ,,


saat mereka melewati jalanan yang sepi ,,,


"ahk,,,,"elen berteriak karena saking terkejutnya


Ethan memang belum menyatakan perasaannya pada elen tapi jujur saja dia sedang menurunkan egonya agar bisa mengatakan isi hati nya pada elen ,


saat dia tau banyak mobil yang mengikuti mereka Ethan menambah kecepatan mobil itu,,,


"tuan bagaimana ini" ucap elen yang merasa takut saat ini bahkan keringat sudah membasahi tubuh bukan karena takut saja tapi karena dia juga mempunyai riwayat penyakit jantung maka dari itu suara keras seperti senjata tajam atau sebuah suara yang di hasilkan dari tembakan akan sangat berpengaruh untuk jantung nya yang lemah


"kau tak perlu takut ,ambil handphone ku dan cepat hubungi Sam " ucap Ethan


elen langsung mengambil handphone Ethan dan menelpon Sam ,,


saat sudah selesai menelpon Sam elen menaruh kembali ponsel itu,


"duarr,,,duarrr,,,,,,,,"suara peluru ada di mana mana untuk aja peluru itu tidak mengenai ban Ethan jika tidak sudah di pastikan mobil itu tidak akan bergerak lagi ,


Ethan mengeluarkan pistol nya dan mulai menembak ke arah mobil lawan ,,tapi tetap saja Ethan akan kalah karena mereka tidak sendiri,


sebenarnya bisa saja Ethan turun menghadapi mereka sendiri,tapi dia sadar saat ini bukan lah waktu yang tepat untuk bermain-main dengan mainan kesukaan nya karena saat ini elen ada bersamanya,

__ADS_1


entah Ethan pun merasa bingung sebenarnya ada apa dengan dirinya ,kenapa dia sekarang merasa takut dengan sesuatu ,salah satu nya takut kehilangan elen,


penembakan terus terjadi antara Ethan dan mobil yang mengikuti ,mobil Ethan berhenti secara mendadak karena ada mobil di depan ikut menghadang nya,


"elen tetap lah di dalam dan jangan keluar,kau paham" ucap Ethan sebelum keluar mobil


"tapi ,kenapa kau harus keluar kau akan terluka tuan" ucap elen dengan mata yang mulai berair,elen hanya lah seorang wanita biasa yang akan menangis saat ada orang yang mempertaruhkan nyawanya demi diri nya,,


Ethan tak menjawab pertanyaan elen dia langsung keluar dan mulai berdiri di antar mereka ,


"menyerah lah tuan,dan ikuti kami" ucap salah satu orang yang menghadang mobil elen


"HAHAHAHA"Ethan malah tertawa nyaring dan tidak merasa tersentuh sedikit pun dengan perkataan mereka


orang- orang yang melihat Ethan tertawa saat dalan situasi seperti itu,yang melihat nya merasa heran sebenarnya Ethan manusia atau bukan kenapa tidak punya rasa takut,


"HAHAHA,DIMANA TUAN KALIAN " tanya Ethan dengan nada sangat tinggi sampai Suara nya terasa menggema di seluruh dunia ,


"baiklah jika itu yang kalian inginkan,turun kan senjata kalian dan bertarung lah dengan ku " ucap ETHAN menantang mereka


jika di bandingkan dengan mereka secara logika Ethan sudah pasti akan kalah 1 lawan 10 mustahil untuk menang ,tapi kalian tau kan pemimpin mafia tidak akan menjadi seorang pemimpin jika tidak punya nyali yang tinggi dan Badan seperti besi,


pertarungan antar mereka di mulai ,Ethan sudah membabi buta mereka semua hanya tersisa dua di hadapan nya sebenarnya masih tersisa 3 tapi yang 1 entah kemana ,saat Ethan sudah selesai membereskan 2 orang yang tersisa tadi ,,,


"dor,,," suara tembakan peluru itu terdengar lagi dan Ethan lah yang saat itu tertembak dari arah belakang,


elen yang melihat itu langsung keluar dan menghampiri Ethan tapi tembakan tadi yang awal nya menembak Ethan sekarang tertuju pada elen ,


walaupun sudah terluka Ethan masih memiliki kekuatan dia mengambil satu pistol yang dia simpan di pinggang nya ,


"hahahaha,tuan Ethan yang terhormat,kau memang menang karena telah menghabisi teman-teman ku ,tapi ku katakan satu hal ,jika kau membunuh ku kan aku pastikan wanita itu mati,," ucap orang itu


Ethan mengarah kan senjata nya ke orang itu dan orang itu mengarahkan senjatanya ke elen ,elen membeku tak bisa bergerak sedikit pun ,


"dor,,,,," peluru itu keluar dan menuju ke arah elen tapi sebelum itu Ethan langsung menarik elen ke pelukan nya dan mereka jatuh bersama ke bawah,


"dorr,,,,,,," suara tembakan itu terdengar lagi tapi entah berasal dari mana


saat Ethan melihat ke arah penjahat tadi ,dia sudah tidak berdaya


"tuan maaf kan saya ,saya terlambat tuan " ucap Sam menghampiri Ethan dan membantu Ethan


"sudah lah Sam,tidak perlu begitu kau ku maafkan " ucap Ethan tiba-tiba tertidur


"tuan,,,,," elen menangis saat Ethan sudah tak sadarkan diri


akhirnya Sam langsung membawa Ethan ke rumah sakit dan langsung menuju ruang rawat darurat,,,,,

__ADS_1


-


-


__ADS_2