
elen dan Ethan pun pergi untuk beristirahat,,,
elen dan Ethan naik ke atas ranjang itu untuk merebahkan tubuhnya yang terasa lelah ,
"elen kemarilah " ucap Ethan menepuk ranjang di dekatnya ,elen hanya menurut dan menggeser tubuhnya agar mendekat ke dekat Ethan
saat elen sudah berada dekat dengan nya ,dia langsung Memeluk elen , seperti bayi laki-laki yang mencari tempat ternyaman di sisi ibu nya
"tuan ,aku tidak bisa bernafas "ucap elen karena memang pelukan yang Ethan berikan sangat lah erat
Ethan yang mendengar elen meminta nya agar melonggarkan pelukan nya akhirnya dia pun mulai melonggarkan pelukan nya ,,,
"Ethan terus mengusel- ngusel kan kepala di bagian dada elen
entah sudah berapa lama Ethan dan elen berpelukan,,
elen yang merasa Ethan sudah tertidur dia pun berniat untuk menggeser tubuhnya karena dia merasa sudah sangat pegal jika terus dengan posisi seperti ini,,
mereka akhirnya tertidur dengan semestinya,,,
elen sudah berhasil melepaskan dirinya dari bayi besar nya ,
jam menunjukkan pukul 2:00 malam ,,,
"TIDAK,,,,,,,,,,,,," teriak Ethan dengan mata yang masih terpejam ,,,
elen yang mendengar teriakkan itu langsung terbangun dan betapa terkejutnya dia saat melihat Ethan tidur dengan tubuh yang basah karena keringat ,,,,,
"tuan ,,,,," elen mencoba membangunkan Ethan karena dia merasa khawatir dengan keadaan Ethan yang basah oleh keringat
__ADS_1
tapi tetap saja Ethan tidak terbangun ,elen pun semakin kencang menggoyangkan pundak Ethan agar Ethan terbangun ,,
"elen ,,," ucap Ethan saat sudah terbangun ,saat dia tau orang pertama yang dia lihat saat terbangun dari mimpi buruk nya adalah elen langsung saja Ethan memeluk elen dengan kuat ,,
elen yang mendapatkan pelukan itu hanya diam karena dia tau sekarang apa yang sedang Ethan rasa kan ,jadi dia juga berinisiatif ingin memberikan Ethan kenyamanan,,
jika wanita sedang terluka sepandai-pandainya dia menyembunyikan luka itu pasti akan banyak orang yang cepat menyadari nya ,
berbeda dengan pria air mata pria bahkan tidak akan terlihat walaupun diri nya ada di situasi yang benar-benar tersulit pun ,
"Ethan tenang ,aku akan selalu ada untuk mu" ucap elen memberikan dukungan moral kepada Ethan walaupun dia tau Ethan sedang dalam keadaan tidur
Ethan hanya diam dan terus memeluk elen , seperti bayi koala yang takut di tinggalkan induk nya
karena merasa kasihan pada Ethan ,elen tidak melepaskan pelukan Ethan,
sang Surya sudah memancarkan sinarnya jam menunjukkan pukul 9 pagi,tapi dua insan yang sempat terganggu tidur nya itu masih tertidur nyenyak sampai sekarang,sang mama entah sudah berapa kali mengetuk pintu kamar mereka ,,,
"isss,, sebenarnya apa yang anak nakal itu lakukan pada menantu ku" ucap mama Ethan terus menggerutu saat berjalan
saat papa Ethan sedang bersantai di balkon ,,,dia geleng-geleng kepala melihat tingkah istri nya yang tak sabaran,,,
"ma ,,, kemari lah" ucap papa Ethan saat melihat mama Ethan terus mundar mandir tidak jelas
mama Ethan yang mendengar suami nya memanggil langsung saja menghampiri nya ,,,
"ada apa pa" tanya mama Ethan
sudah lah ma,,, biarkan mereka istirahat" ucap papa Ethan
__ADS_1
"tapi pa,,mama sudah janji pada teman-teman mama ,kalau mama akan membawa elen " ucap mama Ethan dengan wajah yang mulai lesu
papa Ethan yang tadi nya berniat untuk melarang istri nya akhirnya mengundurkan niatnya karena tak tega melihat wajah istri nya yang mulai lesu itu,,,
bagi tuan Robert senyum istri nya adalah kebahagiaan nya ,,,
akhirnya tuan Robert menghibur istri nya sambil menunggu anak dan menantunya bangun,,,
elen mulai menggeliat,,,
"ehmmm,,,,," elen meregangkan otot-otot nya dan dia pun mengambil handphone yang ada meja ,
saat dia melihat ada begitu banyak panggilan dari ibu mertua nya dan betapa terkejutnya dia saat melihat jam menunjukkan pukul 9: 30 ,,,,
elen langsung berlari ke kamar mandi dan langsung bersiap-siap dengan secepat kilat akhirnya elen sekarang sudah siap dengan setelan nya ,,,
"ma,,,"panggil elen
mama Ethan yang mendengar itu langsung ke ruang tengah dimana elen berada ,,
"nak kau sudah bangun"tanya sang mama saat suda berada dekat dengan elen
"maaf ya ma,elen kesiangan " ucap elen merasa bersalah seharusnya dia dan mama nya sudah pergi sejak tadi
"tak apa nak,mama mengerti,pasti ini ulah anak nakal itu" ucap mama Ethan masih kesal tapi dia tidak bisa memarahi menantu atas hal yang di lakukan anak nya
akhirnya mama Ethan elen pergi bersama mereka berdua berpamitan pada tuan Robert dan langsung pergi tanpa membangunkan Ethan terlebih dahulu ,,,
-
__ADS_1
-