gadis pemilik hati sang mafia kejam dan dingin

gadis pemilik hati sang mafia kejam dan dingin
kabar mengejutkan


__ADS_3

"Ethan ,,,," teriak elen dari dalam


Ethan yang sedang menunggu penjelasan dari dokter terhenti karena mendengar teriakkan elen,


"ada apa hm,,," tanya Ethan saat sudah ada di samping elen


"aku takut,,,," jawab elen memegang tangan elen


"sudah tak apa ,,kau baik-baik saja hm,,," ucap Ethan menenangkan elen


dokter dan perawat yang ada di sana pergi dari ruangan itu ,,


elen yang melihat dokter itu pergi langsung merasa lega ,dia berpikir apakah dia terlambat bangun atau tidak ,,


setelah elen merasa tenang Ethan pun duduk di kursi yang ada di sana dan merebahkan tubuhnya, setelah beberapa menit karena merasa lelah Ethan tertidur disana ,


elen membuka matanya dan saat dia melihat Ethan sudah tertidur dia pun bergegas pergi dari sana ,


tadi elen hanya berpura-pura tidur,karena dia harus menyelesaikan satu masalah


elen yang berhasil keluar dari ruangan itu langsung pergi keruangan dokter,,


elen masuk keruangan dokter itu dengan mengendap-endap,


"nyonya,,," teriak dokter wanita itu saat melihat elen yang tiba-tiba datang ,,


""SHUTT,,,,," elen mengisyaratkan dokter itu untuk diam


"nyonya ini akan bahaya bagi anda ,kenapa anda keluar " tanya dokter itu dengan panik


"jangan pikirkan saya,tapi bisakah anda membantu saya" mohon elen dengan menyatukan kedua tangan nya ,


"nyonya ada apa ,saya mohon jangan begini ,ini tidak pantas nyonya" dokter itu merasa sangat bersalah saat melihat pemilik rumah sakit ini memohon padanya


"kita sama-sama wanita ,jadi saya harap dokter bisa membantu saya ,saya mohon sembunyikan kehamilan ini dari semua orang" elen memohon dengan air mata yang menyedihkan


jujur saja elen pun merasa terkejut saat dia tahu jika dia sedang hamil,saat dokter sedang memeriksa dokter itu sempat berkata pada perawat jika dia hamil ,untung saja saat itu dia sudah tersadar,tapi di saat dokter itu menyuntikan sesuatu tiba-tiba kesadaran nya menghilang dan dia tertidur,,,


siapapun yang melihat itu akan merasa tersentuh dengan permintaan elen ,


"tapi nyonya ,maaf saya tidak berani " tolak dokter itu ,dia sadar jika dia berani ikut campur dalam keluarga Robert adalah menyerahkan diri nya sendiri ke kandang singa,


"saya mohon dok,saya mohon ,saya yang akan bertanggung jawab atas hal ini" elen bersujud di kaki dokter


sontak saja dokter itu langsung menghindar bagaimana bisa seseorang sepenting elena bersujud di kaki nya ,

__ADS_1


'baik nyonya ,tapi nyonya ini akan bahaya untuk kesehatan nyonya " jelas dokter itu dia mau tidak mau harus membantu elen karena sebagai sesama wanita dia tau perasaan elen sekarang saat ini


"terima kasih dok" elen langsung memeluk dokter itu saking bahagia nya


"saya harus pergi ,saya akan menemui mu di lain waktu" elena langsung keluar dari ruangan itu ,dia tidak bisa berlama-lama disana karena Ethan dan anak buah nya bisa saja datang secara tiba-tiba tanpa dia sadari dan sebelum Ethan bangun dia harus cepat kembali jika tidak Ethan akan curiga ,


sesampainya di dalam elen langsung memasang kembali selang infus itu di tangan nya tapi,,,


"elen ,,,," panggil Ethan saat melihat elen berdiri


elen langsung menengok ke arah suara itu dia terkejut saat Ethan tiba-tiba memanggil *nya


"e,,Ethan* "elen gugup saat Ethan memanggil nya


"kau dari mana Hm,,,,,"tanya Ethan menatap elen


elen bingung apa Ethan hanya berpura-pura tidur saat dia pergi tadi ,dan kenapa Ethan bertanya begitu dan tatapan yang Ethan berikan apa dia tahu apa yang elen lakukan ,


"sudah lah lupakan saja ,apa kau dari kamar mandi kenapa tidak membangunkan ku hm,,,"**oceh Ethan


elen merasa lega ternyata Ethan tidak tahu apa yang dia lakukan**,,


"maaf aku tidak tega membangunkan ku"elen berbohong


"jangan lakukan itu lagi ,kau harus membangunkan ku ,hm " ucap Ethan


Ethan membantu elen berbaring lagi ,,


"aku ingin tidur" elen yang merasa sakit di dada nya membuat alasan jika dia mengantuk


"baiklah,tidur lagi dan saat kau ingin kemanapun beritahu aku hm,,,"**Ethan mengelus pucuk kepala elen


elen merasa bahagia saat ini ,Ethan sudah banyak berubah ,tapi entah kenapa dia takut untuk memberitahu tentang kehamilan nya karena dia masih ingat jelas apa yang dikatakan dokter waktu dia terbaring di rumah ,


ya saat itu elen sudah sadar tapi saat dia mendengar dokter itu mengucapkan hal yang serius dengan Ethan dia berpura-pura tidur lagi** ,,,


jika dia tidak boleh sampai hamil ,sebelum elen melakukan operasi donor jantung ,,,,


karena Ethan yang tidak pernah memakai pengaman atau pun mengeluarkan di luar ,tidak mungkin jika elen tidak hamil ,dokter itu terlambat memberitahu nya tapi sebelum dokter itu mengatakan nya elen memang sudah tau ,jika dia tidak bisa hamil dulu jika dia memaksa entah apa yang akan terjadi nanti ,


dulu elen sempat mengkonsumsi obat penunda kehamilan tapi semenjak Ethan berubah dan rasa benci di hatinya untuk Ethan berubah jadi cinta dia rela mati jika itu bisa membuat nya bersama Ethan ,Ethan memang berhati iblis tapi satu hal yang tidak bisa di pungkiri bahwa Ethan tetap lah manusia ,,


perhatian ,kasih sayang dan kehangatan yang Ethan berikan membuat nya tidak bisa hidup tanpa Ethan walaupun Ethan belum mengatakan perasaannya tapi dari perilaku yang Ethan berikan sudah bisa menggambarkan segalanya ,


elen menatap Ethan rasa sakit di dadanya tiba-tiba hilang ,hanya ada rasa bahagia saat ini ,dia takut sangat takut jika hal seperti ini tidak akan ada lagi,

__ADS_1


"hey ,kenapa melihat ku begitu hm,,,apa kau sengaja menggoda ku " **goda Ethan dengan menyunggingkan senyum nya


elen langsung memejamkan matanya karena merasa malu** ,,


"sudah lah ,kau harus istirahat,aku tidak suka melihat mu seperti ini" **kalimat itu tidak terdengar romantis tapi sangat menyentuh hati elen


elen memejamkan matanya dan tertidur ,saat elen sudah tidur Ethan pergi dari ruangan itu dan menuju ruangan lain ,


Ethan pergi keruangan keluarga nya ,yang dimana itu selalu menjadi ruangan rapat**,


"bawa dokter yang merawat istri ku tadi" Ethan memerintahkan anak buah nya yang menjaga di sana


"tuan" dokter itu menundukkan kepala


'katakan apa penyakit istri ku ,semakin parah dan kenapa dia pingsan tadi bukan kah kalian sudah memberikan obat dan vitamin untuk nya " tanya Ethan dengan tegas


'aduh bagaimana ini ,jika aku memberitahu nya ,tapi nyonya elen tadi sudah memohon padaku ," gumam dokter itu di dalam hati karena merasa frustasi


'ehm,,"Ethan berdehem seolah-olah menandakan jika dia sedang menunggu saat ini


*nyonya baik-baik saja tuan ,, tapi,,,,," dokter itu memotong kalimat nya


"tapi apa*,,,," tanya Ethan penasaran


"tidak ada tuan,nyonya baik-baik saja ,hanya saja nyonya harus lebih banyak istirahat karena kondisi nya yang bisa berubah sewaktu-waktu"dokter itu mengatakan nya dengan jelas dia takut jika Ethan akan curiga dan terus bertanya


"baiklah,kau boleh pergi"**ucap Ethan memerintahkan dokter itu untuk pergi


dokter itu langsung pergi dari ruangan yang membuat nafas nya terhenti ,dia merasa terlalu lama di ruangan itu dia mungkin akan kehabisan oksigen sungguh menekan


Ethan yang tidak curiga sama sekali dan dia juga berpikir tidak akan ada yang berani berbohong dengan nya karena jika dia berani mungkin saja nama nya akan tecatat dalam makam dalam hitungan detik ,


Ethan pergi keruangan Dimana elen berada** ,


"Ethan"panggil elen saat melihat Ethan


"kau sudah bangun hm,apa lapar" banyak pertanyaan yang Ethan lontarkan


"iya ,,,,dan aku ingin makan bubur " elen memberitahu kan keinginan nya untuk pertama kali pada Ethan tanpa segan


Ethan yang mendengar itu , hanya bisa tersenyum baru kali ini elen meminta sesuatu dari nya ,


Ethan langsung menyuruh Sam pergi membeli bubur,,


entah kenapa elen ingin selalu di dekat Ethan dan melihat Ethan di setiap waktu apa karena dia hamil ,,

__ADS_1


di tempat lain seseorang sedang mengamuk ,dia merusak semua barang yang ada di hadapan nya ,,


AKU AKAN MENGHANCURKAN MU, TUNGGU SAJA NANTI,,,,,,"


__ADS_2