gadis pemilik hati sang mafia kejam dan dingin

gadis pemilik hati sang mafia kejam dan dingin
pulang


__ADS_3

hari ini elen dan Ethan akan pulang ke rumah dimana orang tua Ethan berada ,,,


"nak jaga dirimu ya ,jangan lupa kabari mama dan mama pasti datang nanti " ucap mama elen melepas kepergian putri tersayang nya


karena elen bukan hanya calon istri Ethan di sana ,tapi dia juga punya tanggung jawab sebagai sekertaris Ethan ,karena hal itu lah Sang mama tidak bisa meminta putri untuk menetap di sini ,


elen dan Ethan berpamitan pada orang tua elen ,setelah berpamitan mereka langsung pergi menuju bandara,,,


perjalanan yang begitu panjang membuat dua insan itu memilih tidur , karena semalam mereka tidak benar-benar tidur ,


akhirnya dengan perjalanan beberapa hari mereka sampai juga di negara dimana orang tua Ethan berada ,


mobil Ethan terparkir mulus tepat di halaman mansion pribadi keluarga Ethan


mama Ethan dan papa nya yang sudah tau akan ke datangan sudah menunggu mereka di depan pintu ,,


elen dan Ethan keluar dari mobil ,,,


"menantu ku sayang " teriak mama Ethan langsung menghampiri Elen


Ethan hanya melirik dan bergumam dalam hati , sebenarnya Disini yang anak kandung siapa sih dia atau aku ,Ethan merasa tersisih karena kehadiran elen,tapi dia juga senang karena kedua wanita nya sama- sama bahagia,


mama elen mengecup pipi elen , seperti sudah terpisah bertahun-tahun lamanya,,,,


"nak ,apa saja yang terjadi di sana " bisik mama Ethan pada elen saat mereka berjalan berdampingan


"aku bahagia ma " itu lah yang elen ucapkan


kalimat yang keluar dari mulut elen sungguh membuat senyum mama Ethan mengembang


Ethan dan papa nya hanya geleng-geleng saja melihat tingkah laku wanita nya ,,,


papa Ethan merasa bahagia dengan kehadiran elen, karena dia tau wanita nya sangat mendambakan anak perempuan dan sekarang dia memiliki elen ,,


Ethan yang belum tau kemana hati nya berlabuh seakan-akan masih bingung dengan alur nya ,kadang dia merasa sangat nyaman tapi jika rasa trauma itu kembali rasa takutnya tidak pernah bisa dia kendalikan dan saat itu terjadi dia selalu menyakiti wanita nya ,,,,


elen dan Ethan pergi membersihkan diri, karena saat tadi sudah sampai ke negara ini dia harus menyelesaikan beberapa urusan dulu di perjalan pulang tadi dan membuat dia dan elen sampai ke rumah saat matahari sudah terbenam ,


selesai elen membersihkan diri dia langsung turun ke bawah dan menghampiri mama mertua nya ,karena sebelum naik ke atas tadi dia dan mama Ethan sudah berjanji akan membuat makanan bersama ,

__ADS_1


nak,kemari lah" ucap mama Ethan saat melihat kehadiran elen


mama sedang membuat apa " tanya elen saat berada di dekat mama Ethan


"ini puding buah nak" jawab mama Ethan


kenapa seperti tidak ada warna susu nya ma" tanya elen saat melihat puding itu berwarna putih air


"Ethan tidak suka jika puding nya terlalu manis " ucap mama Ethan


elen hanya mengangguk,


"tapi ma,apa sedikit saja dia tidak mau " tanya elen penasaran(


'tidak nak ,kata nya walau sedikit tetap terasa manis " jawab mama Ethan sambil memasukan puding itu ke kulkas


"pantas saja dia galak ,ternyata dia tidak suka yang manis-manis" gumam elen pelan tapi masih terdengar samar-samar oleh siapa pun yang ada di dekat nya ,,


kenapa nak" tanya mama Ethan


eh iya ma, tidak ada " ucap elen merasa tertangkap basah jika dia sedang mengumpat Ethan


akhirnya puding sudah selesai ,hari ini elen akan memasak sesuatu untuk keluarga Ethan


dia ingin sekali memasak untuk keluarga Ethan tapi dia masih agak bingung ,


elen pun memasak saat makanan sudah selesai dia di bantu para pelayan untuk menyajikan nya,,


ethan dan papa nya datang dan menghampiri WANITA nya ,


saat Ethan dan pap nya sudah duduk di meja makan semua pelayan menyiapkan makanan untuk mereka ,


pa hari ini menantu kita yang memasak"ucap mama Ethan dengan senyum mengembang


benarkah ma" tanya papa Ethan


iya pa, akhirnya mama punya anak perempuan " ucap mama Ethan , walaupun Ethan dan elen belum menikah nyonya Robert sudah menganggap elen seperti Puti nya sendiri


Ethan hanya diam mendengar ucapan mama nya ,tapi hati nya merasa bahagia,

__ADS_1


selesai sarapan semua pergi ke ruang tamu ,dan berbincang-bincang di sana ,


"bagaimana perjalanan kalian kemarin nak ,apa berjalan dengan baik " tanya mama Ethan pada elen dan Ethan


Ethan tak menjawab hanya diam dan sambil memegang laptop nya , apapun pembicaraan yang ada di keluarga nya Ethan tak pernah memberikan respon atau saran apapun yang dia lakukan hanya menyibukkan diri saja ,,


saat elen sadar Ethan hanya diam dia lah yang menjawab pertanyaan itu ,,


lancar ma" jawab elen dengan senyum nya


dalam hati nyonya Ethan ,dia selalu berharap kalau elen lah yang dikirimkan Tuhan untuk membuat senyum di wajah putra nya kembali lagi ,,


bagaimana dengan keluarga mu nak,apa mereka setuju ,dan kenapa mereka tidak ikut kemari " tanya nyonya Robert


mama dan papa setuju',dan mereka akan ke sini nanti ma ,saat papa libur " jawab elen dengan jelas


dimana papa mu bekerja sayang" tanya nyonya Robert


"di rumah sakit XXX " jawab elen


'pa bukan kah itu tempat papa melakukan investasi" tanya nyonya Robert pada Sang suami


"iya ma,nak papa akan menyuruh teman papa agar memberi libu pada papa mu" ucap tuan Robert


"tidak tuan, biarkan semua berjalan pada semestinya nya pa ,dan elen pun tidak ingin ada kehebohan" ucap elen jelas


tuan Robert dan nyonya Robert mengerti apa yang di maksud elen ,mereka berdua hanya mengangguk paham


"elen ayok,aku mengantuk" ucap Ethan langsung bangkit dan memegang tangan elen


tapi ,,,kita sedang mengobrol tuan " ucap elen diam dan tak bergerak


nak ikut lah ,bersama Ethan ,kalian habis perjalanan jauh tidur lah lebih cepat agar besok kalian tidak sakit" ucap mama Ethan sambil tersenyum hangat


elen dan Ethan pergi ke atas menuju kamar ,


"pa ,apa Ethan akan melupakan yang terjadi di masa lalu" tanya mama Ethan pada tuan Robert


ma ,papa rasa elen bisa merubah Ethan , dan papa merasa Ethan pun memiliki rasa pada elen" ucap tuan Robert yang ternyata tepat sasaran

__ADS_1


"benarkah pa " ucap mama Ethan tersenyum. bahagia


"ma ,apa mama tidak bisa melihat bagaimana putra kita menatap elen " ucap tuan Robert


__ADS_2