
"hari pun mulai berganti ,kondisi ELEN sudah membaik ,hari ini di berencana agar kabur,karna dia merasa tidak tahan tinggal disini Walaupun dia tak diperintahkan kan melakukan apapun tapi hatinya selalu merasa tidak tenang" ,
"apa lagi saat dia harus tidur bersama Ethan,dia takut jika Ethan akan melakukan hubungan yang tidak seharusnya di lakukan bagi pasangan yang bukan suami istri"
"tapi dia bingung bagaimana mana bisa kabur dari mansion sebesar ini,"
"rumah indah tapi seperti penjara baginya , bagaimana tidak kemanapun dia melangkah , selalu ada seseorang yang mengikut nya"
"dia duduk termenung di balkon dan melihat-lihat di sekitar kamar ,sambil memikirkan sebuah rencana "
sungguh disayangkan sekali ,kamar seindah ini hanya dibuat untuk mengurung seseorang,
akhirnya dia mendapatkan sebuah ide,
"pak John ,bisa kau menolong ku sesuatu ,aku ingin berjalan-jalan keluar dan melihat -lihat pemandangan,? ujar ELEN
"baik nona"ujar pak Jhon
"ELEN memilih duduk di taman depan dan menikmati segar nya angin alam ,dia menyuruh semua pengawal agar mengikuti kemauan nya ,dia sengaja melakukan itu agar terhindar dari mereka, saat di rasa semua sudah pergi dengan cepat dia lari ke arah gerbang dan membuka pintu depan ,tapi sayang kuncinya tak ada ,dia berteriak tolong tadi ada seseorang di sana pak "ujar ELEN dengan takut pak satpam pun membuka pintu dan melihat -lihat tidak ada siapapun di sana ,ternyata itu hanya lah sebuah trik agar ELEN berhasil kabur tapi sebelum kabur di memukul kepala satpam tadi dari belakang,
"maafkan aku pak ,tapi aku tidak punya jalan lain" ujar ELEN
__ADS_1
dia lari sekuat mungkin,dan meminta Tolong pada orang yang lewat ,
saat dia sudah lelah berlari tiba-tiba,ada mobil yang berhenti,dia takut sangat takut ,dia takut jika itu pria iblis itu,
"hello apa yang terjadi"tanya Zyan
"aku mohon Tolong aku"dengan mata yang berkaca-kaca dan tangan yang sudah disatukan tanda permohonan,
karna Zyan tidak tega dia pun menyuruh ELEN masuk ,
jujur ELEN sangat lega bisa kabur tapi dia juga sangat takut jika pria yang menolong nya bukan lah pria baik,
dikediaman Ethan, Ethan yang baru saja mendapat kabar jika ELEN kabur langsung pulang ke mansion,
"BOD*H ,APA SAJA YANG KALIAN LAKUKAN,MENJAGA SATU WANITA SAJA TIDAK BISA"UCAP ETHAN dengan nada tinggi dan mata yang sudah merah karena amarah,
"sebagian pengawal sudah tak bernyawa karena menjadi sasaran kemarahan Ethan ,ada beberapa dari mereka yang mata nya dicongkel hidup - hidup ada juga yang jari nya di potong ,ih pokonya serem deh ,,,,,,
kalo BOS MAFIA sudah marah
jika Ethan sedang mengamuk di sana ,lain hal nya dengan ELEN yang sedang merasa takut dan bingung,
"boleh aku bertanya ,kita akan kemana "tanya ELEN
"mengantar mu pulang ,oh ya aku lupa , dimana rumah mu"tanya Zyan
__ADS_1
ELEN baru tersadar jika dia tak memiliki apapun,bahkan handphone dan tas nya pun tertinggal di ke kediaman Ethan ,
"aku tidak tau ,aku juga bingung" ujar ELEN lesu
"Dimana asal mu ,dan kenapa kamu ada di jalan sendirian tadi"? tanya Zyan penasaran
"A. K. U juga bingung bagaimana menjelaskan nya ,tapi aku sedang di cari seseorang yang jahat"ujar ELEN dengan nada sendu
saat Zyan akan bertanya lebih , tiba-tiba perhatian nya Ter alihkan Dengan gelang yang ELEN pakai,
"kenapa seperti aku pernah melihat gelang itu ya ,"Zyan bergumam dalam hati,
"boleh aku melihat gelang mu?tanya Zyan
"hah , gelang apa" ELEN yang bingung dan terkejut saat dia melihat ada gelang yang melingkar di pergelangan tangan nya ,
"kapan aku memakai gelang,dan gelang siapa ini , siapa yang memasangkannya di tangan ku"?semua pertanyaan nya hanya bisa dia ucapkan dalam hati,
"hm ,iya silahkan " ujar ELEN
entah pun memarkirkan mobil nya ke tepi ,dia mendekat dan melihat gelang itu,
'dari mana dia punya gelang ini"ujar Zyan dalam hati
siapa kamu sebenarnya,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,
__ADS_1
-