gadis pemilik hati sang mafia kejam dan dingin

gadis pemilik hati sang mafia kejam dan dingin
kebingungan


__ADS_3

di sebuah ruangan seorang pria sedang mengamuk siapa pun yang ada di depan nya pasti akan menjadi sasaran kemarahan nya ,setiap orang yang mendekatinya akan hancur seperti gelas pecah ,bahkan di hadapan nya sudah ada potongan tubuh manusia yang menjadi pelampiasan amarah nya. ,


"BERANI NYA KAU MENYENTUHNYA "teriak pria itu sambil menyayat tubuh manusia yang sudah tidak bernyawa lagi ,,,


"AKU AKAN MEMBUNUH MU ETHAN ROBERT"teriak Zyan dengan amarah menggebu-gebu


entah apa alasan kemarahan nya dan apa yang membuat nya marah tidak ada siapapun yang tahu penyebab Zyan marah ,


"HAHAHAHA,TAPI AKU TIDAK PEDULI ,AKU SUDAH PUTUSKAN AKAN TETAP MELANJUTKAN RENCANA PERTAMA TAPI AGAK SEDIKIT BERBEDA" tawa Zyan menggelegar di seluruh ruangan dengan rencana nya tapi entah apa yang akan di perbuat nya nanti hanya dia yang tau


,,,,


Ethan yang sedang melihat laptop nya dan sesekali melihat ke arah elen yang sedang menikmati bubur nya dengan sangat lahap entah kenapa membuat nya sangat senang ,entah perasaan apa yang dia rasakan tapi dia sungguh bahagia saat melihat elen tersenyum,,,


elen yang tanpa sengaja melihat Ethan yang terus memperhatikan nya akhirnya berhenti makan ,,,


"ada apa et,,,, kenapa kamu terus melihat ku" tanya elen penasaran


"apa salah melihat istri sendiri makan,lagi pula kau terlihat seperti bayi kecil yang kelaparan " jawaban penutup yang Ethan berikan membuat mulut elen tidak bisa berbicara lagi


elen mengerucut kan bibir nya karena jawaban ethan yang membuat tak bisa bicara


Ethan tersenyum melihat ekspresi gemas elen ingin rasanya dia melahap bibir elen ,


"hey kenapa kau menunjukan wajah seperti itu apa kau sengaja menggoda ku hm,,,," tanya Ethan dengan senyum menggoda


"ih Ethan apa sih ,,,tau lah " elen langsung menaruh makanan itu dan membalikan badannya,,,,


"hey kenapa ," Ethan bangkit dan melihat ke arah elen tapi elen terus mengalihkan pandangannya


"ada apa hm,,,,aku hanya bercanda kau jangan nangis oke " Ethan mengelus punggung elen untuk membuat elen lebih tenang


dia bingung dengan elen yang lebih sensitif,


Ethan memberikan makanan tadi pada elen walaupun elen beberapa kali menolak tapi Ethan tetap memberikan nya dengan lembut sehingga elen luluh lagi dan tidak marah lagi padanya ,


selesai makan bubur Ethan dan elen akan pulang ,karena dokter mengatakan kondisi elen sudah mulai stabil walaupun kenyataannya sebenarnya tidak dokter itu katakan ,


Ethan yang percaya begitu saja mengiyakan dokter itu, walaupun sebenarnya dia ingin elen tetap tinggal beberapa hari di rumah sakit ini ,tapi karena elen yang bersikukuh ingin pulang dan melanjutkan pengobatan di rumah saja membuat dia tak ada pilihan selain mengiyakan nya ,


sesampainya di rumah,elen dan Ethan pergi ke kamar,Ethan menggendong elen layaknya seorang ayah yang sedang menggendong putri nya ,elen yang mendapat perhatian lebih dari Ethan membuat hatinya sangat bahagia ,


sesampainya di dalam kamar Ethan menurunkan elen dengan perlahan


"et,apa aku boleh bertanya " cegah elen saat Ethan akan pergi ke kamar mandi


"ada apa hm,,," Tanya Ethan duduk di hadapan elen

__ADS_1


"apa kau ingin mempunyai anak" tanya elen dengan wajah serius


Ethan yang melihat keseriusan di mata elen akhirnya mengerti


"tidak " satu kata tapi pasti itu lah yang Ethan katakan


"kenapa " tanya elen dengan bingung


"apa kau tidak membutuhkan seorang pewaris" elen bertanya lagi


"tidak,karna aku hanya butuh kau" jawab Ethan mencubit hidung elen karena gemas


"El,bohong jika aku tidak membutuhkan seorang pewaris ,apa lagi papa dan mama selalu bertanya kapan mereka akan di berikan cucu,tapi aku tidak ingin memiliki anak jika itu akan membahayakan mu" Ethan berdiskusi dengan dirinya sendiri,dia ingin mengatakan nya pada elen tapi kondisi elen saat ini tidak memungkinkan untuk nya berbicara seperti itu


"Ethan,is aku serius loh" elen mengerucutkan bibirnya karena kesal


"cup,cup cup" Ethan yang gemas akhirnya meng*cup bibir yang membuat nya gemas itu


"sudah , kenapa kau selalu marah hm,,apa kau Pms" tanya Ethan langsung pergi ke kamar mandi


elen yang mendengan ucapan Ethan ,hanya bisa terdiam


"akhh, iya juga ya ,kenapa aku sensitif sekali ,biasa nya tidak seperti ini,apa ini bawaan hamil" gumam elen di dalam hatinya


elen menunggu Ethan keluar dari kamar mandi baru dia akan membersihkan diri,


saat Ethan hendak melepaskan baju yang ada di tubuh elen,,


"hey ,apa yang kau lakukan " tanya elen memegang pergelangan tangan Ethan


"membantu mu,memang nya apa lagi" jawab Ethan enteng


"membantu apa nya ,," oceh elen sambil memegang pergelangan tangan Ethan yang satu nya


"heheh, tipis-tipis gak papa lah sayang " ucap Ethan sambil menyengir kuda


"tipis-tipis apa nya ,tangan kok nakal sukanya berkeliaran kemana-mana"oceh elen karena merasa kesal dengan Ethan yang tidak tau kondisi ,


"sayang,kan kamu juga gak kesakitan" Ethan membela diri


"gak sakit tapi aku risih Ethan " oceh elen dan menyingkirkan tangan Ethan yang ada di dalam baju nya


"berani ya kamu nolak suami ,kamu akan berdosa baby


"Ethan menggerutu


elen semakin kesal ,karena mendengar ocehan Ethan

__ADS_1


"is dasar ps*kopat g*la ,nolak suami dia bilang dosa terus bunuh orang apa ,,," elen mengoceh sendiri di dalam hati


karena males berdebat dengan Ethan dia hanya diam saja atas apa yang Ethan lakukan ,


selesai dengan ritual mandi yang menjengkelkan lagi-lagi Ethan membuat ulah di ruang ganti,


karena tubuhnya masih terasa lemas ,dia tidak bisa melawan sedikit pun atas apa yang ethan lakukan Ethan,


"et,,mau sampai kapan coba ,aku sudah dingin " oceh elen dengan senyum nya yang menyimpan amarah yang akan meledak,


"iya baby ini udah kok" jawab Ethan santai tapi tetap melanjutkan aksinya


"iss,das ps*kopat gila, sebenarnya bunuh suami sendiri dosa gak sih" elen yang mulai geram ingin rasanya membunuh Ethan saat ini juga ,karena merasa kesal dengan Ethan yang selalu mengambil kesempatan dalam kesempitan


"sudah baby" ucap Ethan bangkit dan memasang pakaian ke tubuh elen


"iya lah udah , kalau masih juga berarti anda g*la " elen mengumpat terus menerus di dalam hatinya


Ethan merebahkan elen di ranjang dan tidak menggangu nya lagi,


kalian tebak sendiri ya,apa aja yang Ethan lakuin ,😁😁


Ethan sibuk dengan laptop nya ,,


"tring,tring " anggap saja itu suara dari ponsel Ethan


"tuan , sepertinya ada yang tidak beres "ucap orang di sebrang sana


"baik,saya akan segera kesana" jawab Ethan langsung memutuskan panggilan telpon itu,dan langsung bangkit dari duduk nya


sebelum Ethan pergi dia memberikan penjagaan ketat pada elen ,,,


"jaga dia dengan nyawa kalian,saya tidak suka membuang uang saya dengan cuma-cuma " ucap Ethan tegas pada penjaga disana


etha pergi dari rumah itu dan langsung menuju tempat dimana seharusnya dia berada,,


sesampai nya di sebuah gedung yang tersembunyi dia masuk semua pengawal dan orang disana menunduk padanya ,


"tuan,"panggil Sam yang sudah menunggu Ethan sejak tadi


"katakan " perintah Ethan


"tuan Zyan Albert membuat ulah,ada yang mengatakan jika tuan Zyan datang kerumah orang tua nyonya elen " jelas Sam


"kapan ,dan apa kau tau alasan dia datang ,apa dia menyakiti keluarga elen "tanya Ethan khawatir


"kami tidak bisa mendapatkan info lebih ,karena keluarga elen melarang anak buah kita untuk masuk" jelas Sam

__ADS_1


otak Ethan tidak bisa mencerna semua ini ,kenapa dan ada hubungan apa zyan dengan istri nya dan kenapa elen tidak pernah memberitahunya ,,,,


__ADS_2