gadis pemilik hati sang mafia kejam dan dingin

gadis pemilik hati sang mafia kejam dan dingin
ikut ke kantor


__ADS_3

"ahk,,,,,," elen berteriak di pagi hari


Ethan yang masih tertidur akhirnya terbangun juga kerena mendengar teriakkan elen ,,,


"hisss,ada apa sih teriak-teriak" Ethan yang sudah membuka matanya langsung bertanya pada elen yang ada di samping nya ,,


elen menatap Ethan kesal ,,


"kenapa kau menatap ku begitu " tanya Ethan melihat ke arah elen


"kau ini ,tuan kenapa kau tak memakai apapun" oceh elen melihat ke arah terlarang Ethan


"oh karena itu ,memang nya ada apa " jawab enteng Ethan


"is dasar ,gak punya malu ,masa kaya gitu aja di pamerin sih ,apa bagus nya juga " elen menggerutu di dalam hati nya sambil geleng-geleng kepala


"kenapa kepala mu seperti itu hm" tanya Ethan yang melihat elen geleng-geleng kepala dan menarik tangan elen


"eh tunggu mau apa " cegah elen


"mau lagi" goda Ethan dengan senyum di wajah nya


"Ethan ,kau jangan aneh-aneh ya" oceh elen


"lihat tuh yang di bawah sana tutup dulu ngapa" elen mengoceh dengan wajah kesal


dengan jahilnya Ethan menimpa elen dan mendekatkan itu pada elen ,,


"HEY,,,jangan jorok sih" elen mengoceh dan terus mencoba melepaskan diri dari Ethan


kau naka ya,jika ingin kenapa tidak bilang jangan di gesek-gesek juga kali" sekarang Ethan lah yang mengoceh seolah-olah dia lah korban nya


tak,,* dengan berani nya elen menjitak kening Ethan


"hey,apa Yang kau lakukan,mulai berani ya" Ethan dengan sengaja menjepit elen


elen merasa sesak saat di himpit oleh Ethan ,,


"tuan aku minta maaf" ucap elen menyatukan kedua tangan nya dia sungguh merasa sesak dan tidak nyaman saat tubuhnya dan kaki nya di himpit oleh tubuh Ethan yang besar dan yang membuat nya tak nyaman adalah sesuatu yang mengganjal di bawah sana


"sekarang baru inget ya ,minta maaf ,," oceh Ethan menjitak kening elen


"au,sakit tau " gerutu elen sambil memegang kening nya


tring,,,tring* suara dari ponsel Ethan memecahkan keributan yang terjadi antara mereka ,,


Ethan mengangkat telpon itu,,


"hm,,,ada apa " tanya Ethan pada seseorang di sebrang sana


"tuan ,banyak sekali klien yang menunggu anda dan di rektur dari perusahaan xxx pun menunggu anda " Sam menjelaskan pada Ethan


"baiklah" jawab Ethan langsung mematikan ponsel nya


'cepatlah bersiap-siap,aku akan mengajak mu ke kantor " perintah Ethan dan langsung bangkit dari tempat tidur nya


"t,,tapi tuan" elen mencoba mengelak


"tidak ada penolakan ,dalam 15 menit kau harus sudah siap " Ethan mengatakannya dengan tegas dan langsung pergi ke kamar mandi


"dasar g*la "elen mengoceh dan langsung mencari baju nya untuk pergi mandi di ruang tamu


15 menit kemudian mereka berdua sudah siap dengan setelan nya masing-masing,,,

__ADS_1


elen memakai rok selutut Dan kemeja putih,


Ethan yang baru saja datang dari ruang kerja nya , tercengang melihat elen yang terlihat menggoda


kau sengaja menggoda ku hmm" ucap Ethan melihat elen mengenakan setelan kemeja dan rok membuat minat nya bangkit kembali padahal baru semalam mereka melakukan nya ,,


Ethan mendekat ke arah elen dan tiba-tiba memeluk elen ,dengan jahilnya Ethan mencium bagian leher elen ,,


"is tuan ,apa kita tidak jadi ke kantor" oceh elen


"ganti baju mu ,istri ku bukan pameran pigur" celoteh Ethan begitu saja


"_hah,apa maksud nya ,apa kah setelan seperti ini seperti wanita malam" gerutu elen dengan wajah yang mulai di tekuk


"jelek sekali wajah mu ,cepat ubah ekspresi itu ,jika tidak kau akan menyesal " oceh Ethan


"baiklah tuan,sesuai perintah anda" elen langsung pergi ke arah ruang ganti ,


5 menit kemudian elen keluar dengan setelah dress selutut berwarna putih,,


Ethan yang sedang duduk di sofa melihat ke arah elen dengan ekspresi bingung ,,


"kenapa sih , apapun yang dia kenakan terlihat seksi dan menggoda " Ethan merutuki penglihatan nya sendir ,dulu dia tak seperti ini tapi sejak menikah dengan elen entah kenapa dia menjadi menggila terhadap elen ,,


"sudah tuan" ucap elen melangkah ke arah Ethan


"hm,,," Ethan menjawab dengan cuek untuk menutupi kebodohan nya ,


mereka berdua pergi ke kantor ,sesampainya di kantor semua karyawan Ethan berbaris untuk menyambut kehadiran Ethan dan sang istri,karena ini pertama kalinya dia membawa elen ,Ethan pun mengadakan penyambutan untuk elen ,,


"selamat datang nyonya" ucap semua karyawan secara bersamaan


elen membalasnya dengan senyuman terharu ,dia tidak pernah membayangkan ada di posisi ini ,


elen dan Ethan pergi keruangan pribadi Ethan ,,


Ethan duduk di kursi kebesaran nya dan elen duduk di sofa yang ada di ruangan itu,


beberapa karyawan datang untuk meminta tanda tangan ,tepat saat Ethan merasa sudah tidak ada lagi dia menghampiri elen yang sedang membaca novel ,,


"apa kau bosan " tanya Ethan duduk di samping elen dan memeluk nya ,,


Ethan menangkap wajah elen dan mengarahkan nya agar melihat ke arah nya ,Ethan kenapa semakin lama dia memandang wajah elen dia di buat gemas ,,


Ethan mengecup bibir merah muda milik elen ,awalnya itu hanya sebuah kecupan tapi kecupan itu sekarang sudah menjadi ciuman yang hangat ,elen hanya diam saat di perlakukan seperti itu,,


tok,tok*seseorang mengetuk pintu ruangan Ethan tapi Ethan dan elen tak mendengarnya


tepat saat Ethan akan membuka baju nya ,,,


"tuan tunggu " cegah seseorang di belakang Ethan


Ethan tercengang melihat seseorang yang dengan berani nya masuk keruangan nya tanpa mengetuk pintu,,


"hey kau gila ya,,," celoteh Ethan saat melihat orang itu


"maaf tuan ,saya dari tadi sudah mengetuk pintu nya ,tapi tuan tak menjawab jadi saya pikir lebih baik masuk saja"jawab sama tanpa dosa


elen hanya diam ,dia juga merasa malu saat ini ,karena assisten Sam pasti pikiran nya sudah Travelling, walaupun yang ada dipikiran Sam itu benar tapi tetap saja dia merasa sangat malu,,,


"cepat katakan ada apa " tanya Ethan merapikan kembali bajunya


"kita ada meeting dadakan tuan " ucap Sam

__ADS_1


"hm , baiklah,sudah sana pergi" usir Ethan


"baik tuan" jawab Sam langsung pergi dari ruangan itu


"


kau tunggu disini ,aku akan segera kembali " ucap Ethan pada elen dan langsung pergi


elen yang merasa mengantuk akhirnya merebahkan tubuhnya di sofa itu,,,


30 menit kemudian meeting Ethan dengan klien selesai juga,


Ethan masih setia duduk di kursi walaupun yang lainya sudah bubar ,dengan memainkan ballpoint di tangan nya,,,


"tuan ,apa masih ada yang kita tunggu" tanya Sam yang melihat tuan nya masih diam di ruangan


tak ada jawaban dari Ethan ,Ethan masih setia memainkan ballpoint di tangan nya ,,


Sam ,apa menurut mu aku mencintai nya"ceplos Ethan tiba-tiba


entah apa maksud Ethan tapi Sam sangat bingung dengan pertanyaan Ethan yang satu ini,


"tuan,maaf saya tidak mengerti" Sam bertanya lagi


"Sam jangan terlalu formal untuk saat ini" ucap Ethan


"baiklah,apa yang anda maksud sebenarnya" tanya Sam


"entah aku pun tak mengerti,tapi aku tak bisa tanpa dia" celoteh Ethan


"apa yang kau maksud adalah nona elen" tebak Sam


"hmm,mungkin" jawab Ethan dengan terus berpikir keras


"saya hanya bisa menyarankan agar tuan ikuti kata hati tuan " Sam memberi saran


"cihh,kau sok- sok an memberiku saran,kau saja tidak laku" Ethan malah menghina Sam


di dalam hati Sam hanya bisa mengelus dada nya ,


"udah nanya di kasih tau malah ngehina ,kalo bukan bos gua jadi in makan siang lu" Sam menggerutu dalam hati nya


dia sungguh kesal dengan sikap Ethan yang jika mengatakan apapun tanpa di saring dulu,


"tuan sebaiknya anda kembali keruang saja" saran Sam


"kenapa kau memerintahkan ,mau ku potong gaji mu" Ethan mengoceh


"bukan kah nyonya elen sedang menunggu tuan " ucap Sam memberitahu keberadaan elen


Ethan langsung tersadar ,,


"ahkk,kau bodoh sekali kenapa tidak memberi tahu ku dari tadi" oceh Ethan langsung bangkit dan melemparnya ballpoint itu ke arah sam


untung saja dengan sigap Sam menangkap ballpoint itu,jika tidak mungkin wajah nya akan rusak 🤣


Ethan berjalan cepat keruangan nya ,saat disampai di ruangan itu dia terkejut akan satu hal yaitu gadis nya sedang tertidur nyenyak di atas sofa,Ethan langsung mendekat ke arah elen dan dengan hati-hati dia memindahkan elen ke kamar yang ada di ruang itu,,,


saat elen sudah tertidur di tempat yang seharusnya ,Ethan duduk di sisi ranjang itu,,


"manis" ucap Ethan terus memperhatikan wajah elen ,semakin lama dia melihat wajah itu entah kenapa mata nya terasa berat,,,


akhirnya Ethan memutuskan untuk beristirahat sebentar baru nanti dia kan melanjutkan nya lagi,,,

__ADS_1


-


-


__ADS_2