gadis pemilik hati sang mafia kejam dan dingin

gadis pemilik hati sang mafia kejam dan dingin
kantor part 2


__ADS_3

elen yang merasa sudah puas beristirahat,dia terbangun tepat pukul jam makan siang ,


"uh,,,,,," elen menggeliat ke kiri dan ke kanan ,


"kenapa aku merasa saat tidur dia ada disamping ku ,ahkk,,,mungkin aku hanya bermimpi " elen berbicara sendiri


saat elen tersadar dia bukan tertidur di atas sofa melainkan di atas ranjang yang empuk ,saat dia tersadar jika Ethan lah yang pasti memindahkan nya sudah pasti mimpi tadi adalah kenyataan juga ,,


"eh tunggu,ta,,Pi,,,,,,kalo dia tidur juga kenapa sekarang dia tidak ada " elen terus berpikir dan berbicara pada dirinya sendiri


"ahkkk,,,,,terserah lah" saking pusing nya elen berteriak dan memukul kepal nya sendiri


elen pergi keluar kamar itu,,tepat saat dia melihat Ethan sedang duduk di kursi kebesaran nya dengan banyak tumpukan di atas meja kerja sang suami,,


entah kenapa


saya melihat Ethan yang seperti pada semestinya membuat hatinya bergetar dia merasa kasihan pada Ethan Haris bekerja dari pagi sampai pulang malam ,


"ih,kok dia keren banget ya kalo lagi kerja" elen bergumam sendiri sambil tersenyum membayangkan Ethan


tanpa elen sadari Ethan yang sempat memutar kursi nya melihat ke arah elen dan menatap aneh pada elen yang tersenyum tanpa sebab baginya


"puk,,,,sebuah pulpen yang Ethan pegang Ethan lempar ke arah elen dan tepat mengenai bahunya ,,


"aw,,," elen berteriak saat pulpen itu mengenai tubuhnya


"apa yang kau bayangkan hm,,," tanya Ethan dengan tersenyum miring


"tidak ada " elak elen


"benarkah ,tapi aku rasa kau sedang memikirkan hal kotor bersama ku" goda Ethan memainkan jari nya


elen yang mendengar itu langsung mengubah ekspresi wajah nya menjadi ekspresi yang geli akan sesuatu,tapi aneh nya wajahnya tiba-tiba terasa panas ,,


"ih,,,kau terlalu percaya diri tuan ,untuk apa aku memikirkan itu " jawab elen dengan ketus


"apa mungkin kau ingin aku melakukan nya " ucap Ethan sengaja menggoda elen


"hehehehe,tidak terima kasih " jawab elen ketus


elen berjalan ke arah luar ,,


"tunggu ,kau mau pergi kemana " tanya Ethan saat melihat elen berjalan ke arah luar


"aku lapar" jawab elen melanjutkan langkah nya


"tunggu saja disini ,Sam akan membawakan makanan nya kesini" jelas Ethan


elen akhir duduk di sofa ,dia memainkan ponsel nya ,,

__ADS_1


tring,,," dering pesan yang ada di ponsel elen berbunyi


entah siapa yang mengirim elen pesan hingga membuat elen tersenyum


"CK, apa-apa an dia itu ,dan siapa yang mengirim pesan itu hingga membuat nya tersenyum" akhirnya Ethan lah yang sekarang sedang bertarung dengan pikiran nya sendiri rasa cemburu menyelimuti nya tapi egonya melarang itu hingga dia hanya tetap bersikap cuek


Sam datang di saat yang tepat dengan membawa beberapa makanan,elen yang tadi sedang bermain handphone menaruh handphone nya di kursi dan pergi ke arah sam untuk membantunya menyiapkan makanan,


"biar aku saja Sam ,kau boleh lanjut kerja " ucap elen langsung mengambil alih makanan itu


saat Sam akan melangkah keluar,


"tunggu Sam,kau siapkan makanan untuk ku" perintah Ethan tiba-tiba


"tuan biar saya yang melakukan nya " ucap elen


"sam katakan pada nya , aku tidak ingin dia yang menyiapkan" ucap Ethan


"kenapa tuan ,apa ada yang salah dengan penyajian saya" tanya elen


"katakan pada nya Sam ,aku tidak ingin berdebat" ucap Ethan dengan wajah ketus


Sam sungguh pusing mendengar perdebatan mereka


"tadi pagi mereka baik-baik saja lalu apa yang terjadi sekarang kenapa tiba-tiba bertengkar " Sam sibuk dengan pikirannya nya sendiri


elen dan Ethan masih melakukan perdebatan,,


elen dan Ethan masih saja berdebat ,elen yang tida tau apa kesalahan dan Ethan yang cemburu tapi tidak ingin mengatakan nya membuat perdebatan antara mereka semakin panjang,


"SUDAH TUAN CUKUP," elen yang merasa sangat lelah berdebat harus berteriak untuk mengakhiri perdebatan ini


"sebenarnya apa salah saya ,kenapa anda terus memperpanjang perdebatan ini" elen bertanya dengan wajah bingung dan kesal


Ethan yang tinggi akan ego dan gengsi nya hanya diam ,,


karena malas berkata jujur Ethan mengalihkan pembicaraan


"sudah lah ,aku hanya sedang pusing ,ayok makan " Ethan. mengajak elen makan


sebenarnya elen masih kesal pada Ethan tapi jika dia mempertanyakan nya lagi dia merasa tidak akan sanggup jika harus berdebat lagi, akhirnya elen memilih diam dan makan bersama Ethan


saat sedang makan sesekali Ethan melirik ke arah ponsel elen ,dia bisa saja mengambil ponsel itu tapi sejak dia merasa nyaman bersama elen entah kenapa dia juga ingin elen merasa nyaman saat bersama nya ,


jam makan siang selesai ,Ethan yang kembali sibuk dengan pekerjaan nya walaupun sesekali dia melirik ke arah elen entah ada magnet apa di tubuh elen hingga membuat ethan tidak bisa mengalihkan pandangan nya terlalu lama ,,,


tepat saat jam 5 sore ,Ethan meminta Sam untuk menggantikan nya ,karena dia akan pulang bersama elen ,,


Ethan dan elen pulang tanpa ada perdebatan,sesampainya di rumah mereka bergantian membersihkan diri ,

__ADS_1


elen yang merasa lelah menemani Ethan akhirnya merebahkan tubuh nya terlebih dahulu ,,


Ethan yang baru saja selesai mandi saat melihat ke arah ranjang dia melihat istrinya suda tertidur pulas ,ethan mendekat dan dia menyingkat rambut yang mencoba menutupi wajah gadis nya


kenapa kau jadi tukang tidur hm,,," Ethan berbicara sendiri sambil mengingat ingat sudah berapa kali gadis nya terus tidur


saat Ethan perhatikan lagi ,


"kenapa wajah mu hari ini ,terlihat sangat lelah " Ethan bertanya-tanya,dia menempelkan tangan nya di kening elen


"suhu tubuh mu dingin ,apa kau sakit" gumam Ethan


Ethan membangunkan elen ,,


"elen ,,," panggil Ethan dengan menggoyahkan tubuh elen


sekali ,dua kali ,sampai yang ke tiga kalinya Ethan tak mendapatkan respon apapun dari elen ,karena panik langsung saja dia memanggil Sam ,,,


"Sam panggilkan dokter dan suruh dia datang ke mansion ku" perintah Ethan langsung saja mematikan panggilan itu


sekitar 10 menit kemudian Sam datang bersama seorang dokter ,


"kenapa lama sekali " oceh Ethan


dokter itu hanya mengelus dadanya ,emang jalanan milik nenek moyang nya apa sampai seenaknya menerobos


beberapa menit kemudian saya dokter itu selesai memeriksa elen ,,


"kenapa suhu tubuhnya dingin,apa yang sebenarnya terjadi ,apa jantung nya kambuh lagi " tanya Ethan dengan nada tinggi


"tenang tuan" dokter itu menenangkan Ethan


"sekarang jantung nyonya elen masih kuat tapi saya tidak bisa menjamin untuk tahun mendatang " jelas dokter itu dengan nada rendah


"apa maksud mu " tanya Ethan


"saya harap nyonya tidak hamil dulu ,dan segera melakukan operasi jantung " dokter itu memberi saran dan penjelasan


Ethan mendengarkan dokter itu dengan serius ,jika dulu dia mengabaikan kesehatan elen tidak dengan sekarang dia ingin elen selalu sehat ,


"Sam atur segala nya ,dan segera temukan donor yang cocok " ucap Ethan langsung pergi menemui elen


entah duduk di samping elen ,,,


"kenapa kau harus memiliki penyakit aneh itu hm,," Ethan berbicara sendiri


"dan kenapa aku harus menyukai gadis berpenyakitan seperti mu" Ethan merasa sangat bodoh banyak wanita yang hampir sempurna selalu mengejar nya di luar sana tapi kenapa dia harus terjebak dengan cinta gadis kecil yang berpenyakitan


Ethan mendekat tubuh elen yang masih dingin ,AC di kamar nya dia matikan dan hanya penghangat saja yang dia nyalakan ,entah kenapa sekarang dia mulai takut ,,

__ADS_1


malam yang gelap sudah berganti menjadi pagi yang cerah ,dua insan itu masih tertidur lelap,,


__ADS_2