gadis pemilik hati sang mafia kejam dan dingin

gadis pemilik hati sang mafia kejam dan dingin
kemarahan elen


__ADS_3

tepat saat di depan pintu kamar elen menenangkan dirinya dulu sebelum dia masuk dan bertemu singa di dalam sana ,


"tok,tok"elen mengetuk pintu kamar Ethan


"masuk" ucap Ethan


elen pun masuk dan saat dia masuk dia langsung menundukkan kepalanya nya dan mata nya hanya melihat ke bawah dia merasa takut untuk melihat Ethan


"t,,ttuan "ucap elen gugup


Ethan hanya diam tak menjawab ,,


"ttt,,,tuan , maafkan kesalahan saya tadi di rumah sakit saya mohon jangan lukai sahabat saya tuan " elen bersimpuh di lantai memohon pada Ethan dia merasa bingung saat ini akhirnya dia memilih menurunkan egonya dan memohon pada Ethan ,,


"kau tau kesalahan mu apa " tanya Ethan dengan ketus


"ii,,,iyaaa,,,tuan " jawab elen


"buka baju yang kau pakai itu" perintah Ethan


"tapi tuan ,kenapa saya harus membuka baju " tanya elen memberanikan diri


"bakar baju itu ,kau tau aku tidak suka jika BARANG KU DI SENTUH ORANG LAIN ,kau paham " ucap Ethan menekan setiap kata


"saya akan membuka di kamar mandi tuan " ucap elen dan ingin melangkah pergi


"ikuti perintah ku atau sahabat mu akan mati " ucap Ethan dengan penuh ancaman


elen merasa bingung saat ini,tapi dia juga masih waras masa mau buka baju di depan ethan


"ta,,,tapi tuan" ucap elen terpotong


"apa kau malu , seharusnya kau tak perlu malu, walaupun aku bukan suami mu tapi setiap inci di tubuh mu sudah pernah aku lihat dan aku rasakan ,hm" oceh Ethan tanpa memikirkan perasaan orang yang dia bicarakan


elen merasa sangat rendah di mata Ethan dan di tambah lagi dia di minta agar membuka baju nya saat ini ,


akhirnya dengan terpaksa elen membuka baju nya ,saat baju itu sudah terlepas ,mata Ethan tak ingin berkedip saat ini juga ,

__ADS_1


"ahkk,,,kenapa dia sangat seksi" gumam Ethan dalam hati


jika bukan karena habis operasi sudah di pastikan dia akan memakan elen saat ini juga


"cepat pergi mandi dan setelah itu bantu aku " perintah Ethan dan elen langsung pergi ke kamar mandi


beberapa menit kemudian akhirnya elen selesai juga membersihkan diri nya ,setelah siap dia langsung menghampiri Ethan,,


elen membawa handuk mini dan air hangat untuk membersihkan tubuh Ethan ,,


Ethan hanya diam saja saat elen membersihkan tubuhnya dengan telaten,jujur saja bagi Ethan saat ini elen adalah wanita teristimewa dalam hidup nya ,


selesai membersihkan badan Ethan, elen memasangkan baju lain pada Ethan ,,


"tuan apa tuan lapar " tanya elen saat hendak menaruh handuk itu


"ya ,kau buat kan aku bubur " perintah Ethan


elen langsung keluar dan pergi ke dapur ,


elen memasak di dapur tanpa di bantu oleh siapa pun karena memang Ethan ingin dia yang memasak bukan para pekerja di rumah ini,


"tidak usah kalian cukup bantu aku bersihkan ini saja nanti ,biar aku sendiri yang memasak" jawab elen


saat bubur sudah siap elen langsung ke atas dan memberi kan nya pada elen ,,


"tuan ini bubur nya " ucap elen tepat saat dia suda ada di samping ranjang Diman Ethan duduk


"tiup kan bubur itu " perintah Ethan


lagi-lagi elen hanya menurut karena hanya dengan cara ini saja mungkin nanti Ethan akan berubah pikiran untuk tidak menghukum orang yang tak bersalah ,


elen menyendok bubur itu dan meniupkan sudah terasa dingin baru dia memberikan nya pada elen ,,


"hap" satu siap masuk kedalam mulut Ethan


"ternyata gadis ini pintar memasak juga " gumam Ethan dalan hati sedetik kemudian Terbesit sebuah ide ,,

__ADS_1


uhuk,,uhuk ,Ethan terbatuk saat memakan bubur itu,,


entah itu hanya akal-akalan Ethan saja ataupun memang dia benar-benar tersedak karena mengumpat orang 🤣🤣🤣


"bubur nya sangat asin" oceh Ethan dengan ekspresi wajah kesal


hahaha Ethan usil juga ya,tadi dia bilang enak sekarang asin gimana sih bang🥴🥴


"baiklah saya akan membuat kan yang baru lagi" ucap elen langsung bangkit dan turun ke bawah untuk membuat bubur yang baru lagi


beberapa menit kemudian elen datang membawa mangkuk yang berisi kan bubur yang baru saja dia buat lagi ,,


"ini tuan bubur" ucap elen


"terlalu hambar" ucap Ethan


elen pergi lagi ke bawah dan membuat yang baru lagi ,,,


setelah Selesai dia kembali lagi ke kamar Ethan ,,


"tuan ini bubur nya " ucap elen


"ayam nya tidak terasa,rasanya terlalu gurih,asin , terlalu hambar dan lain-lain" itu lah yang Ethan ucapkan


entah sudah yang ke berapa kali elen membuat bubur ,


"tuan aku harap ,bubur kali pas di lidah mu" ucap elen dengan wajah yang memerah menahan amarah yang akan meledak


"ini rasanya,,,?" ucap Ethan terpotong


"APALAGI TUAN,ASIN,MANIS ,PAHIT, HAMBAR TERUS APALAGIIIII,KAU INGIN MEMBUAT KAKI KU PATAH ,DASAR PSIK*PAT GILA TIDAAAAAKKKKK WARASSSSSSS" amarah elen meledak-ledak dia sudah tidak tahan lagi jika harus naik turun tangga sudah cukup 10 kali dia membuat tangga itu licin karena dia mondar-mandir


nafas elen membara ,mata nya menatap Ethan dengan tajam dia sudah tidak bisa memikirkan hal apapun lagi,elen pergi dari kamar Ethan dan membanting pintu dengan sangat kuat ,


Ethan diam membeku baru kali ini dalam hidup nya ada yang memarahi nya seperti itu


hahahah mangkanya jangan bikin cewe emosi ,cewe kalo udah sabar-sabar bener tapi kalo udah gak tahan dia bakal lebih buas dari pada singa dan lebih cerewet dari pada bebek dan bakal lebih jahat dari pada psik*Pat ,jangan pernah permainkan kesabaran seorang wanita karena saat kesabaran itu hilang kau juga yang akan menyesal pada akhir nya ,,

__ADS_1


-


-


__ADS_2