Gadis Pilihan Mamah Ku

Gadis Pilihan Mamah Ku
Kesedihan dan ketekatan Anita:)


__ADS_3

"Kau mau kemana haa? Jangan kau kira setelah apa yang kulakukan demi membelamu terus kau campak kan aku begitu saja! Sadar lah Anita kalau bukan karna aku siapa lagi yang mau mendekati mu saat ini. " ucap Wildan tersenyum angkuh.


''Apa maksudmu? Aku punya Brian dan hanya dia yang mencintai ku dengan tulus. "ucap Anita percaya diri.


''Hahaha... Brian kata mu! Hahahaha... Aku bahkan tak habis pikir dengan cara pikir mu itu Anita, Sebenarnya dirimu ini bodoh apa bego? Gak bisa kah kau beda mana yang cinta dengan mana yang tidak. " ucap Wildan heran dengan pola pikir Anita.


''Sial...! apa maksud dari ucapan mu itu haa? "ucap Anita emosi.


''Kenapa, kamu mau marah? Silakan Anita aku tak kan melarang mu untuk marah sesuka hatimu karna itu memang sepatutnya kau lakukan agar kau bisa sadar dan tau bahwa sesungguhnya Brian tak mencintaimu lagi. " ucap Wildan tersenyum sinis.


Mendengar penuturan Wildan kini Anita pun hanya bisa terdiam tak bersuara. Tiba-tiba iya teringat perkata yang keluar dari mulut kekasih Brian. ''Pergi lah Anita! Dan jangan pernah mencoba kau menemuiku lagi, Jadikan ini pertemuan terakhir antara kau dan aku! Dan mulai sekarang kita PUTUS. ''ucapan itu terus teringang-ingang ditelinga Anita, Dan tanpa dirinya sadari kini airmata nya pun menetes tanpa permisi membasahi pipi mulusnya.


Wildan yang melihat Anita tengah bersedih pun mencoba mendekati nya dan berucap. "Apa sekarang kau sadar jika Brian gak tulus mencintaimu? DENGAR Anita, Seorang laki-laki sejati dia gak akan pernah memperlakukan seorang wanita dengan kasar! Apa lagi wanita itu kekasihnya. ''ucap Wildan meracuni pikiran Anita.


''Meninggalkan adalah jalan yang terbaik buat mu Anita, Untuk apa kau mencintainya sedang kan dirinya sudah bermain kasar padamu. Laki-laki brengsek seperti nya gak pantas mendapatkan kasih sayang dari-Mu! Jadi, " terhenti saat Anita menyela ucapannya.


''Stopp...! Berhenti untuk tidak menjelekkan nya. Aku mengenal nya gak hanya sehari dua hari dengan nya, Cukup lama aku menjalani hubungan dengan nya dan sudah pasti aku tau bagaimana sikap perlakuan nya padaku selama ini. " ucap Anita menggenang masa-masa indah bersama Brian.


''Asal kamu tau! Selama aku berpacaran dengan nya tak pernah sekali pun iya bermain kasar padaku meskipun aku kadang selalu buat dia kesal dan marah dia selalu sabar menghadapi segala tingkahku, Tapi! "ucap Anita tertahan saat dirinya teringat sebuah kata PUTUS yang meluncur dari mulut Brian.


''Hiks... hiks... Aa..aku... hikss... hikss... " Ucap Anita terbatak-batak sebab rasa sedih dan sakit yang iya rasakan tak mampu lagi mengeluarkan kata-kata.


Kini hanya uraian air mata yang hadir dikehidupan nya saat ini, Anita tak menyangka kalau hubungan nya akan berakhir begitu saja tanpa tau apa alasannya yang membuat Brian berbuat setega itu.


Brian sesosok pria idaman komplit, Wajahnya yang tampan juga akhlak tutur katanya yang baik penyayang juga tanggungjawab itu telah pergi selamanya dari kehidupan Anita.


Wildan yang mendengar bagaimana Anita terlalu memuji Brian pun hatinya semakin panas.


''Untuk apa kau menangisinya Anita? laki-laki dikota ini gak cuma ada dia saja apa untung nya kau menangisi pria model dia! Berhenti untuk menangis jangan lemah masih ada aku yang selalu ada untukmu so, Lupakan dia sekarang juga. "ucap Wildan menenangkan dan memeluk nya.


''TIDAK...! Bagiku dia segala-galanya buatku, Aku pastikan Brian akan selalu ada untuk ku. Dan untuk kamu please, jangan ganggu atau menghalangi ku untuk memperjuangkan hubungan ku kembali padanya. " ucap Anita melepaskan pelukkan Wildan.


''What?? Apa aku gak salah dengar! "tanya Wildan tak percaya.


''Apa menurut mu aku sedang bercanda? DENGAR Wildan! Brian kasar padaku okey aku tau itu tapi bukan berarti aku akan semudah itu melepas nya, Brian bertindak kasar pasti ada suatu alasannya dan aku akan cari tau apa penyebabnya. " ucap Anita berlalu pergi dari hadapan Wildan.


''Apa kau gila haa! Apa istimewa nya dia buatmu sehingga kau nekat berjuang hanya untuk laki-laki Bajingan seperti nyaaaaaa?" ucap Wildan teriak karna kekesalan yang iya rasakan.


Anita pun menghentikan langkah kakinya dan berbalik lalu berucap. "Ya aku gila, Gila karna cintanya! ISTIMEWA iya dia sangat istimewa buatku sebab itu aku ingin memiliki seutuhnya. Apa kau puassss! " jawab Anita berpaling dan berlalu pergi.


''BRENGSEK...! ucap Wildan.


❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤


Beralih ke Brian, Setelah perbincangan nya dengan pak Irfan selesai Brian pun pamit pulang. Namun sebelum pulang Brian pun mendekati dua sahabat nya yang tengah sibuk mengerjakan tugas nya.


''Dav gwe bisa minta waktu lu sebentar. "ucap Brian memandang kearah David. Sedang kan David tak menyadari kehadiran Brian didekatnya.


''Anjrrr...Eehh Yan Lu ngagetin gwe aja. " ucap David yang juga membuat Andre pun menatap keduanya.


''Lu mau kemana? tanya Andre nimbrung.


''Gwe mau pulang pak Irfan nyuruh gwe istirahat. "jawab Brian ke Andre.

__ADS_1


''Wiiihhh yang jadi Direktur mah bebas mau ngapain aja yang gak David. "ucap Andre.


''Yoi bro setidaknya kita kebagian enaknya. Punya sohib Direktur bisa bebas juga hahaha... " ucap David.


''Haiisss kalian ini mana ada Direktur bebas yang ada tambah pertanggungjawaban, Lu pikir jadi Direktur itu enak apa! Berat dan lebih berat dari seorang pegawai biasa. Jadi gak usah mikir bebas-bebas gak ada kata bebas selagi kita kerja ikut orang harus patuh disiplinan jujur serta tanggungjawab paling utama kita jalani kepercayaan itu juga kunci keberhasilan kita dalam bekerja. "ucap Brian memberi arahan baik buat sahabat nya.


''Wiihh Great your way of thinking bro.(wiihh mantap gaya pikir mu bro)" ucap David bangga.


''Kerennnn, Ini baru sohib baik gwe ganteng pintar pokoknya komplit dah. "Nikah sama adik gwe yok bro gak rugi punya ipar macam lu ya gak Dav. " ucap Andre.


''Sayang nya gwe gak punya Adik, Hanya punya kakak itu pun cowok kalau punya saudara cewek dah gwe jodohin ama lu Yan." ucap David.


''Eeh eehh... Nih apa-apaan lu pada main jodoh-jodohan mau gwe timpang lu pada ha? "ucap Brian heran.


''Galak amat lu sama kakak ipar sendiri. " ucap Andre yang langsung disambut tawa ngakak nya David.


''Wahahahaha... Sejak kapan Brian jadi adik ipar lu? wkwkwkw... "ucap David ngakak.


''Eemm, Sejak ini lah ya gak Yan? tanya Andre ke Brian namun disambut dengan tatapan tajam.


''Wiiddiihhh ngeriii gwe lihat muka dia. " ucap Andre paling muka saat ditatap tajam Brian.


''Dah gwe kesini gak buat lagi bercanda so, Gwe lagi mode seriusss. " ucap Brian tegas namun santai.


''Boleh gak gwe hari ini mau numpang tidur dirumah lu Dav, Rasanya gak mungkin aku pulang kerumah dalam keadaan ku yang kacau gini. "ucap Brian ke David.


''Dengan senang hati bro mau seterusnya tidur dirumah gwe juga gak papa setidaknya ada yang nemanin gwe dirumah sendiri hehehe..." ucap David.


''Eehh kenapa gak nginap dirumah gwe aja bro disana lebih enak juga pas buat pandangan mata adik gwe dirumah. "ucap Andre yang langsung kena tampolan Brian.


''Anjirrrr.. Sakit weehh lu bener-bener ya. " ucap Andre mengeluh pundaknya yang kena tabokkan dari Brian.


'' Wkwkwkw... Syukurin lu makannya Jangan asal ngomong lu. " ucap David ngakak.


''Heemm tambah kah. "tanya Brian.


''Eehh gak gak sakit semua yang ada badan gwe lu tabokin mulu. " ucap Andre menjauh kan diri dari Brian.


Brian pun tersenyum melihat aksi Andre lalu berucap. "Ya udah kalau gitu lu cepat selesaikan kerjaan! Gwe tunggu lu di mobil. "ucap Brian berlalu.


''Siap pak bossss... " ucap David memberi hormat.


Brian yang melihat itu pun hanya menggelengkan kepalanya. Tak lupa iya untuk segera menelfon Adingnya Nafisyah memberi kabar bahwa hari ini ia gak pulang kerumah dengan alasan banyak kerjaan jadi harus lembur dikantor.


Terdengar nada dering telfon dari sebrang sana.


tuuuttt...


tuuuttt...


tuuuttt...


📞"Assalamu'alaikum ya aa ada apa? tanya Sya disebrang telfon.

__ADS_1


📞"WA'ALAIKUMUSSALAM... Sya bilang ke mamah kalau malam ini aa kada bisa pulang kerumah. "ucap Brian.


📞" Kenapa? ada masalah kah pian aa? tanya Sya.


📞"Malam ini Aa lembar kerja Sya banyak yang harus dikerjakan dan besok sudah harus selesai. Salam buat mamah lah maaf kalau malam ini Aa gak bisa pulang. "ucap Brian yang tak enak hati karna sudah berdusta.


📞" Eemm, Baik lah nanti Sya sampai kan ke mamah. Oh ya bukan nya besok minggu aa? tanya Sya.


📞"Heem... Biar hari minggu Aa tetap harus selesai kan pekerjaan Sya. "ucap Brian sambil memijit pelipis keningnya.


📞" Biasanya juga Aa lanjut kerja dirumah. "ucap Sya.


📞" Iya tapi ini beda Sya. "jawab Brian yang tau Adingnya pasti banyak tanya soal.


📞" Eemm, Aa Sya malam ini ijin keluar sama Rama boleh? tanya Sya.


📞''Keluar kemana? tanya Brian.


📞"KELUAR RUMAH! ya pergi jalan-jalan lah Aa malming masak iya malsin. "ucap Sya kesel.


📞"Malsin, Apaan tuh? tanya Brian bingung.


📞" Malam senin Aa aaaa...! jawab Sya.


📞"Ooooo... "ucap Brian.


📞" diihh oo haja, Gimana Aa boleh gak sih? tanya Sya lagi.


📞"Heem Boleh tap. "ucap Brian terhenti saat mau lanjut ngomong terdengar suara sya girang di sebrang sana.


📞" Yeeeeee Asyik makasih Aa ulun nang paling ganteng sedunia. "ucap Sya girang.


📞''Heem tapi ada syarat nya. " ucap Brian pula.


📞"Iihh kok ada syarat nya ya udah ulun tarik lagi ucapan tadi kalau aa paling jelek sedunia. "ucap Sya kesel.


📞" Hadeeh, "ucap Brian dari sebrang telfon.


📞"Aa belum selesai ngomong udah kamu potong terus! Nih dengarin baik-baik. " ucap Brian.


📞" 1.) Gak boleh pulang lewat 9 malam.


2.) Gak boleh berdua-duan terlalu lama apa lagi aa gak ada.


3.) Gak boleh bergandengan tangan bukan muhrim.


4.) Gak boleh Macam-macam ingat batas okey. '' ucap Brian.


📞"Gak jadi! Sya mau bobok aja. ''ucap Sya yang langsung memutuskan panggilan sepihak.


tuutt...


tuutt...

__ADS_1


tuutt...


Brian pun memandangi ponselnya dan berucap. "Astagfirullah anak ini matiin telfon tanpa permisi untung ading sendiri. " ucapnya sambil memasukkan hpnya ke saku celana.


__ADS_2