Gadis Polos Kesayangan Tuan Devil

Gadis Polos Kesayangan Tuan Devil
hukuman untuk sofia


__ADS_3

" sekarang simo sudah berada di dalam mobil mewah nya, pria itu memeluk bella dengan sangat posesif, seakan tak boleh siapa pun menyentuh milik nya, bella berada di pangkuan simo, dan sesekali pria itu mengusap puncak kepala gadis itu dengan lembut, "


" Terima kasih tuan, sudah mau menolong saya, jika tuan tak datang, entah bagaimana nasib saya, bella nampak meneteskan air mata, gadis itu benar" takut, atas apa yang sudah terjadi kepada diri nya, "


" sepanjang perjalanan menuju mansion, simo selalu memeluk bella dengan erat, sekarang gadis itu sudah terlelap, di pelukan pria dingin itu, "


" akhirnya , mereka pun sampai, "


sang asisten membukakan pintu mobil itu, silahkan tuan,.......


" simo pun turun dengan bella yang masih di pelukan nya, pria itu langsung mengendong tubuh bella, menuju ke kamar nya, "


" saat sampai di kamar, simo membaringkan tubuh gadis itu dengan sangat hati" , simo menatap gadis itu, dengan penuh penyesalan,


tapi , semua sudah terjadi, "


" akan ku buat,siapa pun, yang melukai diri mu , akan menderita, lebih dari yang kamu rasakan,


ucap simo.....


" yang tak bisa, di dengar oleh bella, simo menarik selimut, untuk menutupi tubuh gadis itu, simo nampak, membelai rambut bella,dan mencium kening nya, sampai akhir nya, massimo keluar dari kamar itu,


🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀


" di ruang bawah tanah, "


plak........


" sebuah tamparan, mendarat di pipi sofia, wanita itu merintis kesakitan,"


" a.......ampun, tuan.......!!!


" saya tidak akan pernah, mengulangi nya lagi tuan, "


" takkan bisa di maafkan,


suara bariton dari seseorang yang akan membuat wanita itu, menyesali perbuatan yang sudah dia lakukan, simo menghampiri wanita itu, dengan tatapan penuh amarah, terlihat jelas wajah nya sudah mengeluarkan hawa membunuh, "


" akan ku buat kau menjerit malam ini, tapi sayang nya saya tak punya waktu untuk menyaksikan nya, saya biarkan kau menikmati nya sendiri, tanpa gangguan, ucap simo kepada sofia, "


" joe,!


" berikan wanita ini hadiah, yang tak akan pernah bisa dia lupakan seumur hidup nya ,"


" akhir nya simo keluar dari ruangan itu, dengan gaya angkuh nya, "

__ADS_1


" simo menuju ruangan kerja nya, pria itu seperti nya sedang menginginkan darah segar, tubuh nya mulai panas dingin, simo tak bisa mengendalikan keinginan nya itu, "


" simo meraih HP di saku celana nya, pria itu menelepon sang asisten, "


" siap kan satu gadis perawan, ucap simo kepada sang asisten joe, "


" baiklah tuan, akan saya bawa secepatnya ke hadapan tuan, joe menyanggupi permintaan sang tuan, "


" simo nampak gelisah, tubuh nya sudah bereaksi, pria itu tak bisa menahan nya lagi, "


" di dalam kamar, bella sudah membuka mata indah nya dengan perlahan, gadis itu mencari keberadaan massimo, tapi bella tak melihat pria kejam itu, "


" kemana pria dingin itu , biasa nya dia selalu menganggu diri ku, ngapain juga aku mikirin pria itu, gini kan lebih enak gak ada yang mengusik ku , "


" akhirnya sang asisten joe, membawakan apa yang di minta oleh simo, sekarang nampak gadis belia yang di bawa oleh joe, sedang kebingungan, "


" kenapa saya di bawa ke sini tuan,?


ucap gadis itu, jangan banyak bertanya, kamu masuk saja ke ruangan itu, joe mendorong gadis itu hingga terjatuh ke lantai ruangan itu, dan sang asisten langsung mengunci pintu ruangan besar itu, "


" kenapa di sini sangat gelap , ucap gadis belia itu, "


" tiba" seseorang memegang tangan nya dengan kasar, "


gadis itu mulai ketakutan, aku menginginkan darah segar diri mu, maka kau jangan berani melawan ku, ucap simo, gadis itu merinding, bulu kuduk nya sudah berdiri tegak, ingin gadis itu kabur, tapi sayang, pergelangan tangan nya, begitu erat di pengang oleh simo, sekarang nampak simo sudah mengeluarkan taring nya, dan siap menusuk nya ke leher gadis itu, kamu tenang saja, ini tidak akan sakit, saya akan melakukan nya dengan cepat,


kali ini simo tak bermain" dulu dengan mangsa nya, tapi pria itu langsung mengigit leher gadis itu, dan sekarang ruangan itu, sudah penuh dengan teriakan yang sangat memilukan dari mulut gadis itu, "


" simo tak berhenti sampai gadis itu meregang nyawa, dengan sangat sadis, "


begitu simo, pria yang sangat kejam, dan penuh misteri tentang diri nya, sehingga dia menjadi monster penghisap darah, "


" simo membiarkan tubuh gadis itu tergeletak di lantai ruangan itu, sampai akhir nya sang asisten datang dan membereskan semua nya,


sekarang nampak simo sedang menikmati wine nya, pria itu selalu minum untuk menenangkan pikiran nya, "


" ya...... sebenar nya simo sangat terganggu dengan kelakuan nya yang suka menghisap darah, tapi pria itu tak bisa melawan keinginan tubuh nya itu, jika pria itu menahan nya, dia akan sangat menderita, "


" di ruangan bawah tanah, "


" c.........cukup hentikan, lirih sofia, kepada pria" yang menggagahi nya, sofia kelelahan menghadapi dua pria yang sedang mencicipi tubuh nya itu, sofia sangat merasa jijik dengan dua pria itu, andai dia mempunyai kekuatan, sudah dia tendang kedua nya, tapi sofia sudah tak berdaya, "


liat saja pembalasan ku bella, ini semua karena diri mu,


" kata hati sofia, wanita itu sangat dendam kepada adik tiri nya itu, wanita itu tak menyadari kesalahan nya sudah sangat keterlaluan, "

__ADS_1


🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀


" di kamar bella............


" gadis itu ingin memejamkan mata nya, tapi tiba" sebuah tangan kekar memeluk nya dari belakang, bella sangat terkejut, dan ingin berteriak, tapi tangan itu menutup mulut nya, "


" tidur saja, jangan membuat saya marah, suara simo tepat di daun telinga gadis itu, membuat bella mengurungkan niat nya, nampak pria itu memeluk bella dengan sangat posesif, pria itu selalu bisa tertidur jika bersama dengan bella, padahal sebelum gadis itu datang dalam hidup nya, setiap malam pria itu tak bisa memejamkan mata nya, bella seperti obat untuk diri nya, "


" bella merasa nyaman karena di peluk oleh simo, gadis itu berusaha untuk memejamkan mata indah nya, bella bisa merasakan hangat nya pelukan pria itu, "


" kenapa aku begitu nyaman di peluk pria ini,


" apa aku sudah gila, mengatakan hal ini, bisa" pria ini, besar kepala karena aku juga menginginkan diri nya, "


" akhir gadis itu tertidur dengan nyenyak nya, "


" sedangkan sofia, tak bisa memejamkan mata nya, karena tubuh nya, terasa remuk semua karena ulah pria" itu, aku sangat jijik dengan tubuh ku ini, "


🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀


" matahari pun bersinar dengan indah, tapi simo dan bella masih terlelap dengan nyenyak nya, mereka tak terganggu dengan sinar matahari yang masuk lewat celah jendela, "


" sedang kan sofia terlihat berantakan, dengan mata nya yang sudah merah, karena tak bisa tidur semalaman, "


tiba" seseorang masuk ke dalam ruang bawah tanah itu, sambil membawa kan makanan kepada wanita itu, kau makan ini, ucap joe sambil menjatuhkan makanan kelantai, nampak makanan itu ada yang berjatuhan di lantai kotor itu, "


" jangan kau pikir tuan simo mengasihani diri mu, dia menyuruh saya memberi makan kamu, supaya kamu tetap hidup, karena tuan belum puas melihat kamu menderita, "


" tuan akan menyiksa diri mu, sampai kamu merasa lebih baik mati saja, "


" cuh...........


" sofia meludahi muka joe, "


plak................


" sebuah tamparan mendarat di muka mulus wanita itu, masih berani juga kamu rupa nya hah..... "


" liat saja, apa yang akan ku lakukan kepada wanita kurang ajar seperti mu, "


" sofia merasa ketakutan melihat raut wajah sang asisten, terkadang joe bisa lebih menakutkan dari sang tuan massimo, "


🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁


BERSAMBUNG 🥰

__ADS_1


__ADS_2