
" sekarang, sofia sudah tersungkur di lantai dingin itu, karena tubuh nya, di hempaskan oleh joe, "
" rasakan ini wanita ular, sekarang tubuh sofia sudah menggigil karena, tubuh nya sudah basah kuyup, karena ulah joe, tak ada rasa kasihan sama sekali, "
" sang asisten tuan simo itu, benar" sangat marah kepada wanita itu, karena perbuatan nya terhadap nona muda nya, sudah sangat keterlaluan, andai diri nya telat sedikit saja, semua sudah terlambat, "
" saat joe sudah puas, melampiaskan amarah nya kepada sofia, akhirnya pria itu keluar dari ruangan tersebut, "
🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀
" di kamar bella, akhir nya simo terbangun, dari tidur nyenyak nya, simo menatap wajah polos gadis itu, kamu tetap cantik walaupun sedang tertidur, ucap simo sambil membelai rambut panjang gadis itu, saat merasa kan sesuatu menyentuh kepala nya, membuat tidur nyenyak gadis itu terganggu, perlahan bella membuka mata indah nya itu, simo langsung mendarat kan ciuman nya di pipi bella, membuat mata indah gadis itu, melotot sempurna, "
" a........... apa yang tuan lakukan,?
" ucap bella tiba" ,bukan nya menjawab, simo malah tersenyum kepada gadis itu, pria itu sengaja menjahili bella, karena bagi simo itu membuat bella makin imut saja, akhir nya, bella mau turun dari ranjang empuk nya, tapi tiba", tangan kekar pria itu, memeluk nya dari belakang dengan posesif, membuat bella merasa tidak nyaman, dengan posisi seperti ini, "
" a............apa yang tuan lakukan,?
lepaskan saya tuan, saya mau ke kamar mandi, biar saja saya yang antar, tidak perlu tuan, buru" bella menjawab perkataan sang tuan nya itu, "
" dasar mesum, gumam bella pelan, yang tak bisa di dengar oleh simo, "
" bella bisa merasakan, nafas pria itu, di belakang telinga nya, sekarang bella hanya bisa pasrah dengan kelakuan simo, melawan saja pun tak ada gunanya, "
sampai kapan pria kejam ini, berhenti menganggu hidup ku,
" bella sangat kesal, tapi gadis itu hanya bisa mengatakan nya dalam hati saja, mana berani gadis itu bicara langsung, bisa" dia tak akan menghirup udara segar lagi, "
" akhir nya, bella bisa bernafas lega, karena simo melepas pelukan nya, pria itu langsung keluar, tanpa sepatah kata pun , "
" bella pun ke kamar mandi, untuk membersihkan diri nya, "
__ADS_1
" simo menuju ruang bawah tanah, pria itu menemui sofia, pria itu belum cukup, menghukum wanita yang sudah menjebak gadis kecil nya itu, bagi simo tak akan ada ampun, bagi siapa pun yang mengusik hidup nya , simo membuka pintu ruangan itu dengan keras, membuat sofia menatap ke sumber suara, "
m.........mau apa lagi kamu kesini, ucap sofia gemetaran, karena melihat raut wajah simo yang menakut kan, wanita itu sudah sangat lelah menghadapi pria kejam itu, "
" tapi simo tak menghiraukan pertanyaan wanita itu, simo nampak mengambil sesuatu, di atas meja kecil di sudut ruangan itu, "
" sekarang simo menghampiri sofia, dengan sebuah tali di tangan nya, itu seperti sebuah cambuk , sofia makin ketakutan, wanita itu sudah keringat dingin, "
plush.......... satu cambukan mengenai tubuh lemas sofia, "
membuat wanita itu menjerit kesakitan,
plush........ plush....... plush......
" untuk kesekian kali nya, wanita itu harus merasakan, kuat nya cambukan dari simo, "
🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀
" gadis itu menuju kebawah, untuk menemui bik inez, tapi bibi tak ada di dapur, akhirnya gadis itu mencari nya di belakang mansion, karena bella sering melihat kepala pelayan menuju kesana, mungkin juga bik inez sedang bersama kepala pelayan di sana, tapi saat sudah berada di sana, gadis itu tak melihat siapa pun di sana, yang ada cuman pohon" yang rindang, bella tak langsung masuk ke mansion, melainkan berjalan" di sana, "
" gadis itu baru tau, kalau di sini ada tempat yang sangat sejuk dan nyaman seperti ini , "
" saat gadis itu, lagi menikmati udara segar, tiba" terdengar suara dari seorang perempuan, yang lagi kesakitan terdengar jelas di pendengaran gadis itu, membuat bella merinding mendengar nya, tapi bella sangat penasaran, akhir nya, bella mencari sumber suara itu, "
tap...... tap...... tap......
" suara langkah kaki bella yang pelan, bella bisa melihat sebuah bangunan kecil di sana, dengan pintu yang terbuka, karena bella sangat penasaran dengan suara itu, akhir nya gadis itu masuk saja ke sana, di dalam sana semakin jelas suara itu, jantung bella makin di pompa dengan kuat, "
" di dalam sana , bella melihat sebuah ruang bawah tanah, yang pintu nya terbuka lebar, bella memberanikan diri untuk masuk, "
sampai di dalam sana, mata bella melotot sempurna, melihat pemandangan yang begitu mengerikan, bella melihat tubuh sofia penuh dengan darah segar, yang keluar akibat cambukan dari simo, "
__ADS_1
hentikaaaaaaaan..........
" bella menjerit dengan keras, membuat simo menghentikan aksi nya itu, dan menatap ke sumber suara, betapa terkejut nya simo, mendapati gadis kesayangan nya itu, sudah berada di sana, "
t........ tuan, apa yang tuan lakukan kepada kakak sofia, ?
" tuan sangat kejam, saya sangat benci kepada tuan, lepaskan kakak saya , biar saya saja yang tuan hukum, bella berdiri di depan simo, dan merentang kan tangan nya, gadis itu memejamkan mata nya, dan sudah siap menerima hukuman dari tuan simo, karena gadis itu tak merasakan apa pun, akhir nya bella membuka mata nya, "
" bella menatap wajah simo, dengan sangat dalam, sambil berkata, "
" saya mohon tuan, maafkan kakak saya, biar kan saya saja yang menerima hukuman dari tuan, bella bersujud di kaki simo, membuat pria itu geram, karena gadis itu membela kakak yang jelas" sudah berbuat jahat kepada nya, "
" bangun........
ucap simo , tapi bella tak menghiraukan nya, gadis itu tetap berada di bawah sana, sambil menangis, membuat simo makin kesal, "
BANGUUUUUN.......
" bentak keras pria itu, membuat bella sangat ketakutan dan akhir nya langsung berdiri, sekarang air mata gadis itu sudah membasahi pipi mulus nya, simo tak tega melihat gadis nya itu menangis, tapi simo pura" tak memperdulikan tangisan gadis kecil nya itu, kamu mau saya hukum baiklah, tapi jangan salahkan saya, simo membuang cambuk nya dan menarik tangan bella, keluar dari ruangan itu, simo nampak buru", membuat bella kewalahan mengimbangi langkah lebar kaki pria itu, "
" simo begitu kuat mencengkram pergelangan tangan bella, seperti nya tangan gadis itu sudah memerah, karena ulah nya, simo menarik bella menuju ke kamar nya, dan sampai di sana, simo menghempaskan tubuh bella ke atas ranjang king size nya, pria itu langsung naik keatas tubuh bella, dan langsung ******* bibir manis itu, simo juga menggigit kecil leher putih gadis itu, membuat bella menjerit, sekarang leher gadis itu sudah di penuhi tanda kepemilikan, bella menangis dalam diam, gadis itu tak mau membuat tuan kejam itu semakin marah, "
" bella menjerit kesakitan, saat tangan besar pria itu, menjelajahi lembah kenikmatan nya, simo memasukkan satu jari nya, ke dalam lembah tersebut, sambil meremas dua bukit kembar gadis itu dengan pelan, bella merasakan hal aneh di dalam diri nya, tubuh gadis itu seakan menerima semua sentuhan yang di lakukan oleh pria kejam itu, tapi hati nya berkata lain, bella merasa benar" sudah hancur, tubuh nya tak berharga lagi, pria kejam itu sudah merusak nya, simo makin dalam memasuki jari nya, dan sekarang bukan satu lagi, tapi dua sekaligus, bella tak bisa menahan nya lagi, "
auw....... sakit,.......
pekik gadis itu, membuat simo tersadar dari perbuatan nya, simo menatap wajah bella yang sudah di penuhi dengan air mata, ada rasa menyesal di hati simo, pria itu bangkit dari tubuh bella, dan menuju ke kamar mandi, di sana air mata pria itu tumpah, tak pernah seumur hidup, pria kejam itu menangis karena seorang wanita , tapi hari ini hati nya, benar" terluka saat melihat bella menangis di bawah kungkungan diri nya, "
" pria tanpa rasa ampun itu, benar" sudah berubah, karena seorang gadis polos seperti bella, bella yang merasakan sakit di bawah sana, hanya bisa menangis, saat gadis itu kelamaan menangis , akhirnya tertidur dengan keadaan masih berantakan, saat simo keluar dari kamar mandi, mendapatkan gadis kesayangan nya tertidur dengan mata sembab, membuat simo benar" merasa bersalah, akhir nya pria itu memakai pakaian nya, dan menghubungi sang asisten,"
" siapkan mobil , saya akan menuju ke markas, ucap simo, dan langsung mematikan sambungan nya begitu saja, joe sudah biasa menghadapi sikap tuan nya, yang suka seenak nya saja, jadi tak masalah lagi bagi nya, "
__ADS_1
BERSAMBUNG 🥰