
" akhir nya bella dan kakak nya sudah sampai di mansion, gadis itu nampak sedang membereskan belanjaan nya, "
biar saya bantu non ucap bik inez !!
boleh bik, Terima kasih, ucap bella sambil tersenyum kepada bibi,
nona seperti nya senang sekali hari ini gak seperti biasa nya,?
ya bik.......
tadi di mall saya bertemu dengan pria yang baik banget ramah lagi gak kek tuan simo itu, pokok nya beda banget sama tuan kutub utara itu bik,
eh nona jangan ngomong gitu nanti kalau tuan dengar gimana, ?
biar aja kan memang gitu ada nya, tuan simo itu terlalu dingin dan sombong bik,
" hey gadis bodoh jangan sampai membuat saya mengulangi perkataan saya,
bella memperagakan gaya massimo kalau lagi bicara dengan nya, ada lagi bik
saya paling benci menunggu,
hahahahahaha........
gadis itu tertawa dengan lepas nya bibi pun ikut tersenyum melihat gadis itu, sudah lama bibi tak melihat gadis cantik itu tertawa seperti itu,
non bisa aja,
memang gitu kan bik gaya tuan massimo itu,
ya sih, gak di ragukan lagi
hahahahaha.......
akhirnya mereka tertawa bersama,
aduh..... aduh.....
sakit perut aku bik....
kalau begitu saya ke kamar dulu ya bik,!!!
saya mau mandi dulu gerah,
ya non, nanti biar bibi siapin makanan untuk non bella,
makasih bibi ku tersayang,
cup.....
gadis itu mengecup pipi bik inez,
makasih bik selalu ada buat aku dari dulu ucap gadis itu sambil berlalu pergi,
tiba" bayangan sepuluh tahun yang lalu terbayang di ingatan wanita paruh baya itu dimana saat ibu nya bella sedang menerima tamu seorang wanita cantik dan sexy, lebih tepatnya seperti wanita murahan, dimana mas hendric ucap wanita itu tanpa basa basi, kamu siapa nya mas hendric, ?
saya istri nya, dan saya mau mas hendric pulang sekarang, maksud mbak apa, saya ini istri sah mas hendric gak mungkin mas hendric mengkhianati saya mbak, mungkin mbak salah orang, jadi ini apa wanita itu melempar sebuah poto mesra diri nya dan hendric, membuat isabela syok, "
sekarang wanita itu ingin naik ke atas untuk mencari mas hendric,
mas..... mas......
dimana kamu, ?
isabela berusaha menarik wanita itu agar tak naik ke atas tapi wanita itu lebih kuat, membuat isabela tak bisa mencegah nya dan akhirnya isabela hanya bisa mengejar nya dari belakang,
tunggu.......
__ADS_1
kamu tak bisa seenak nya di rumah ku ucap isabela, dan ingin menarik wanita itu turun tapi sayang wanita jahat itu malah mendorong tubuh isabela ke bawah sekarang isabela sudah jatuh dari tangga dengan tubuh yang di penuhi dengan darah segar tak ada orang lain di rumah itu hanya ada bik inez sedangkan bella kecil sedang di sekolah,
sekarang wanita itu hanya menatap tubuh tak berdaya isabela di bawah sana,
" bik inez langsung menghampiri isabela yang sudah tak berdaya di lantai,
bik saya titipkan putri saya sama bibi, jaga dia baik" bik, sayangi dia seperti anak bibi sendiri,
setelah mengucapkan itu isabela akhirnya pingsan
" sekarang wanita itu menghampiri bik inez dan juga isabela yang sudah pingsan di lantai sambil berkata, jika kamu berani mengadukan saya lihat saja akan ku pastikan kamu dan anak dari wanita itu akan saya buat menderita, memang nya apa kemampuan kamu, kamu itu cuma seorang pembantu siapa juga yang akan percaya dengan omongan mu itu,
dengar baik" jika kamu ingin selamat kamu cukup ikutin saja permainan saya kamu mengerti
" b..... baik lah nyonya.....
bik inez tak bisa berbuat lebih, memang betul dia hanya pembantu tak mungkin bisa melawan wanita berkelas seperti sarah,
" akhirnya wanita itu menelpon seseorang,
sayang maaf kan aku, aku ke rumah mu untuk memberitahukan istri mu kalau kita sudah menikah sayang, tapi dia tak Terima dan ingin mendorong ku akhirnya dia sendiri yang jatuh sayang,
hik...... hik..... hik......
bagaimana ini, ?
" tangis wanita itu,
benar" wanita ular gumam bik inez, "
cepat bawa ke rumah sakit nanti saya akan menyusul, ucap hendric di sebrang sana,
" hendric langsung bergegas menuju ke rumah sakit, di mana istri nya di rawat, "
" saat sampai di sana, "
saya kan sudah pernah bilang sabar dulu sampai saya siap untuk mengatakan yang sebenar nya, "
maaf sayang tapi aku gak mau kamu cuekin aku, liat aja beberapa hari ini kamu gak pernah menemui aku di apartemen.
aku kan kesepian,
tapi aku itu lagi sibuk sayang,....
jadi kamu marah sama aku gitu, ?
sudah lah sarah jangan buat ribut di rumah sakit, "
akhirnya wanita itu diam,
" beberapa hari kemudian........
" bagaimana keadaan istri saya dok, ?
" maaf Pak hendric seperti nya istri anda mengalami pendarahan di otak, jadi sedikit kemungkinan istri anda akan sembuh, maaf kan saya pak saya sudah berusaha semaksimal mungkin, "
" Terima kasih dok, !!
" kalau begitu saya permisi pak, "
silahkan,..... ucap tuan hendric ,
" bagaimana sayang, apa istri mu itu bisa sembuh, ?
" kemungkinan nya kecil, "
nampak senyum jahat terukir di wajah wanita ular itu saat mendengar ucapan dari suami baru nya itu,
__ADS_1
" benar saja wanita itu memasuki ruangan isabela dan mematikan semua alat yang membantu isabela untuk bertahan hidup, wanita itu benar sangat kejam, saat melihat detak jantung isabela sudah tak berdetak baru wanita ular itu menghidupkan kembali alat" itu, "
" tak ada guna nya lagi isabela sudah tak bernyawa, nampak senyum bahagia terukir di wajah iblis nya itu, akhirnya aku menjadi nyonya satu" nya di istana mas hendric itu, "
" di pangkuan bik inez seorang anak kecil sedang menangis, "
" kapan ibu akan pulang bik bella kangen ucap gadis kecil itu, saat itu mungkin usia bella masih 8 tahun, "
" sabar non mungkin beberapa hari lagi, ucap bibi menenangkan gadis itu, karena capek menangis akhirnya bella tertidur di pangkuan bibi, "
bibi pun membawa bella ke kamar nya dan menidurkan nya di atas ranjang, "
" saat bibi ingin ke dapur tiba" suara mobil ambulance terdengar di telinganya, "
deg......
" seakan jantung nya berhenti seketika, saat memastikan apa itu benar suara ambulance, dan ternyata apa yang wanita itu takutkan terjadi, "
" akhirnya bik inez luruh ke lantai bersamaan dengan air mata nya yang dari tadi ingin keluar, "
nyonya......
" ini tak mungkin pekik nya di sela" tangisan nya , "
" akhirnya bik inez bangkit tapi seakan kaki nya tak bisa melangkah, tubuh nya lunglai, saat seseorang mengatakan siapkan semua nya sebentar lagi kita akan melakukan pemakaman untuk nyonya isabela, "
" dengan masih tak percaya bik inez bangkit dan menghampiri tubuh yang sudah kaku itu dengan perlahan, "
" nyonya kenapa secepat ini , ini sungguh tak adil untuk anda, "
hik...... hik..... hik.....
" bibi ada apa ini, ?
tanya bella gadis kecil itu terbangun karena mendengar suara ribut di luar, "
" bik inez langsung lari dan memeluk tubuh kecil gadis itu dengar erat, yang sabar ya sayang, "
" maksud bibi apa, ?
" itu siapa yang di tutupin kain itu bik, ?
" itu ibu mu yang sudah meninggal ucap sarah istri kedua hendric, "
" cukup nyonya dia cuma anak kecil ,
dia harus di kasih tau kalau ibu nya sudah tiada,
nyonya benar" jahat gak punya hati,
jangan dengar kan sayang, disini ada bibi non tenang ya,
j...... jadi ibu sudah meninggal bik,
" saat itu senyum ceria hilang dari wajah gadis cantik itu, "
hik...... hik...... hik.......
" tangis gadis kecil itu, bibi memeluknya makin erat, tenang sayang ada bibi disini, bibi janji gak akan ninggalin non sendirian, "
" beberapa hari kemudian, sarah membawa seorang gadis kecil mungkin lebih tua dari bella 6 tahun, "
ya....
" dia adalah sofia anak sarah dengan suami pertama nya, "
" dan saat itu pula penderitaan untuk bella di mulai, "
__ADS_1
BERSAMBUNG 🥰