Gadis Polos Kesayangan Tuan Devil

Gadis Polos Kesayangan Tuan Devil
kekesalan tuan massimo


__ADS_3

" nampak bella dan kakak nya sedang menikmati teh dan tertawa bersama, kakak beradik itu nampak bahagia tapi itu hanya berlaku untuk bella saja, ternyata kakak tiri nya belum sepenuh nya berubah wanita itu masih menyimpan dendam dalam hati nya untuk sang adik, "


" bell besok mau gak pergi belanja sama kakak biar kakak minta izin sama tuan massimo, baik lah kak, bella mau asal tuan simo itu mau mengizinkan kita pergi, "


" okey.....


" biar itu jadi urusan kakak saja,


ayah mana kak, ?


sudah pergi tadi pagi ucap sofia, "


" kok ayah gak pamit sama bella sih, !!


kata bik inez kamu belum bangun maka nya ayah gak mau gangguin anak gadis nya, gitu kata ayah, "


" ya udah gak papa ucap gadis cantik itu,


oiya kak, kapan ibu pulang kesini bella sudah kangen ingin ketemu sama ibu,


kakak gak tau kapan bell mungkin beberapa hari lagi, "


mungkin selamanya mama gak akan kesini lagi itu semua karena diri mu gadis pembawa sial


" ucap sofia dalam hati, wanita itu benar" menaruh dendam untuk bella, "


" bella harap juga gitu kak karena bella benar" ingin ibu cepat kesini, biar kita bisa kumpul lagi kek dulu, "


" iya bell kakak juga gitu, "


" tiba" kepala pelayan datang menghampiri mereka berdua, "


" nona bella di suruh menemui tuan di kamar nya, ucap kepala pelayan tersebut, "


" ya bik saya akan kesana sekarang


bella pergi dulu ya kak, ucap gadis itu sambil tersenyum, "


" akhir nya gadis itu pergi untuk menemui tuan kejam itu, "


apa yang di inginkan pria itu apa dia akan menghukum ku lagi, apa pria itu tak bosan" menganggu hidup ku


kesal gadis itu


" akhirnya bella sudah sampai di depan pintu kamar tuan simo, "


tok... tok... tok...


ceklek......


" simo membukakan pintu untuk bella, gadis itu hanya terdiam menatap wajah pria itu seperti sedang tak baik" saja, bella langsung masuk dan berdiri mematung menunggu apa yang akan tuan simo kata kan, "


" tiba" simo memeluk bella dari belakang dan berbisik temani aku tidur,


t...... tapi tuan ini kan masih sore, tak ada alasan, "


" akhirnya gadis itu hanya terdiam dan menuruti saja kemauan pria itu, simo langsung mengangkat tubuh gadis itu ke atas ranjang nya dan langsung tidur sambil memeluk gadis itu, bella hanya terdiam begitu juga dengan simo, "


" beberapa saat kemudian bella bisa merasakan nafas simo yang sudah teratur menandakan kalau pria itu sudah tertidur dengan pulas, bella tak berani bangun gadis itu takut membangunkan harimau yang sedang tidur, "


" akhirnya gadis itu pasrah dan ikut memejamkan mata nya, "


" nampak di kamar sofia begitu berantakan wanita itu baru saja membanting semua barang yang ada di atas meja nya wanita itu sedang marah karena kesal kepada bella kenapa gadis itu sangat di ingin kan tuan simo, apa kelebihan gadis bodoh itu pikir nya,"


" beberapa jam kemudian.....

__ADS_1


" di kamar massimo...


" pria itu terbangun karena mendengar sesuatu, "


IBU..... bella ikut bu jangan tinggalkan bella sendiri semua jahat kepada bella buk, hanya ibu yang sayang sama bella....


" bella nampak sedang mengigau, "


" seperti nya gadis itu sedang rindu akan ibu nya gumam simo kemudian,....


" simo hanya mengusap rambut bella pelan dan membawa gadis itu kedalam pelukan nya, perlahan gadis itu akhirnya tertidur kembali dengan nyenyak, "


" keesokan hari nya.....


" saat gadis itu membukakan mata indah nya tak sengaja gadis itu melihat simo sedang keluar dari kamar mandi dengan telanjang dada, sontak membuat gadis itu langsung menutup mata nya kembali, "


" apa kamu tak mau melihat nya, ?


tanya simo yang membuat bella langsung membulat kan mata indah nya ,


a..... apa maksud tuan, ?


jangan pura" bodoh saya tau kamu tadi sedang menatap saya dengan mata yang melotot keluar, "


" itu tidak benar, tuan jangan asal bicara,


bella langsung terdiam melihat sorot mata dari simo seakan menyuruh nya untuk diam,


simo menghampiri bella sambil berkata,


jadi kamu menuduh saya berbohong hah..... "


" b...... bukan begitu tuan tapi....


" merasa gadis itu sudah kehabisan nafas baru simo melepas ciuman nya dari gadis itu dan berlalu pergi dari hadapan gadis itu, "


" dengan nafas terburu" bella menarik udara segar dan mata gadis itu melotot sempurna melihat jam di atas meja itu sudah menunjukkan angka 8 , "


" ya ampun lama sekali aku tidur ucap gadis itu, "


" bella turun dari ranjang dan ingin membukakan pintu kamar itu tapi sayang pintu itu masih di kunci oleh simo, "


" apa yang pria itu lakukan apa dia mau mengurungku lagi ini benar" sudah keterlaluan , sebel gadis itu, "


" akhirnya simo sudah rapi dengan jas mahal nya pria itu hari ini ada rapat penting di perusahaan, "


" saat simo keluar dari ruang ganti bella begitu terpesona melihat simo yang begitu tampan, andai gadis itu tak tau sifat buruk nya pasti bella sudah jatuh hati pada pria itu, "


" apa saya begitu tampan sehingga kamu tak berkedip melihat saya seperti itu, ?


" akhirnya bella tersadar dan langsung membuang muka nya ke arah lain, "


" tadi kakak kamu bilang kalian akan pergi berbelanja saya sudah memberi kalian izin asal jangan coba" membuat hal yang aneh" , "


" jadi pergi lah jangan sampai saya berubah pikiran, "


" Terima kasih tuan, anda sangat baik sekali, "


seharusnya saya yang harus berterima kasih kepada mu gadis kecil karena sudah membuat saya bisa tidur nyenyak tadi malam,


" ya.......


" ucap simo membuat bella kesal sendiri bagaimana tidak pria di depan nya itu selalu bersikap dingin dan angkuh kepada nya, sangat menyebalkan pikir gadis itu, "


" simo pun keluar dari kamar itu meninggalkan bella sendirian di sana yang masih kesal kepada nya, "

__ADS_1


" saat pria itu sudah menghilang di balik pintu gadis itu mengambil guling dan melempar nya ke arah pintu sambil berkata dasar beruang kutub apa susah nya sih bersikap biasa aja jangan sok dingin seperti itu, "


" akhirnya gadis itu ke kamar nya untuk bersiap" karena akan pergi dengan kakak nya,"


" beberapa saat kemudian nampak bella sudah cantik dengan rambut di kuncir kuda membuat gadis itu semakin imut saja, "


" akhirnya mereka pergi di antar supir dan para bodyguard tentunya, sebenarnya gadis itu tidak nyaman kalau harus di awasi seperti itu gadis itu ingin kebebasan dalam melakukan hal yang dia inginkan, "


" tapi itu semua tidak mungkin terjadi mana mungkin tuan kejam itu mau kalau budak nya nanti kabur, "


" siapa juga yang mau kabur dia pikir aku gak sayang sama nyawa ku yang cuma satu ini, "


" hehehehehe.......


kekeh gadis itu mungkin cuma author yang bisa dengar 😁


" beberapa saat kemudian.......


" akhirnya mereka sampai juga di mall terbesar di kota itu, "


" saat bella sedang mendorong troli tiba" gadis itu menabrak seseorang karena mata gadis itu gak fokus ke depan, "


" ya ampun maaf tuan ucap bella tiba" karena baru sadar sudah menabrak orang di depan nya, "


" gak apa" kok santai aja pria itu hanya menanggapi dengan sebuah senyuman, "


" aduh jadi gak enak ni sama tuan,


eitss... jangan panggil tuan dong terlalu format kenalkan william anderson, panggil aja will, akhirnya bella menjabat tangan pria itu sambil berkata bella, "


" nama yang indah seperti orang nya ucap pria itu, "


" jadi kamu kesini sendirian, ?


tidak saya bersama kakak saya, "


" boleh saya menemani kamu berbelanja , ?


" boleh saja asal gak merepotkan anda tuan will, "


" gak usah pake tuan, will aja biar lebih akrab, baik lah ucap bella sambil tersenyum,


memang gadis itu cepat sekali akrab dengan orang yang baru di kenal nya, asal orang itu mau berteman dengan nya, "


" seseorang di balik layar laptop itu mengeraskan rahang nya karena marah melihat gadis kesayangan nya itu dekat dengan pria lain , "


" dasar gadis bodoh mau aja di ajak ngobrol sama orang yang baru saja dia kenal, gimana kalau orang itu penjahat, "


" kurang ajar........


" apa dia sudah bosan hidup beraninya menganggu milik ku, "


" akhirnya simo menghubungi asisten nya dan menyuruh menyelidiki siapa pria yang sedang bersama gadis kecil nya itu, "


" baik tuan ucap joe di sebrang sana, selalu saja tentang gadis itu, merepotkan saja ucap asisten joe, "


" di mall........


" nampak bella sudah siap berbelanja dan akan pulang, Terima kasih sudah mau menemani saya kak will, mungkin lain waktu kita bisa bertemu lagi, ucap bella,


pasti kita akan bertemu lagi mungkin akan sering gumam pria itu , tapi tak bisa di dengar oleh gadis itu, "


" akhirnya will pun pergi sambil melambaikan tangan nya kepada gadis itu, bella pun membalas nya, membuat simo makin mendidih di sana, "


BERSAMBUNG 🥰

__ADS_1


__ADS_2