
🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀
" massimo sudah siap dengan baju kantor nya, pria itu terlihat sangat tampan, dengan setelan jas itu, saat simo mau keluar dari kamar, pria itu melihat bella lagi duduk di balkon kamar itu, "
" simo menghampiri bella, dan berkata, hari ini ayah mu akan kemari, bella hampir tak percaya dengan apa yang dia dengar, "
" setelah mengatakan itu, simo langsung pergi begitu saja, "
" kenapa pria kejam itu, bisa tau isi hati ku, apa jangan" dia itu jin, bella berperang dengan pikiran nya sendiri, "
" mau dia jin kek, hantu kek, peduli apa aku, ucap gadis itu kemudian,....
" tiba" kepala pelayan masuk, selamat pagi nona bella, hari ini nona bisa menemui kakak tiri anda non, "
" dimana kakak sofia bik,?
kakak nona ada di kamar tamu non, kalau nona mau menemui nya biar saya antarkan sekarang, "
" saya mau bik, saya mau liat gimana keadaan kakak saya, apa dia baik" saja, setelah tuan kejam itu menghukum nya, kenapa tuan simo sangat kejam bik, dia tak pernah memperdulikan perasaan orang lain, "
" dan jika saya punya kesempatan, saya mau keluar dari mansion ini bik, saya sangat menderita berada di sini bik, "
" nona yang sabar ya, pasti ini semua yang terbaik untuk nona bella, tuan simo gak terlalu buruk kok non, "
"tidak buruk dari mana nyan, pria itu terlalu kejam untuk jadi manusia, "
..." kalau gitu, kita turun sekarang aja non, ucap kepala pelayan, membuat bella sadar dari lamunan nya, "...
" sekarang mereka pun turun ke lantai bawah, untuk menemui sofia, "
" sekarang mereka sudah berdiri di depan pintu kamar sofia, "
" tok........ tok....... tok.......
" apa aku boleh masuk kak,?
ini bella kak,
masuk saja, pintu nya gak di kunci, "
ceklek......,?
" bella membuka pintu kamar itu, dan melihat sofia sudah berdiri di sana menunggu diri nya masuk, "
" bella adik ku, maaf kan semua kesalahan yang sudah kakak lakukan pada mu selama ini, kakak benar" menyesali semua perbuatan kakak kepada mu, "
" sudah lah kak, semua sudah berlalu, bella sudah memaafkan semua nya, "
" tapi kakak benar" jahat , "
hik........ hik......... hik...
" tiba" sofia memeluk bella sambil menangis, bella tak bisa mengatakan apa pun lagi, gadis itu sangat terharu dan senang, karena baru kali ini bella merasakan pelukan yang begitu hangat dari sang kakak, "
" bella tak pernah marah apa lagi dendam sama kakak, "
" apa kakak masih sakit , karena ulah tuan kejam simo, tanya bella, "
" sofia pun melepas kan pelukan nya karena pertanyaan dari sofia, " wanita itu menatap mata gadis cantik itu dan berkata, "
" kakak gak kenapa" kok, karena tuan simo sudah menyuruh dokter mengobati kakak, dan memberikan obat untuk kakak, "
" tapi, tetap saja bella membenci tuan kejam itu kak, pria itu tak punya perasaan sama sekali, sungguh dia benar" kejam, "
__ADS_1
🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀
" di ruangan kantor nya, nampak simo sedang berbicara kepada sang asisten, apa kamu sudah melakukan yang saya perintah kan, ?
" sudah tuan, sekarang nona bella sudah menemui kakak nya itu, "
" awasi semua yang di lakukan wanita ular itu, jangan sampai dia melukai gadis kecil ku lagi,"
" baik tuan, saya akan melakukan yang terbaik tuan, "
" apa ayah gadis itu sudah sampai, "
" dia sedang dalam perjalanan menuju mansion tuan, "
" bagus, ucap simo, "
🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀
" akhirnya ayah bella pun tiba di mansion, pria itu turun dari mobil nya, dan di sana sudah ada bik inez yang menunggu nya, "
silahkan tuan,........
" Terima kasih bik, hendric pun memasuki mansion yang sangat besar itu , "
" di ruang tamu sudah ada bella dan sofia yang menunggu kedatangan nya , "
" saat melihat sosok yang sangat di rindukan, bella langsung berlari dan menghambur dalam pelukan sang ayah, begitu pun dengan sofia, mereka berpelukan bersama, melepas semua kerinduan yang sudah lama di pendam, "
" beberapa saat kemudian,...........
" sekarang ayah dan anak itu, sedang duduk di sofa ruang tamu, mereka nampak sedang berbincang, "
" ibu di mana ayah,?
tanya bella,
kok ibu gak bilang" kalau kesana, kan bella juga mau ikut yah, "
" mereka tak tau kalau sebenar nya, ibu mereka sedang berada di sebuah rumah, yang jauh dari kota itu, "
" sebenarnya simo mengurung ibu tiri bella, karena simo tak mau wanita itu menganggu gadis kecil nya lagi, "
" simo sudah berbaik hati kepada wanita itu, karena tidak melenyapkan nya, simo masih memikirkan perasaan bella, kalau bukan karena itu, bisa di pastikan wanita itu sudah beda alam sekarang, "
" di perusahaan..............
" batalkan semua pertemuan saya nanti malam, saya punya urusan lain yang lebih penting, "
" ucap simo, membuat sang asisten joe tak habis pikir, karena sang tuan tidak profesional lagi dalam bekerja semenjak gadis itu datang, di lain sisi joe senang karena tuan nya mulai tak sedingin dulu lagi, tapi joe kesal karena sekarang banyak yang harus joe selesaikan sendirian, karena tuan nya itu sering meninggalkan pekerjaan penting untuk nya,"
" baik lah tuan , jawab joe pasrah,
karena joe tak memiliki keberanian untuk membantah ucapan tuan nya itu, "
" apa masih ada lagi dokumen yang harus saya tanda tangani, jika memang sudah tak ada lagi, saya akan pulang sekarang, "
" simo bersikap kekanak-kanakan, "
dasar bucin,
" kesal joe dalam hati, pria itu benar" kesal karena tuan nya bersikap seperti itu, "
" tidak ada lagi tuan, jawab nya kemudian.......
__ADS_1
" akhir nya simo menyambar jas yang dia letakkan di kursi kerja nya, dan berlalu pergi,
untuk saya dia bos, kalau bukan sudah aku hajar itu muka,........
" kesal joe,........
" simo mengemudi kan mobil mewah nya, dengan kecepatan tinggi, karena pria itu tak sabar untuk melihat gadis kesayangan nya itu, sepanjang perjalanan simo nampak tersenyum, pria itu benar" sudah di mabuk cinta, "
" di mansion.............
" nampak bella tersenyum bahagia, karena bisa ngumpul bersama keluarga nya, walau pun tak ada sang ibu , tapi hati nya sudah sangat senang, lama mereka mengobrol,......
" sampai akhirnya tuan massimo pun sudah sampai di mansion, pria itu langsung masuk dengan gaya sombong nya, sampai di dalam pria itu melihat gadis kecil nya itu sedang tertawa dengan bahagia nya, membuat jantung simo berdebar, kenapa dengan diriku, apa aku punya penyakit jantung, sampai" jantung ku berdebar dengan kuat, "
" simo menghampiri mereka, "
" tuan sudah pulang ucap bella kemudian,......
" em........
jawaban singkat sang tuan,
bella benar" kesal, ingin rasa nya gadis itu mencakar" muka sombong pria itu, tapi apalah daya, bella tak punya keberanian sama sekali, "
" buatkan aku minuman, ucap simo,
membuat bella langsung berdiri dan berlalu ke dapur, "
" apa perusahaan anda baik" saja pak hendric, tanya simo,
sangat baik tuan, Terima kasih , bantuan dari tuan sangat membantu perusahaan saya, "
em,.........
" tak usah di pikirkan, ucap simo,
akhirnya simo pun menyusul bella ke dapur, di sana ada bik inez, yang terkejut melihat tuan simo, tapi simo memberikan kode dengan mengangkat tangan nya menyuruh bibi itu untuk pergi dari sana, sekarang tinggal lah bella yang sedang membuat kan minuman, gadis itu terkejut karena simo memeluk nya dari belakang dengan tiba" ,
" apa yang tuan lakukan, lepaskan saya tuan, jika ada orang yang melihat gimana tuan, "
" tak ada yang berani, pekerja di sini tuli dan buta atas semua yang terjadi di mansion ini, itu sudah menjadi peraturan saya, jadi kamu tenang aja, jika kita melakukan hal lebih juga gak apa" ,
" bella membuka mata nya lebar karena ucapan dari sang tuan, "
" maksud tuan a..........apa, ?
" kamu jangan pura" lupa, apa yang saya katakan tadi pagi, "
" jadi kamu siap" nanti malam aku akan memangsa mu dan membuat mu menjerit sepanjang malam, "
" simo menggigit pelan daun telinga gadis itu , membuat bella merinding, "
" sudah tuan, hentikan saya geli, "
tapi enak kan ucap simo membuat bella kesal, "
" simo langsung mengambil minuman itu, dan meneguk nya, simo menyisakan sedikit minuman itu, dan berkata, minum lah sambil memberikan minuman itu kepada bella, "
" bella tak mau meminum nya, tapi melihat sorot mata sang tuan, akhir nya gadis itu meminum nya sampai habis, "
" gadis pintar, ucap simo sambil membelai rambut bella, "
" ku tunggu jam 8 , jika lewat satu detik saja, akan aku tambah hukuman untuk mu, kamu mengerti honey, "
__ADS_1
" dan simo pun pergi dari hadapan gadis itu, akhir nya bella bisa bernafas lega, tapi gadis itu tak bisa tenang karena ucapan dari tuan massimo , masih terngiang di kepala nya, "
BERSAMBUNG 🥰