
akhirnya massimo memasuki kamar nya lagi, pria itu duduk di pinggir ranjang menatap wajah polos bella yang begitu cantik saat lagi tertidur.
pria itu selalu merasa nyaman saat berada di dekat gadis itu.
saya sengaja mengurung mu di mansion ini agar tak ada lagi yang bisa menyakitimu seperti dulu, maaf jika kamu bosan berada di dekat saya, tapi ini yang terbaik untuk mu.
simo membelai wajah bella dengan lembut,
sampai tiba" mata nya tertuju pada bibir mungil gadis itu.
ini sangat menggoda, gumam pria itu.
perlahan simo mendekatkan bibir tebal nya. pria itu ******* bibir mungil bella dengan hati" agar tidur gadis itu tak terganggu.
lama simo ******* bibir manis itu, seperti nya bella benar" tertidur pulas.
massimo benar" tak bisa mengendalikan diri nya, pria itu ingin lebih dari sekedar ciuman, akhirnya simo menaiki tubuh mungil bella dan mengungkung nya sambil membuka kancing baju gadis itu.
saat merasakan sesuatu yang berat di atas tubuh nya, membuat bella terbangun dari tidur nyenyak nya.
gadis itu terkejut melihat massimo berada di atas tubuh nya, mata mereka saling beradu,tak seperti biasa nya, kali ini tak ada penolakan sama sekali dari gadis itu, simo menatap gadis itu dengan lama, sampai akhirnya bella mengangguk kan kepala nya pertanda jika gadis itu memberi izin kepada massimo untuk menyentuh nya.
simo langsung ******* bibir gadis itu, dan tangan nya tak tinggal diam, dengan hati" tangan nakal itu menjelajah ke dalam selimut.
dan sampai di lembah kenikmatan gadis itu, tubuh bella seperti di sengat aliran listrik, gadis itu merasakan gejolak hasrat yang tak pernah di rasakan nya, kali ini gadis itu begitu bersemangat. tubuh nya meminta lebih.
simo membuang selimut yang menutupi tubuh gadis itu ke sembarang arah.
baru kali ini gadis itu membalas ciuman dari simo bukan karena paksaan.
tubuh massimo makin panas, pria itu menjelajahi setiap inci tubuh gadis itu, dan tak lupa simo meninggal kan tanda kepemilikan di sana.
nafas bella memburu mendapat kan sentuhan dari simo, tapi kali ini gadis itu benar" menikmati nya, sampai tiba" simo menghentikan aksi nya karena pria itu sadar jika sampai dia melakukan itu akan membuat gadis kesayangan nya itu sangat kesakitan, dan simo tak mau dia sampai hilang kendali atas gadis nya.
akhirnya simo turun dari tubuh bella, sambil berlalu ke kamar mandi.
ada apa dengan tuan simo itu, apa dia tak menginginkan diri ku lagi,?
dalam kamar mandi massimo kesal pada diri nya sendiri.
apa aku lepaskan saja gadis itu dari hidup ku,?
ucap nya kemudian.
bella pun turun dari ranjang, karena sangat lapar, gadis itu ingin membukakan pintu kamar itu yang ternyata sudah di kunci oleh massimo.
mau kemana, ?
suara bariton itu membuat bella terkejut dan menoleh ke sumber suara.
s...... saya lapar tuan.
__ADS_1
saya mau ke dapur untuk mengambil makanan.
tunggu di sini , biar saya yang mengambilnya.
tapi tuan....
gadis itu tak berani melanjutkan ucapan nya, karena melihat sorot mata dari sang tuan.
baiklah tuan, Terima kasih.
ucap gadis itu kemudian.
bella pun hanya bisa duduk di atas ranjang besar itu sambil menunggu.
saat simo menuruni tangga, pria dingin itu bertemu dengan asisten joe.
tuan....
pak hendric ingin menemui anda tuan.....
dia sedang menunggu di bawah.
sebentar lagi saya akan menemui nya,
ucap simo sambil menuruni tangga dan berlalu ke dapur, pria itu membuka kulkas dan mengambil sesuatu di dalam sana.
saat kepala pelayan ingin memasuki dapur, wanita paruh baya itu di buat heran akan tingkah tuan nya itu, kenapa tidak , baru kali ini kepala pelayan melihat seorang massimo tuan yang di kenal kejam dan dingin mau repot" ke dapur hanya untuk mengambil makanan.
bukan hanya itu, massimo juga memanaskan makanan dingin itu sendiri. pria itu nampak senang melakukan nya.
ucap kepala pelayan yang tak bisa di dengar oleh massimo tentu nya.
sekarang semua nya sudah siap.
simo langsung menuju ke kamar nya sambil membawa kan makanan untuk gadis kecil nya itu.
saat sampai di depan pintu kamar massimo langsung membukakan pintu besar itu dengan pelan.
ceklek..........
simo langsung menaruh makanan itu di atas meja kecil di dekat ranjang.
habiskan.....
ucap pria itu.
t....... Terima kasih tuan.
em.......
hanya itu jawaban dari sang tuan.
__ADS_1
dasar beruang kutub,
celoteh gadis itu dalam hati.
pria itu pun pergi menemui ayah nya bella, tapi gadis itu tak tau jika ayah nya ada di bawah.
🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀
Terima kasih tuan, karena anda mau menemui saya.
apa yang anda inginkan.
ucap massimo the to points.
saya ingin bertemu dengan putri saya tuan.
saya sangat rindu pada nya.
untuk saat ini anda tak bisa menemui putri anda pak hendric.
ucap joe kemudian.
jadi datang lah lain waktu.
sedangkan massimo nampak sedang menikmati wine nya.
membuat ayah nya bella tak berani bertanya lagi.
akhirnya laki" itu pergi dari mansion tuan massimo yang dingin itu.
apa ada lagi yang tuan butuhkan.
tanya sang asisten pada massimo.
tapi simo hanya mengangkat tangan nya pertanda jika pria itu menyuruh joe untuk pergi dari hadapan nya.
akhirnya sang asisten pun pergi dari hadapan sang tuan kutub utara itu.
di kamar......
apa tuan kejam itu ingin membuat ku jadi seperti kuda Nil.
masak aku di suruh habisin makanan sebanyak ini.
menyebalkan..
gadis itu nampak mengunyah makanan sambil mengoceh.
tanpa gadis itu sadari makanan di atas meja itu hampir habis.
eum.....
__ADS_1
ini enak banget, tau aja beruang kutub itu apa yang aku suka.
BERSAMBUNG 🥰