Gadis Polos Kesayangan Tuan Devil

Gadis Polos Kesayangan Tuan Devil
menemui william


__ADS_3

nampak mobil mewah massimo memasuki mansion, akhirnya sampai juga ucap bella membuat simo menatap padanya.


kenapa kamu ingin cepat sampai, ?


tanya massimo.


biar saya gak dekat" sama orang yang menyebalkan seperti tuan,


ucapan gadis itu dalam hati, mana berani gadis itu mengatakan nya secara langsung bisa" gadis itu gak bisa tidur malam ini.


biar tuan bisa segera di obati, ucap gadis itu dengan senyum penuh arti.


silahkan tuan asisten joe membukakan pintu mobil membuat massimo mengurungkan niat nya untuk bertanya lagi kepada gadis itu.


hufff....


untung saja.... gumam gadis itu.


simo hanya melirik gadis itu dan langsung keluar menuju ke dalam mansion.


bella pun keluar dari mobil dan menuju ke dalam, saat gadis itu melewati ruang keluarga gadis itu melihat sesuatu yang membuat hati nya senang, yaitu ibu tiri nya sudah berada di sana, dengan terburu" gadis itu menghanpiri ibu tiri nya dengan hati yang sangat bahagia.


ibu.....!!


panggil gadis itu membuat perempuan yang tak muda lagi itu menoleh ke sumber suara.


kapan ibu pulang, ?


tadi siang nak.


bella langsung memeluk ibu sambung nya itu dengan erat, hanya gadis itu yang benar" bahagia di sana, tentunya.


di kamar tuan massimo...


kurang ajar kenapa pria sialan itu menganggu waktu ku dengan bella, apa sebenar nya yang di ingin kan pria itu.


simo membanting semua barang yang ada di atas meja tanpa mempedulikan tangan nya yang terluka.


joe....


atur jadwal ku untuk bertemu pria sialan itu.


baik tuan,.....


di ruang keluarga, bella nampak sedang tersenyum bersama ibu dan kakak nya itu. gadis itu sangat bahagia karena bisa bertemu dengan ibu nya lagi.


sampai tiba" kepala pelayan datang dan menghampiri mereka bertiga dan berkata.


nona bella di suruh ke kamar tuan sekarang,


membuat gadis itu kesal, tapi apa boleh buat perintah dari tuan tak bisa di bantah, membuat gadis itu harus pergi.


bella pergi dulu ya , ucap gadis itu kepada ibu dan kakak tiri nya itu.


ya sayang gak papa, ucap sarah dengan tersenyum palsu.


akhirnya gadis itu pun pergi dari hadapan mereka.

__ADS_1


sampai di depan pintu kamar massimo gadis itu mengetuk pintu.


tok........ tok....... tok.......


merasa tak ada yang membuka akhirnya gadis itu membuka nya sendiri,


ceklek......


bella membuka pintu itu dengan pelan.


kenapa lama sekali hah bentak massimo membuat gadis itu kaget.


m..... maaf tuan.


cepat kemari ucap simo.


membuat gadis itu langsung menghampiri pria itu.


kamu yang harus mengobati luka ku,.


baik lah tuan , bella langsung mengambil kotak obat dan mengobati tangan pria itu.


simo hanya melihat gadis itu sedang mengobati tangan nya dengan sangat hati".


sungguh gadis ini sangat cantik aku hampir tak percaya bisa mengendalikan diri ku saat berada di dekat nya, apa sebenarnya yang di miliki gadis polos seperti dia ini.


ucap massimo.....


sudah tuan......


apakah saya boleh pergi, ?


kamu harus menemani saya tidur.


t....... tapi tuan s...... saya.


saya benci penolakan.


baiklah akhirnya gadis itu menurut saja.


seperti biasa nya simo selalu tertidur nyenyak jika memeluk tubuh bella.


apa yang gadis itu lakukan di kamar tuan simo, sungguh gadis itu sudah menjadi wanita murahan sama seperti ibu nya.


apa saya tak salah dengar nyonya,?


bukankah anda yang merebut tuan hendric dari ibu nya non bella, sungguh memalukan.


ucap bik inez yang kebetulan mendengar ucapan dari sarah.


kamu jangan asal bicara, apa kamu sudah lupa siapa aku hah, ?


ucap sarah dengan nada tinggi.


saya tidak lupa nyonya, tapi ini bukan rumah anda disini anda tidak bisa seenak nya terhadap non bella atau pun saya, jadi sadarlah nyonya sarah yang terhormat di sini anda hanya numpak.


perkataan bik inez membuat sarah makin kesal saja, tapi perempuan itu tak bisa melakukan apa" .

__ADS_1


benar saja yang dikatakan oleh bik inez kalau diri nya hanya numpak hidup di sini.


setelah mengatakan itu bik inez langsung berlalu ke dapur.


kurang ajar, pembantu itu sudah berani melawan ku, lihat saja aku akan memberi pelajaran kepada wanita sialan itu.


sudah lah ma, jangan gegabah nanti rencana kita bisa berantakan.


tapi sayang, mama kesal banget kalau kek gini.


sofia tau ma, tapi kita harus lebih hati" biar semua berjalan lancar.


okey baiklah ini semua demi dendam kita, mama akan lebih sabar lagi.


🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀


pagi itu bella terbangun tanpa ada massimo lagi di samping nya, membuat gadis itu lega.


simo sedang menuju ke sebuah restauran untuk menemui william, saat sampai di sana nampak william sudah menunggu diri nya,


simo langsung duduk di depan pria itu tanpa mengatakan apa pun, nampak wajah tak senang terukir di wajah pria dingin itu.


selamat datang tuan massimo laurenz, senang bertemu dengan anda dalam keadaan seperti ini bukan saat pertama kita bertemu.


jangan pernah mendekati gadis ku lagi, ucap simo tanpa basa basi.


saya suka gaya anda tuan massimo, langsung to the point seperti ini , tapi maaf tuan seperti nya gadis anda itu tak keberatan jika saya mendekati nya, lagi pula untuk apa tuan mengurung gadis itu bersama tuan, biar gadis itu bebas dan memilih hidup nya sendiri, berapa yang harus saya ganti untuk anda bisa melepaskan gadis itu.


simo langsung meninju wajah tampan william membuat semua yang ada di sana menoleh ke arah mereka, simo mengeluarkan pistol dan mengarah kan nya ke kepala pria itu.


membuat semua pengunjung yang berada di sana ketakutan dan langsung berhamburan keluar.


dooorrr.........


simo melepaskan tembakan ke samping pria itu, lain kali peluru ini saya pastikan tidak akan meleset. ucap massimo dan langsung pergi dari hadapan william.


apa kamu merekam nya, ucap william kepada bodyguard nya, pria itu sengaja menyuruh bodyguard nya merekam saat massimo melakukan itu agar video itu bisa dia tunjukkan kepada bella, agar gadis itu makin membenci pria kejam itu.


sungguh pria licik......


🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀


saat ini nampak bella sedang membantu bik inez di dapur.


apa bibi melihat tuan simo tadi, ?


ucap bella.


saya melihat tuan pergi terburu" tadi pagi non,


bagus lah bik, jadi tak ada yang menganggu saya di rumah, ucap gadis itu kesenangan.


massimo menuju ke markasnya pria itu sangat marah saat mengingat perkataan dari william.


apa benar gadis itu tak bahagia bersama ku


pikiran simo selalu tentang bella, pria itu tak mungkin bisa melepaskan gadis itu lagi, karena simo benar" sudah sangat mencintai gadis itu.

__ADS_1


BERSAMBUNG 🥰


__ADS_2