
shadow keluar setelah sekian lama , udaranya masih sama segarnya. ia berjalan menyusuri bawah hutan yang sangat rimbun dan dipenuhi suara suara burung. wyvern berterbangan diatas mereka seakan menganggap mereka adalah sekutu mereka, 'para reptil sialan itu menganggap dark elf adalah sekutu mereka seperti biasa, tapi mereka tak tahu populasi mereka berkurang karena siapa' pikir shadow.
dia berjalan terus menuruni gunging hingga dia sampai di jalan berbatu yang sangat rapi , sepertinya ia sudah masuk ke dalam kerajaan dan shadow mencium bau yang sangat ia kenal. "kau masih hidup" gumamnya .
mereka merjalan melewati pemukiman yang sangat mengerikan dimana tubuh tubuh manusia dan tubuh mahluk lain diperjual belikan , bahkan ada budak manusia yang di pajang diluar toko seperti hewan .
"apa mahluk besar itu" para warga yang melihat shadow mellewati mereka terlihat penasaran dengan mahluk besar yang baru saja dibawa oleh kesatria kerajaan dark elf.
"hey minggir kalian komandan mau lewat. para warga mengerumuni pasukan yangmembawa shadow seperti pertunjukan .mereka mulai berdesakkan saat melihat mahluk yang kulitnya sama dengan kulit manusia itu.
"hey kesatria mahluk apa itu" tanya para warga yang penasaran dan semakin berdesakan karena penasaran."ya apakah itu enak"
"hey mundur mundur , raja sendiri yang menginginkannya" ycap kesatria yang berjaga didepan berusaha melebarkan jalan .
"mahluk menjijikan" kata shadow yang terdengar oleh kesatria yang membawanya . namun dia hanya diam dan berusaha menarik dan membawanya.
di dalam kerajaan ...... shadow menjadi pusat perhatian oleh para pelayan . mereka mulai bergosip , shadow hanya diam dibawa menuju ke kursi raja ,
komandan yang berada di depan mulai mengetuk pintu besar tempat dimana raja elf duduk .
"aku membawanya rajaku" katanya
untuk kemudian pintu terbuka seperti pintu dungeon untuk kemudian mereka masuk membawa shadoe yang dirantai, saat ia masuk suara rantainya terdengar.
.........
....
..
di dalam sang raja yang tengah bersama sekiranya 7 orang permaisuri mulai berhenti, "jadi kau sudah bangun manusia" katanya di atas singgasananya. seorang permaisuri yang telanjang dan terlihat semua badannya mengelus tubuh dark elf itu. "mmmm rajaku biarkan aku menyimpan anakmu" mulai meraba ke bagian sensitif seorang pria .
dark elf itu yang kesal mengangkatnya untuk kemudian mencekiknya dihadapan shadow . tanpa ampun dia akan membunuh siapapun yang mengganggunya .
"******" katanya kesal .
"ada apa dengan tubuhmu manusia , apakah kau sebesar beruang saat itu kekeke . hmmm sialan kalian mahluk lemah selalu saja ketakutan saat aku berbicara" orang orang yang ada di dalam ruang singgasana itu ketakutaan . bahkan komandan bergetar dibuatnya.. "aku menepati janjiku manusia untuk mengeluarkanmu setelah 3 bulan jadi sesuai kesepakatan kau akan memberitahuku asalmu , dengan begitu aku bisa menghancurkan tempat asalmu itu aku bosan setelah memakan habis tubuh raja kerajaan kecil beberapa hari lalu" katanya senang namun mengerikan .
rambut yang panjang shadow mulai membuka mulutnya. "aku tak memiliki rumah, kerajaan atau tempat asal, aku lahir untuk bertarung dan mati sebagai petarung AKU BUKAN SIAPAPUN" katanya dingin dan membuat si monarch es sialan itu terdiam.
"he ha hahahahahahahahahahahahahhahahhahahahah ini habat seorang manusia mengatakan hal gila setelah dipenjara , HEI KAU MASIH BELUM MENGERTI DIMANA KAU SEKARANG , AKU SANGAT BENCI KEANGKUHANMU SEHINGGA AKU INGIN MEMAKAN TUBUH BESARMU ITU, hey kalian buka bajunya akan kumulai sendiri eksekusi ini" katanya turun dari singgasana , ia membuka jubah penyihirnya dan melempar tongkatnya itu. "jika kau masih angkuh , kuharap" mengambil kapak yang dipegang penjaga . "kematianmu dapat memuaskan rasa laparku" berhadapan langsung dengan shadow yang menatapnya .
__ADS_1
shadow yang tingginya 290 cm dan si penyihir es yang menyelimuti kapak dengan esnya dengan tinggi 200 cm.
saat saling menatap itu sang raja mulai memiliki perasaan tak enak pada dadanya . perasaan yang ia buang dan hilang semenjak ia kecil mulai dirasakan kembali olehnya . namun. "buka bajunya , baunya seperti goblin " perintahnya pada bawahannya .
mereka mulai membuka baju compang camping dari karung goni shadow .
setalah terbuka , dia mulai berjalan mengeliling tubuh shadow.
dia tak memalingkan pandangannya dari wajah shadow
lalu
saat ia melihat ke belakang ia melihat tato di belakang tubuh shadow , tak dapat terlihat jelas olehnya karena gelap . "hey hudipkan sihir cahaya " katanya menunjuk pada komandan , yang dengan segera membacakan mantranya.
cahaya keluar dari tangannya
"toto yang bagus bintang seperti fami-" saat itu sang raja melotot seperti melihat malaikat maut di hadapannya .
"T TIDAK TIDAK MUNGKIN " katanya mulai mundur
komandan yang melihatnya berusaha menenangkannya. "raja tenang itu hanya tato"
"TIDAK TIDAK TIDAK TIDAK , KAU KAU KUKIRA KAU SUDAH MATI TIDAK MUNGKIN SEMUA TENTANGMU SUDAH DIHAPUSKAN DARI PETA "
"HA KAU SADAR JUGA HMMM SEORANG ANAK DARK ELF " SHADOW MEMBALIKAN BADAN BESARNYA UNTUK KEMUDIAN BERJALAN SELANGKAH DEMI LANGKAH KE ARAH SI RAJA YANG TEPAT DIPINTU MASUK DAN KETAKUTAN."BUDAK YANG KU BELI, DAN KUASUH RUPANYA SUDAH SANGAT BESAR , PADAHAL DULU KAU PENAKUT " SETIAP LANGKAHNYA MEMBUAT SATU ISTANA SEPERTI MERASAKAN GEMPA.
"APA KABAR MURIDKU" UCAP SHADOW YANG DENGAN CEPAT BERADA DI HARAPAN WAJAH NYA , DENGAN MATA IBLIS DAN SENYUM MENGERIKAN
SELURUH RUANGAN DIPENUHI AURA HITAM DAN PEKAT , SI RAJA YANG KATANYA PENYIHIR TERHEBAT ITU MENANGIS DAN MENGELUARKAN AIR KENCING DI CELANANYA .
semua orang dtt bergerak , namun tak dapat melakukan apapun, mereka dan tubuh mereka seperti memberi peringatan untuk tak bergerak dan melakukan apapun, seperti naluri alami mahluk hidup lainnya saat dihadapkan pada pemangsa mereka , dan disana mereka seperti melihat predator mereka .
"g g guru maafkan aku maafkan aaa aku aku salah guru " kata elf itu memohon dengan mencium kaki shadow.
"AKU DULU SANGAT PERCAYA PADAMU , AKU MENGAJARIMU SEMUA YANG KUTAHU , NAMUN AKU TAK MENYANGKA MURIDKU SENDIRI MENGHIANATI KU HANYA UNTUK SEBUAH TANAH DAN KEKUASAAN , AKU SUDAH TAHUSEJAK LAMA BAHKAN SEMENJAK KAU MEMULAI PENGHIATANMU DULU, KAU BERTEMU DENGAN SI PANGERAN DAN MELAKUKAN KESEPAKATAN DENGANNYA , SEMUA ANGGOTA BAHKAN MELIHATNYA DENGAN MATA MEREKA SENDIRI . TAPI KAMI TAK PEDULI KAMI TERLALU ANGKUH KARENA MENGIRA KAU HANYA HAMA KECIL , NAMUN RUPANYA KAU BUKAN HAMA KAU PARASIT LICIK MURIDKU" lalu saat ia sedang berbicara para pasukan kerajaan mulai masuk karena merasakan energi jahat itu. begitu juga sang putri . "raja raja apak" melihat raja mereka terpojokkan di pintu masuk , dihadapan mereka , mereka dengan refleks langsung melompat untuk menyerang shadow bahkan sang puri menggunakan bakat magicnya.
"lepaskan ayahu kau monster" teriak sang puri yang berusaha menyerang shadow.
"AH" semua terhenti waktu seperti terhenti , bahkan sangputri yang sudah dekat berhenti di dekat wajah shadow.
"LIHAT INI , APAKAH INI ANAKMU, KEKEKE DIA CANTIK BUKAN .OH INI SESUAI DENGAN PERKIRAANKU, ANAK DAN AYAH TEPAT DIHADAPANKU, BAIKLAH " shadow kembali ke hadpan si raja . hanya ia yang bisa bicara. " k k kau bisa ambil anakku itu guru , kau bisa melakukan apapun hehe bukankah dia sama dengan wanita desa itu". katanya bergetar melihat mata iblis menatapnya.
__ADS_1
sang putri yang dapat mendengar nampat terkejut , ia mendengar semua yang dikatakan ayahnya , matanya mengeluarkan air mata . dia menahan kesedihannya dalam waktu yang berhenti.
"LIHAT DIRIMU KAU BAHKAN INGIN MENGORBANKAN ANAKMU ITU SUDAH CUKUP UNTUK MELAKUKAN RENCANA SELANJUTNYA SEKARANG AKAN KUMULAI PENGHAPUSAH DARK ELF" teriak zaki menggelegar hingga ke penjuru hutan dan kerajaan itu , siapapun mahluk yang mendengar itu akan langsung bergetar dibuatnya.
untuk itu shadow memulai dengan menyentuh tubuh si raja.
dia menyentuhnya dengan jarinya . yang kemudian merubah sang raja menjadi mahluk mengerikan , dia bermutasi menjadi mahluk menjijikan , giginya tajam dan tubuhnya semakin membesar. "a apa yang terjadi , guru aku mohon beri aku kesempatan lagi" tagan dan kakinya menjadi seperti tangan mahluk yang ia makan , namun dengan ukuran tak normal . dia semakin besar dan membesar , ada tangan manusia, orc,elf,dark elf, dwarf, naga semua mahluk yang ia makan muncuk di tangannya sangat menjijikan, di punggungnya yang semakin membesar muncul mulut mulut yang berbeda mereka berbicara. "jangan bunuh aku!"
" shadowwwwwwww" kesadaran si raja menghilang kepalanya mulai membesar dan memunculkan mata mata yang sangat banyak sekali , kepalanya seperti balon namun dengan daging daging dan darah yang berceceran di lantai. semua orang mulai melihat kengerian yang menjijikan itu .
krekk krekk dur durrr!!!
tubuhnya semakin membesar hingga menembus atap ruangan itu .
diluar para warga yang melihat suara gempa dan berisik dari dalam istana mulai melihat ke arah istana.
suasana sunyi sejenak
lalu istana mulai hancur dan mengeluarkan mahluk yang tingginya melebihi istana itu sendrir
sangat besar hingga membuat mereka tak bergerak dibuatnya. setelah menembus dan menghancurkan istana mahluk dengan kepala melendung itu seperti menarik nafanya untuk kemudian.
'GUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA" mahluk mengerikan dan menjijikan itu berteriak . suaranya membuat angin yang menghempaskan apapun didekatnya .
dan dari sana , mereka mulai ketakutan dibuatnya , mereka berlari dan berhamburan untuk menyelamatkan diri mereka sendiri.
"monster!!!" berlarian menabrak satu sama lain dan tak menghiraukan siapapun yang tertinggal.
"LARIII" "AGGHH"
mahluk itu mulai berjalan, tangan yang besar itu mulai melakukan pukulan dan hantaman, kakinya berjalan ke arah bangunan dan menginjak mahluk apapun yang ada dihadapannya . mahluk itu mengamuk seperti tak terkendali , matanya dapat melihat apapun yang ada dibawah dan dibelakangnya , gerakannya tak lambat , gerakannya sangat cepat untuk seukuran mahluk sebesar gunung itu.
semua kerajaan berada dalam ketakutan dan kekacauan .
mahluk mutan itu , menghacurkan semua teriakannya sangat besar hingga dapat di dengar oleh siapapun yang ada dihutan terlarang itu, dan mahluk apapun dapat merasakan ketakutaan saat mendengar suara itu.
"oh tuanku shadow , apa kau memulainya tanpa mengampuni mereka dulu" ucap axel yang mendengar kekacauan dan getaran yang membuat para tahanan panik ingin keluar.
di dalam istana yang hancur dan hanya tersisa singga sana yang masih berdiri tegak, shadow duduk di kursi kerajaan itu sembari melihat kehacuran itu, mahluk itu seperti mendengarkan perintahnya dan tak menyerangnya.
sang putri yang merangkak dilantai dengan kaki yang sudah terpotong , merangkak dan melihat ke arah singga sana . dia meliat shadow yang menatapnya.
__ADS_1
"kau arggggghhhhh iblis!!!!"