
...Pagi bestie...
Meskipun Atika mendengar keributan di luar kamar nya ketika pendidikan pendengaran nya karena ia tidak ingin melihat Apa yang sedang terjadi pada mereka Atika hanya merasa takut ia akan merasa kasihan karena bagaimana pun Atika sangat tulus menyayangi mereka,
Tapi di sisi lain Atika juga merasa senang dan hati nya juga berharap jika rasa gatal itu menggeromboti tubuh mereka.
Setelah hampir satu jam lama nya ada yang mengetuk pintu dan Atika mengabaikan itu
Karena ia tahu jika itu adalah pelayan untuk melaporkan apa yang terjadi pada suami dan juga orang tidak tahu diri itu.
Mungkin Kenan yang menyuruh mereka agar ia bisa merawat, tapi sayang seribu sayang Atika tidak membuka kan pintu.
Atika tetap bungkam di dalam kamar bahkan saat ini ia menyetel musik dengan nada yang sangat keras, supaya orang itu bisa mengerti jika memang dirinya tidak mendengar.
Dan Atika akan pergi besok pagi-pagi sekali oh iya bisa menghindari pelayan
Setelah semua nya berhasil Atika langsung menghubungi om Ibrahim meminta atau mendesak Kenan untuk pergi ke perusahaan karena permintaan dari klien.
Dan jika tidak bisa pergi ke perusahaan maka Atika lah yang harus mewakili nya karena dia adalah ahli waris yang sesungguhnya dan kenan harus tersedia jika tidak perusahaan akan hancur dan jika pun kenan setuju maka ia harus bersedia menandatangani persetujuan pemilihan pemimpin.
Dan semua projek besar akan ditangani oleh Atika dan kenan tidak berhak untuk ikut campur, fatifah akan mundur dari kepemimpinan nya jika kerja sama itu sudah selesai jika belum selesai maka sepenuh nya kepemimpinan itu akan di ambil alih oleh Atika.
Karena tidak ingin Atika di curigai ia akan memilih untuk pergi sebentar memberikan ruang untuk Kenan berdiskusi dengan orang tidak tahu diri itu
__ADS_1
Dan Atika yakin jika Nella menyuruh nya untuk membiarkan saja karena ya sudah paham dengan karakter orang tidak tahu diri itu.
Yang ada di dalam pikiran Nella pasti untuk menguasai kenan di saat ia sibuk di kantor
" Om makan siapkan semuanya kamu tidak perlu khawatir "
" Kalau bisa pergilah untuk besok juga pun Kenan setuju kamu harus berpura pura tidak mau," nasehat om Ibrahim
" Atika paham Om besok pagi-pagi sekali Atika akan pergi dari rumah ini " jawab Atika
Dan setelah itu mereka mengakhiri sambungan telepon tersebut
" Sorry mas Jika aku tega melakukan ini tapi sebelum kamu menyalahkan ku berkacalah lebih dulu aku tidak mungkin menjadi jahat seperti ini jika bukan karena ulah mu " gumam Atika
Yang awal nya Atika ingin pergi pagi-pagi sekali nyata nya tidak kesampaian karena iya bangun kesiangan
Dan saat ini Atika sudah berada di meja makan rasa nya sangat sunyi tidak ada Kenan atau pun Nella
Atika hanya mengambil beberapa roti dan juga susu hangat tak lupa juga Atika akan membawa beberapa buah yang sudah bersih.
" Bi bibi " panggil Atika
" Iya nya ada yang bisa saya bantu " jawab sang pelayan
__ADS_1
" Tolong siapkan roti yang sudah di panggang dengan selai nya tata di tempat makan yang sering saya bawa, porsi nya agak banyak ya bi " perintah Atika
Dan pelayan itu hanya mengganggukan kepala nya
" Buah yang segar sekalian campur aja semua buah nya, mayones nya jangan lupa tapi jangan dicampur taruh di wadah lain " ucap nya lagi
" Nyonya Mau ke mana "tanya sama pelayan memberanikan diri
" Ada urusan " jawab Atika cuek
Saat pelayanan itu sibuk mengurus permintaan nya Atika memilih untuk mengisi perut nya setelah selesai atika langsung berdiri
" Nyonya saya di minta untuk memberitahu nyonya oleh tuan jika tuan sedang sakit " ucap salah satu pelayan
" Sakit apa " tanya Atika
" Gatal gatal nyonya " jelas nya
" cuma gatal gatal doang kamu urus tuan saya sedang ada urusan " ucap Atika
Saat pelayan itu akan mengadakan sesuatu Atika langsung pergi begitu saja karena di tangannya sudah ada beberapa permintaan nya
Jangan lupa like koment and vote ya besti
__ADS_1
Terima kasih
Maaf karena lama gak update 🙏🙏