
Malam syahdu tak ingin terhenti
Pagi serasa enggan datang
seperti mengalah pada ke sunyian
Cerah mentari seakan sengaja datang terlambat
Demi terjaga nya ke syahduan malam
Gemerlap nya gemintang dan temaram nya rembulan
Se akan memaksa kosong jiwa ini
Untuk mengatakan beberapa untaian kata
Untaian kata yang mengartikan cinta dan perasaan sayang
Yang telah lama ter bendung kan dari sisi hati yang teramat gelap
Segelap malam ini
Namun sepi nya gelap nya malam ini
di terangi oleh cahaya gemintang dan rembulan
Yang serta merta menggugah kesadaran
Akan diri mu tentang sebuah harapan
Ya, tentang pengharapan
Beberapa kata untaian penuh makna
Yang tak akan usai
jika hanya di raya kan oleh ribuan pujangga
kan ku ucapkan kata-kata itu untuk mu
Selamat malam para reader
Sedang kan Atikasudah sangat jarang untuk pulang ke rumah, Atika lebih memilih untuk tinggal di apartemen nya, Atika menjadi was was saat berada di rumah itu, dan Ia memutuskan untuk jarang pulang dengan alasan ia sibuk di kantor dan selalu lembur.
Saat Atika sedang mengerjakan beberapa berkas berkas yang harus ia kerjakan tanpa ada angin tanpa ada hujan Asrof menghubungi nya, dan mengatakan Jika ia harus menemui nya, karena dia telah menangkap orang yang sudah membuat racun tersebut.
mendengar itu Atika menjadi semangat, iya ingin tahu siapa orang yang buat raja tersebut dan apa tujuan Nella memesan nya, dan di mana penawar racun itu karena Atika sudah bosan jika harus minum vitamin dan juga obat yang di berikan dokter sinta dan juga Robi terhadap nya.
Tetapi meskipun enggan Atika tetap meminum nya, karena ya sadar tubuh nya membutuh kan itu.
tanpa berganti pakaian Atika langung pergi begitu saja dengan mengendarai mobil nya di mana Asrof sedang menunggu nya.
Atika mengendarai mobil nya dengan kecepatan tinggi sejak iya dekat dengan Asrof Atika banyak berubah, Atika menjadi lebih pede dengan diri nya sendiri, lebih berani menghadapi dunia, tidak takut dengan rintangan apapun, bahkan hal tergila yang Atika lakukan adalah iya ikut Asrof balapan mobil.
Dan hal yang lebih gila lagi adalah dia sudah pandai menaiki motor, bukan matic tapi muge.
__ADS_1
Hidup Atika lebih ber makna jauh lebih ber warna ketika iae bertemu dengan Asrof.
Dan kegilaan itu menurun ke Raisa, bahkan Robi sampai pusing dengan sikap kedua perempuan tersebut, tapi ia juga tidak bisa melarang sebab Atika dan Raisa menikmati nya.
Robbi dan Asrof pun sudah berkawan baik, bahkan Asrof pernah memberikan sebuah apartemen kepada Robby sebagai bentuk terima kasih karena Robi telah membantu nya selama ini
Dan untuk bantuan apa Atika kurang tahu pasti, karena mereka berdua tidak pernah memberitahu nya, dan hati kamu menghormati keputusan mereka.
Atika sudah sampai di tempat yang Asrof kata kan.
Dan Atika baru sadar jika saat ini ia hanya memakai tanktop dan juga celana pendek di atas lutut
"Mampus aku lupa membawa jaket aku bahkan tidak sadar dengan apa yang Aku pakai " rutuk Atika pada diri nya sendiri.
Asrof yang melihat Atika tak kunjung turun untuk mendekat Asrof takut terjadi apa-apa pada Atika
tok tok tok
Atika membuka kaca mobil nya
" Ada apa apa ada masalah " tanya Asrof
Atika hanya menggangguk
" apa "
" Aku lupa tidak membawa jaket atau baju luaran, aku hanya memakai tanktop dan juga celana pendek di atas lutut " jujur Atika
Asrof melihat penampilan Atika
" Kenapa tidak ganti baju "
" Ya udah kalau pakai jaket ini"
" Terima kasih Kamu memang yang terbaik " ucap Atika happy
Dan Setelah itu mereka masuk
" Ini tempat apa kenapa terlihat seperti gubuk, tidak seperti yang aku pikirkan" ucap Atika
" Emang apa yang kamu pikirkan " tanya Asrof
" Rumah mewah " jujur Atika
" Ini hanya bagian luar nya saja, tempat yang sebenar nya di bawah " jelas Asrof
" Berada di bawah tanah " tanya Atika
" Hem karena tidak mungkin membuat tempat mewah di tengah tengah hutan seperti ini " jelas Asrof
" kamu siap bertemu dengan orang nya " tanya Asrof
" Siap gak siap harus di hadapi "
" Bagus itu baru calon istri ku " jawab Asrof
__ADS_1
" Aku masih istri orang ya ingat itu " jawab Atika
" terus kenapa bukan kah itu semua hanya status " jelas Asrof
" Kamu ini, kalau kayak gini aku rasanya seperti orang yang selingkuh " ucap Atika tiba tiba
" Kenapa nggak ada salah kan selingkuh sama aku " jawab Asrof
Atika hanya geleng-geleng kepala
" bos orang nya sudah berada di dalam " lapor salah satu anak buah Asrof
" tunjuk kan jalan nya " jelas Asrof
" Baik bos " jawab orang itu.
Dan sampailah mereka di sebuah ruangan, di sana terlihat ad se se orang yang di ikat dengan wajah yang tertutup dan juga dengan kaki dan juga tangan yang di ikat
" Buka penutup kepala nya " perintah Atika
Anak buah Asrof bingung antara melakukan nya atau tidak
Asrof memberi kode dan orang itu langsung membuka penutup kepala nya.
Atika yang melihat orang di depan nya langsung tercengang dan juga ia sangat syok dia tidak percaya dengan apa yang dia lihat.
" Kenapa kamu kenal dengan orang ini " tanya Asrof
Atika mengagguk
" Dia adalah teman kuliah ku dan dia memang musuh bebuyutan ku, tapi akhir akhir ini hubungan kita sudah membaik, tapi aku tidak menyangka dia akan setega ini " jelas Atika
" Bahkan yang membuat ku kaget adalah, dua minggu yang lalu dia meminjam uang kepada ku " jelas Atika
" Mungkin dia meminjam uang itu untuk membuat racun ini " lanjut Atika
" Aku tidak menyangka ternyata orang-orang di muka bumi ini sekarang rata rata memiliki dua wajah
" Mau kamu apa kan dia " tanya Asrof
" Aku juga sudah membawa sebuah racun, racun ini aku dapatkan dari Robi, dan aku juga punya penawar nya, Aku ingin dia meminum racun ini, sebelum dia memberiku penawarnya aku juga tidak akan memberikan dia penawarnya " jelas Atika
" Kalau begitu lakukan " ucap Asrof
" Kamu jual aku beli " ucap Atika senyum licik.
Jangan lupa mampir ke cerita author yang baru.
Di jamin seru.
promosi sedikit boleh kaki ya hahaha
...Jangan lupa dukungan ya bestie...
...Jangan koment and vote dan juga jangan lupa klik favorit nya ya agar tak ketinggian update terbaru dari author ya Abal Abal ini...
__ADS_1
...Koment yang positif ya bestie kasih saran boleh memberikan ide agar cerita ini terus berkembang...
...Jangan koment yang bikin mood author down dan menjadi males untuk nulis karena baca koment kalian...