
...Ku rasakan hangat indah nya sang mentari...
...membangun kan ku dari tidur yang lelap ini...
...Sinar mu yang terang mulai memasuki mata...
...dan mengusir ku dari alam mimpi...
...Dan kini ku bergegas tuk segera siapkan diri ku...
...tuk mulai menjalani hari ini...
...Tak sabar ku temui seluruh sahabat yang tersenyum...
...menyambut datang nya pagi ini...
...Dan ku katakan.....
...Selamat pagi!!...
...Embun membasahi dunia dan mulai mengawali hari ini...
...Dan ku katakan:...
...Selamat pagi!!...
...Kicau burung bernyanyi dan kini ku siap tuk jalani hari ini....
...Kini bergegas lah sipakan dirimu untuk memulai menjalani hari ini...
Sedang kan di rumah Nella dan Kenan sedang ber ulah mereka berdua mencoba untuk menyogok para pembantu yang ada di rumah itu.
Sedang kan para pembantu itu tidak bisa berbuat apa-apa, mereka tidak bisa menolak secara terang-terangan, karena Atika melarang itu mereka harus bermain cantik dan juga bermain halus agar tidak di curigai oleh Kenan dan juga Nella.
__ADS_1
Atika ber pesan kepada mereka semua jangan sampai ada yang curiga, mereka hanya perlu menuruti apa yang Kenan dan juga Nella suruh jika tidak ada dirinya tapi bukan berarti mereka bisa menghianati nya.
" Kalian ambil uang ini " ucap Nella
" Jadi ini semua untuk kita " tanya pembantu itu
" Iya untuk kalian tapi kalian harus menutup mulut kalian, apa yang kalian lihat dan apa yang kalian dengar dari kita berdua, jangan sampai kak Atika nggak tahu, aku akan memberikan uang sebesar itu dengan jumlah yang sama pada kalian setiap bulan, tapi dengan syarat kalian harus tutup mulut dan menulikan pendengaran kalian dengan apa yang aku lakukan bersamaan dengan kakak ipar ku paham " jelas Nella
" Paham non " jawab mereka semua
" karena di sini tidak ada perjanjian, mereka tentu senang karena mendapatkan uang secara percuma dari Nella tugas mereka hanya menutup mulut dan menuliskan telinga mereka, dan mereka tidak akan melakukan itu mereka tidak akan membongkar apa yang Nella dan kenan lakukan, Karena tanpa Mereka bicara akhirnya di rumah itu akan tahu tebak di rumah itu sudah ada beberapa CCTV dan juga penyadap suara di beberapa sudut, dan itu terdapat di semua ruangan bahkan di kamar mandi pun ada CCTV dan juga ada penyadap nya juga jadi apa yang perlu mereka kata kan..
Para pembantu itu kembali ke dapur dia langsung berbisik se oalah oalah Atika sedang mendenger mete
" Terima kasih buk karena kepergian ibu kita semua mendapatkan rezeki yang nomplok, tidak perlu usaha tidak perlu kerja keras anggap saja ini bonus hehehe, kita hanya di suruh tutup mulut buk, dan kita akan melakukan itu tanpa mereka suruh, Karena tanpa kita bilang pun ibu sudah mendengar dan juga melihat jadi ini untuk bonus kita kan buk " ucap orang itu
" Tapi jika ibu ingin mengambil nya kita juga nggak keberatan kok buk, gaji yang ibu berikan sudah lebih dari cukup itu semua sudah bisa membantu keluarga kita " lanjut yang lain nya.
" Dan untuk apa dan untuk jelasnya gimana, ibuk cek CCTV di teras belakang "
" Kami pamit dulu bu karena kita sudah di usir dari rumah utama ke paviliun belakang "
Setelah itu ke empat pembantu itu keluar dari rumah utama menuju ke tempat mereka di bagian belakang.
Dan saat ini Atika sedang memeriksa pembangunan bersama dengan Asrof di ikuti oleh penanggung jawab pembangunan tersebut, dan Atika ingin di mall itu ada sebuah tempat untuk berfoto di mana para pengunjung bebas ber foto di sana dan hatiku ingin beberapa konsep lebih dari satu, agar jika orang pergi ke mall itu mereka memiliki memori dan juga.
" Dan saya ingin di di luar sebelum pintu masuk ada pos untuk berfoto, dan untuk yang di depan saya ini ada logo mall biar semua orang tahu jika itu ada di mall ini dan itu akan menarik para pengunjung lain nya " jelas Atika
" Dan untuk bagian itu saya akan memilih orang khusus, kau tinggal menyimpan tempat nya saja " jelas Atika
" Baik buk " jawab nya
" Saya juga ingin di sebelah taman nanti ada sebuah musholla untuk mereka semua sholat, buat nya kenyamanan mungkin dan juga pasti kan air nya mengalir dengan " lanjut Atika
__ADS_1
Dan setelah itu Atika meminta sepatu di dalam mobil yang ada di dalam kotak nya pada pegawai nya
" Capek " tanya Asrof
" Hem ternyata memakai high heels tidak cocok jiks sedang memantau para pekerja " jelas Atika
" Kenapa tidak ganti dari tadi kenapa nunggu capek nya" tanya Asrof
" Baru keingat sekarang karena sudah capek " jelas Atika
" Ih iya kamu nggak sama sekertaris mu ke sini " tanya Atika karena ia tidak melihat Farhat di dekat Asrof
" Aku tadi sama dia, tapi sekarang dia memantau beberapa hotel yang ada di kota ini " jelas Asrof
" Kamu tidak ingin melihat pembangunan mu " tanya Atika
" Tadi aku sudah mengecek nya " jawab Asrof singkat
" Terus gimana perkembangan soal suami mu" tanya Asrof pada Atika
" Aku akan membiarkan mereka bersenang-senang dulu, tapi di saat waktu yang bersamaan mereka juga akan menderita, karena aku akan membuat hidup mereka seperti di neraka, mereka harus merasakan apa yang aku rasa kan, dan mereka juga harus menjadi boneka ku seperti apa yang mereka lakukan selama ini pada ku, tapi aku akan bermain aman jangan sampai mereka curiga atau pun tahu jika yang membuat hidup mereka hancur " jelas Atika
" Aku kagum pada mu, kamu mampu berdiri di saat semua nya hancur, tidak semua orang mampu berdiri dengan tegap dan apa yang kamu lalui tapi kamu masih mampu mengurus perusahaan dengan baik itu pencapaian yang luar biasa " puji Asrof
" Terima kasih atas pujian nya " jawab Atika
...Jangan lupa dukungan ya bestie...
...Jangan koment and vote dan juga jangan lupa klik favorit nya ya agar tak ketinggian update terbaru dari author ya Abal Abal ini...
...Koment yang positif ya bestie kasih saran boleh memberikan ide agar cerita ini terus berkembang...
...Jangan koment yang bikin mood author down dan menjadi males untuk nulis karena baca koment kalian...
__ADS_1