
...Ku rasakan hangat indah nya sang mentari...
...membangun kan ku dari tidur yang lelap ini...
...Sinar mu yang terang mulai memasuki mata...
...dan mengusir ku dari alam mimpi...
...Dan kini ku bergegas tuk segera siapkan diri ku...
...tuk mulai menjalani hari ini...
...Tak sabar ku temui seluruh sahabat yang tersenyum...
...menyambut datang nya pagi ini...
...Dan ku katakan.....
...Selamat pagi!!...
...Embun membasahi dunia dan mulai mengawali hari ini...
...Dan ku katakan:...
...Selamat pagi!!...
...Kicau burung bernyanyi dan kini ku siap tuk jalani hari ini....
...Kini bergegas lah sipakan dirimu untuk memulai menjalani hari ini...
Malam hari nya Atika akan berjalan-jalan sebentar, ia menikmati hidup nya, ingin menikmati kebebasan nya ingin menikmati suasana yang jarang ia temui.
Karena setelah menikah kenan membatasi gerak-gerik nya, membatasi ini dan itu membatasi sana dan sini tapi tidak sekarang Atika sudah bebas
Jika dulu dari hari Senin sampai Jumat Atika akan berada di rumah, baru jika weekend Sabtu dan Minggu Atika boleh keluar manapun dia pergi.
Dulu Atika bingung kenapa harus hari Sabtu dan Minggu, di saat semua orang menghabiskan waktu dengan keluarga nya, anak istri bapak ibu tapi kenapa Kenan membiarkan nya dia pergi lebih tepat nya mengusir, dan sekarang Atika nggak tahu jawaban nya.
Kenapa jika hari Senin sampai Jumat dia tidak boleh keluar jawaban nya karena Nella kuliah dan mereka bisa menghabiskan waktu bersama di saat Atika berada di rumah, sedang kan hari Sabtu dan Minggu Nella libur kuliah dan Kenan libur kantor hari Minggu itu karena mereka ingin berduaan di rumah itu di saat diri nya pergi, dan bodohnya Atika menganggap itu adalah kepedulian Kenan.
Jika mengingat itu Atika rasa nya ingin gila, ingin berteriak sekencang-kencang nya ingin mencaci maki mereka berdua, ingin mengamuk dan mencakar cakar wajah mereka sampai hancur tapi itu semuanya ada di kalayan Atika karena tidak sanggup melakukan itu lebih tepat nya tidak ingin merusak rencana nya.
Jika sudah waktu nya tiba Atika akan menendang mereka berdua ke jalanan biarlah mereka hidup berdua bahagia di jalanan biar mereka tahu bagaimana rasa nya menjadi sampah yang sesungguh nya
Atika minta mobil untuk ia gunakan atau jalan-jalan malam ini
__ADS_1
Dan tujuan Atika adalah alun-alun, atika pergi menggunakan pakaian yang tertutup, celana jeans kaos lengan panjang jaket dan juga sepatu karena Atika takut kedinginan karena Atika berniat ingin pulang pulang
" Senang rasa nya bisa bebas seperti ini lagi " ucap nya dengan merantang kan tangan nya
Atika memilih untuk bergabung dengan mereka yang ada di tengah-tengah alun alun
Di sana sedang ada pertunjukan untuk menghibur para pengunjung yang yang datang berkunjung ke alun-alun.
Tapi saat ini fokus Atika tidak lagi pada seniman yang ada di tengah, fokus nya pada laki-laki yang sedang duduk di kursi bersama dengan perempuan cantik dan itu membuat dada nya sesak
Dan laki laki itu adalah Asrof dan entah itu siapa
" Pacar, tunangan " gumam Atika
" Jika dia sudah memiliki pendamping kenapa ia harus peduli sama aku " gumam Atika
" Tapi apa peduli ku sama orang itu, aku tidak memiliki hubungan apa-apa dengan nya hanya sebatas rekan kerja tidak lebih dan tidak kurang jadi untuk apa aku merasa sakit hati ada ada aja " jelas Atika pada diri nya sendiri
Karena merasa bosan Atika memilih untuk pergi menonton bioskop ini masih jam 20.00 dan kebetulan masih ada bioskop yang belum tayang dan masih di buka dan waktu nya pun masih nutut..
Atika melihat jika Asrof dan perempuan itu masih di sana tidak ingin berpikir yang aneh-aneh Atika pergi tanpa menoleh lagi.
Dan apa yang ingin Atika tonton ada yang tau gak ?
Frozen Atika saya ingin menonton kisah itu, meskipun film anak-anak tapi ada pelajaran di dalam nya.
Jam sembilan malam baru lah Atika keluar dari gedung itu dan tujuan nya saat ini adalah hotel karena ia harus istirahat besok ia harus pergi dari sana pagi pagi untuk pulang karena semua nya sudah rampung
Dam besok Atika memilih jadwal meeting dengan beberapa Klien yang harus ia hadiri sendiri tanpa bisa di wakil nya jika sudah bisa di wakil kan maka Raisa sudah cukup
Tapi siapa sangka di lobi hotel ada yang memanggil nama nya
Mendengar ad yang memanggil Atika langsung menoleh dan ia tau jika itu adalah Asrof
" Kenapa di sini ada butuh sesuatu " tanya Atika
" Tidak aku hanya khawatir sama kamu " jelas Asrof
" Khawatir sama aku " tanya Atika
Asrof mengagguk
" Kenapa " tanya Atika
" Karena kamu keluar malam malam tanpa ad pengawasan " jelas Asrof
__ADS_1
" Ya ampun Asrof kamu pikir aku masih anak anak aku ini udah dewasa dan aku mampu menjaga diri ku sendiri " jawab Atika
" Dari mana aja " tanya Asrof
" Dari alun alun terus setelah itu aku nonton di bioskop " jelas Atika apa adanya
" Alun alun " tanya Asrof
" Iya alun alun kota kenapa emang nya " tanya Atika pancing
" Aku tadi juga dari sana tapi kenapa kita gak ketemu " jawab Asrof
" Entah alun alun kan lebar " jawab Atika
" Kamu menginap di sini juga atau apa " tanya Atika
" Aku ingin pamit sama kamu, aku ada urusan mendadak " jawab Asrof
" Oh aku kira kenapa ya udah hari hati besok pagi aku juga akan balik karena harus meeting dengan beberapa klien dan itu tidak bisa di wakil kan " jawab Atika
" Jam berapa balik " tanya Asrof
" Setelah sarapan mungkin " jelas Atika
" Sama rombongan " tanya Asrof
" Aku pulang sendiri mereka masih di sini dan lusa mereka baru akan kembali "
" Ya udah kalau gitu kamu masuk sana istrirahat biar gak capek "
Atika mengagguk
" Hati-hati di jalan " ucap Atika sebelum pergi
Asrof hanya mengangguk
Dan setelah itu mereka berpisah untuk malam ini
Atika memilih untuk tidak memikir kan apa hubungan Asrof dengan perempuan cantik itu tapi hati nya terasa panas sedang kan pikiran nya selalu menyingkir kan bayangan itu tapi selalu datang lagi
" Dasar hati laknat " umpat Atika karena merasa tidak bisa mengendalikan hati nya sendiri
...Jangan lupa dukungan ya bestie...
...Jangan koment and vote dan juga jangan lupa klik favorit nya ya agar tak ketinggian update terbaru dari author ya Abal Abal ini...
__ADS_1
...Koment yang positif ya bestie kasih saran boleh memberikan ide agar cerita ini terus berkembang...
...Jangan koment yang bikin mood author down dan menjadi males untuk nulis karena baca koment kalian...