
...Ku rasakan hangat indah nya sang mentari...
...membangun kan ku dari tidur yang lelap ini...
...Sinar mu yang terang mulai memasuki mata...
...dan mengusir ku dari alam mimpi...
...Dan kini ku bergegas tuk segera siapkan diri ku...
...tuk mulai menjalani hari ini...
...Tak sabar ku temui seluruh sahabat yang tersenyum...
...menyambut datang nya pagi ini...
...Dan ku katakan.....
...Selamat pagi!!...
...Embun membasahi dunia dan mulai mengawali hari ini...
...Dan ku katakan:...
...Selamat pagi!!...
...Kicau burung bernyanyi dan kini ku siap tuk jalani hari ini....
...Kini bergegas lah sipakan dirimu untuk memulai menjalani hari ini...
Atika sudah sampai dan Atika memutus kan untuk istirahat sebentar, begitu pun juga dengan yang lain nya.
Setelah makan siang baru mereka akan bekerja.
Mereka semua menginap di salah satu hotel perusahaan nya Atika, yang berada di kota tersebut.
Atika memilih untuk memanjakan sedikit karyawan nya dia memesan kamar kan VIP untuk mereka, begitu pun juga diri nya memilih kamar yang sama
Atika tidak ingin memesan kamar yang lain.
Setelah itu Atika tertidur sebentar sedang kan dua karyawan lain nya memilih untuk jalan-jalan di dekat hotel.
dan Atika juga berpesan pada karyawan nya Jika ia terlambat maka ia harus di susul.
Jam makan siang pun tiba, dan saat ini Atika sudah berada di bawah untuk makan siang.
sedangkan dua karyawan lainnya memilih untuk berangkat terlebih dahulu untuk memantau sebelum Adika datang, jika ada kesalahan mereka akan langsung melaporkan langsung pada Atika.
__ADS_1
" Jam 13.00 saya akan ke sana pastikan semua nya baik-baik saja " jelas Atika pada karyawan nya
" Baik bos kami berdua permisi " pamit nya
" Silakan " jawab Atika
Dan Asrof juga berada di sana, dia tidak langsung menemui Atika iya ingin melihat apa yang hatimu lakukan, dan ternyata Atika fokus dengan hand phone nya.
" Ternyata benar dugaan ku dia mantan suami nya dari jauh " gumam Asrof
Kenapa Asrof bisa tahu, dan dari mana dia tahu, jawaban nya hanya menebak Asrof sebener nya juga tidak mengetahui apa yang Atika lihat tapi ia memiliki feeling yang kuat dan Asrof yakin dengan itu.
Setelah memantau pergerakan dari suami dan adik laknat nya Atika langsung memasuk kan hand phone nya ke dalam tas dan ia langsung memesan makan siang yang ia ingin kan.
Tidak ada yang tahu jika Atika adalah anak pemilik hotel tersebut, tidak ada perlakuan istimewa seperti yang yang ayah nya dapat kan Atika juga tidak berniat untuk memberitahu nya, karena TK ini balikan bagaimana cara kerja mereka , cara melayani tamu dan sebagai nya, cukup aneh memang karena tidak ada yang tahu dengan Atika tapi itu kenyataan nya, mereka semua lebih mengenal Raisa dari pada Atika, karena semua urusan perusahaan Raisa yang mengatasi nya baru ia akan melaporkan ke pada nya
Dan Asrof pura pura tidak melihat Atika dan ia sengaja menabrak kursi yang ada di depan nya untuk mengalihkan perhatian Atika ke diri nya
" Maaf maaf say gak sengaja " ucap Asrof.
" Asrof " panggil Atika
" Yes berhasil " batin Asrof
Meskipun terkesan kekanak-kanakan tapi Asrof suka dengan cara nya.
" Kamu ngapain Di sini " tanya Asrof
" Lagi memantau pembangunan mall di jalan xxx, dan kebetulan hari ini semua nya rampung, Aku ingin melihat bagaimana bentuk nya, baru setelah itu aku akan memutuskan bagaimana interior nya " jelas Atika
" Bukan nya sudah ada udah ada tugas nya masing-masing, sebelum mall itu di bangun sudah ada desain nya kan " jawab Asrof pada Atika
" Yah kamu bener tapi sayang karena kelakuan orang serakah itu semua nya tertunda, orang yang mendesain nya memang orang yang ahli, tapi dengar tidak dengan interior nya, mereka mempekerjakan orang yang tidak berprofesional dan juga tidak apa-apa, maka nya aku tidak memakai mereka " jelas Atika
" wah sayang sekali " jawab Asrof karena Untuk masalah itu Asrof tidak mengetahui nya
" Apakah kamu sudah menemukan orang atau butuh bantuan ku " tawar Asrof
" Aku sudah menghubungi beberapa perusahaan tapi mereka tidak bisa untuk sekarang, mereka semua minta waktu bulan depan dan aku tidak mau itu terlalu lama terlalu membuang waktu " jelas Atika
" Terus apa yang akan kamu lakukan " tanya Asrof
" Sebelum kita lanjut kamu sudah makan siang " tanya Atika
" Sama kan aja kayak punya mu " jelss Asrof
Dengan kata lain dia meminta Atika untuk memesan kan nya.
__ADS_1
" Tidak ingin lihat menu nya lebih dulu " ucap Atika
Asrof menggeleng dan berkata " terlalu merepot kan "
" Baiklah aku pesan kan "
Atika memanggil salah satu pelayan untuk memberitahu pesanan nya menjadi dua dua dan di tambah dengan kopi capuccino karena Atika tau Asrof pecinta kopi
" Terus apa yang akan kamu lakukan " tanya Asrof
" Aku memutus kan untuk mempekerjakan orang yang mendesain mall tersebut, aku akan mempercaya kan semua nya pada mereka tapi semua nya harus dengan apa yang aku suka, jadi itu akan mempermudah pekerjaan mereka " jawab Atika
Asrof hanya mengangguk kan kepala nya
" Boleh aku ikut " ucap Asrof
" Ke mana " tanya Atika
" ke pembangunan mall yang kamu maksud, Aku ingin lihat siapa tahu aku bisa membantu dan itu juga akan mempermudah, satu kepala lebih baik dari dua kepala kan " ucap Asrof
" Tidak masalah, oh iya kamu ngapain di sini " tanya Atika baru ingat
" Kebetulan aku juga ada proyek di sini sama dengan mu di jalan xxx " jawab Atika
" Jangan bilangi kita bersebelahan " jawab Atika
" Mungkin tapi jika itu memang benar itu bisa menguntungkan kita, kita bisa bekerja sama untuk itu menyatukan mall dan juga hotel yang sedang aku buat " jawab Asrof
" Buat jalan penghubung antar mall dam juga hotel itu " ucap Asrof
" Ide bagus biar nanti Raisa yanh menemui asisten mu untuk membicarakan ini semua " jawab Atika setuju
" Kenapa tidak kita saja ykamu belum memiliki
" Emang kamu bisa, masih memiliki waktu untuk mengurus semua " tanya Atika
" Apapun itu aku bisa " jawab Asrof
" Asal itu kamu apapun akan aku sanggupi " batin Asrof
...Jangan lupa dukungan ya bestie...
...Jangan koment and vote dan juga jangan lupa klik favorit nya ya agar tak ketinggian update terbaru dari author ya Abal Abal ini...
...Koment yang positif ya bestie kasih saran boleh memberikan ide agar cerita ini terus berkembang...
...Jangan koment yang bikin mood author down dan menjadi males untuk nulis karena baca koment kalian...
__ADS_1